Tuesday, April 1, 2008

Kista pada kandungan

Mengenali Kista Pada Organ Kandungan

JIKA Anda hamil muda dan memeriksakan diri ke dokter, jangan kaget kalau dokter mengatakan ada kista 6 cm. Kista korpus luteum akan hilang sendiri pada kehamilan 3 bulan.

Kista termasuk populer di telinga kaum perempuan. Tumor ini termasuk sering ditemukan pada perempuan usia muda yang masih melajang. Apa sebetulnya tumor berbentuk kantung yang berisi cairan atau bahan setengah padat itu?

Kista biasanya berasal dari indung telur /ovarium) sehingga disebut kista ovarium. Sebagian besar kista ovarium disebabkan perubahan kadar hormon pada siklus menstruasi dan pelepasan sel telur dari indung telur. Dalam diri seorang wanita dapat bertumbuh satu atau beberapa kista.
.
Menurut Dr. Nugroho Kampono, Sp.OG, konsultan onkologi ginekologi RSCM, kista ovarium sering dijumpai pada wanita usia reproduksi dan sebagian besar atau 95% jinak. Sebagian dari kista itu menetap atau bahkan menghilang tanpa pengobatan atau operasi. Pada usia menopause, kegiatan ovarium menurun sehingga diharapkan kista akan mengecil atau menghilang.

Asal usul penyebab timbulnya kista sampai sekarang belum ada jawaban pasti. Diduga ada sel-sel yang mengalami perubahan sifat. Kista umumnya tanpa gejala atau tanda. Bila kista terpelintir atau pecah akan menimbulkan rasa sakit terutama pada perut bawah. Bila tumor besar, perut terasa membesar dan perasaan penuh, kadangkadang menstruasi sakit.

Diagnosis dapat dilakukan dengan pemeriksaan dalam rongga panggul, ultrasonografi melalui perut atau vagina (USG transabdominal atau transvaginal/, pemeriksaan darah khususnya tes penanda tumor CA-125, pemeriksaan klinik dan penunjang untuk membantu perencanaan pengobatan dan jenis operasi.

Jenis-Jenis Kista Ovarium Kista Fungsional

Terdiri dari kista folikel dan korpus luteum. Bila sel telur tidak bisa dilepaskan dari folikel (kantung ovarium/, dia akan menjadi kista folikel. Bila misalnya sel telur itu sudah dilepaskan, kista folikel yang tadinya bundar menjadi pecah, disebut korpus luteum (badan kuning/. Ketika wanita hamil, korpus luteum itu juga menjadi kista yang dinamakan kista lutein, ukurannya bisa besar 4-8 cm.

Kista lutein itu akan tumbuh pada hamil bulan-bulan pertama, selanjutnya dia akan menghilang karena fungsi hormonnya diambil alih oleh plasenta. Jadi, seandainya sewaktu memeriksakan kehamilan muda, dokter mengatakan ada kista 6 cm, jangan kaget. Mungkin itu kista yang berasal dari korpus Iuteum. Itu normal, bisa dipastikan nanti akan hilang pada kehamilan 3 bulan.

Kista Dermoid

Kista dermoid ini agak seram. Di dalam kista itu mengandung unsur seperti ada tulang, ada cairan seperti mentega, ada rambut, ada gigi geligi. Indung telur mengandung secara matang organ manusia dalam bentuk sel sebagai cikal bakal manusia.

Kadang-kadang dijumpai pada kedua ovarium, bila kista ini besar akan menimbulkan keluhan. Tumor ini sebenarnya jinak, tidak berbahaya sama sekali dan mudah diatasi dengan operasi. Jadi, kalau seorang wanita dioperasi ada kista dermoid, indung telur sisi lainnya harus diperiksa dengan teliti apakah ada kista yang sama atau tidak.

Kista Adenoma (Cystadenoma)

Kista ini juga sering dijumpai dan perangainya jinak. Kista yang berasal dari lapisan luar indung telur ini dapat tumbuh besar hingga mengisi rongga perut dan menekan organ tubuh lainnya. Cairan ini ada yang jernih-encer (serosum), dan ada yang kental.

Kadang-kadang kistd ini bisa menjadi ganas juga kalau dianggap banyak. Ada beberapa kelompok selnya yang memang berperangai ganas. Di kemudian hari, kelompok ini nanti berkembang terus akhirnya sebagian besar kista akan diisi oleh jaringan ganas. Permukaannya kista ini licin, warnanya agak putih kebiru-biruan dan isinya air.

Kista Endometrioma

Kista ini dihubungkan dengan penyakit endometriosis. Dinding kista ini mengandung jaringan seperfi endometrium (selaput lendir rahim) yang tumbuh mengikuti perubahan siklus hormon estrogen dan progesteron. Disebut juga kista coklat, karena cairan kista yang warnanya coklat kehitaman, berasal dari darah yang mengental dan membeku.

Endometriosis adalah kelainan jaringan yang berasal dari selaput lendir rahim pada organ atau jaringan di luar rahim. Jaringan rahim yang menyimpang ini tetap hidup, aktif dan menunjukkan aktivitas seperfi endometrium di dalam rahim. Akibatnya timbul perdarahan abnormal dan kram pada saat haid. Sel endometriosis yang aktif ini akan mengeluarkan darah haid setiap daur haid dan menimbulkan rasa yang amat sakit.

Multi Kista

Kedua ovarium membesar dan mengandung beberapa kista kecil-kecil. Kista ini bisa banyak 2, 3, atau 4. Kista ini biasanya berkaitan dengan masalah hormon. Ada kaitannya dengan wanita ini tidak teratur haidnya atau kadang-kadang tidak mens sama sekali 2 atau 3 bulan (amenorrhea).
Cirinya, wanita penderitanya inferfil, tidak bisa punya anak, obesitas, dan ada pertumbuhan rambut yang lebih banyak dari normalnya. Semua ini akibat pengaruh dari hormon.

Sindroma Ovarium Polokistik
(Polycistic Ovarian Syndrome ATAU PCOS)

Kista jinak ini umumnya dialami 1 dari S wanita. Gejalanya adalah; obesitas, kelebihan rambut di badan, jerawat, inferfilitas, mens tak teratur (amenorrhea).

PCOS disebabkan ketidakseimbangan hormon hiposis dan menyebabkan kegagalan ovulasi. Akibatnya, terjadi peningkatan hormon testosteron yang diproduksi oleh ovarium, sehingga seorang wanita cenderung menstruasinya terganggu kemudian bulu-bulu rambutnya timbul.

Tanda Kista

Kista umumnya tanpa gejala atau tanda. Bila kista terpelintir atau pecah akan menimbulkan rasa sakit terutama pada perut bawah. Bila tumor besar, perut terasa membesar dan perasaan penuh, kadang-kadang menstruasi sakit.
Segera konsultasikan ke dokter bila Anda :
  • Menstruasi terlambat atau tak teratur dan terasa sakit.
  • Rasa nyeri perut tidak menghilang.
  • Perut membesar dan terasa penuh.
  • Terasa bersisa setelah berkemih.
  • Nyeri pada saat sanggama.
  • Berat badan menurun, dan badan merasa letih dan lesu.

Ciri Kista yang Perlu Dioperasi

Pada beberapa kasus, kista memerlukan tindakan operasi segera atas indikasi :

  • Kista berdiameter lebih besar dari 5 cm, dan telah diobservasi 6-8 minggu tanpa ada pengecilan tumor.
  • Ada bagian padat dari dinding tumor.
  • Dinding tumor bagian dalam berjonjot.
  • Kista lebih besar dari 10 cm, ascites.
  • Tumor teraba pada usia premarche, atau postmenopause.
  • Dugaan terpelincir atau pecah.

Beberapa tanda-tanda yang mengarah ke kanker :

  • Pembengkakan perut yang cepat.
  • Teraba/terasa ada benjolan padat dalam perut.
  • Mual atau nyeri ulu hati yang tidak menghilang.
  • Hilang nafsu makan, berat badan menurun.
  • Perasaan nyeri di rongga panggul



    sumber : samarinda Pos, 21/06/2004

No comments:

Post a Comment