Showing posts with label Haid tak teratur. Show all posts
Showing posts with label Haid tak teratur. Show all posts

Monday, September 1, 2008

Adas untuk batu empedu sampai sesak nafas

Adas(Foeniculum vulgare Mill.)
.
Sinonim := E officinale, All. = Anethum foeniculum, Linn.
.
Familia :Apiaccae (Umbelliferae)
.
Uraian :
Adas merupakan satu dari sernbilan tumbuhan obat yang dianggap berrnukjizat di Anglo-Saxon.
.
Di Indonesia telah dibudidayakan dan kadang sebagai tanarnan bumbu atau tanaman obat. Turnbuhan ini dapat hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Asalnya dari Eropa Selatan dan Asia, dan karena manfaatnya kemudian banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang.
.
Terna berumur panjang, tinggi 50 cm - 2 m, tumbuh merumpun. Satu rumpun biasanya terdiri dari 3 - 5 batang. Batang hijau kebiru- biruan, beralur, beruas, berlubang, bila memar baunya wangi. Letak daun berseling, majemuk menyirip ganda dua dengan sirip-sirip yang sempit, bentuk jarum, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, berseludang warna putih, seludang berselaput dengan bagian atasnya berbentuk topi.
.
Perbungaan tersusun sebagai bunga payung majemuk dengan 6 - 40 gagang bunga, panjang ibu gagang bunga 5 - 1 0 em, panj' ang gagang bunga 2 - 5 mm, mahkota berwarna kuning, keluar dari ujung batang. Buah lonjong, berusuk, panjang 6 - 10 mm, lebar 3 - 4 mm, masih muda hijau setelah tua cokelat agak hijau atau cokelat agak kuning sampai sepenuhnya cokelat. Namun, warna buahnya ini berbeda-beda tergantung negara asalnya.
.
Buah masak mempunyai bau khas aromatik, bila dicicipi rasanya relatif seperti kamfer. Adas menghasilkan minyak adas, yang merupakan basil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industri obat-obatan.
.
Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.

Nama Lokal :
.
Hades (Sunda), adas, adas londa, adas landi (Jawa),; Adhas (Madura), adas (Bali), wala wunga (Sumba).; Das pedas (Aceh), adas, adas pedas (melayu).; Adeh, manih (Minangkabau). paapang, paampas (Menado).; Popoas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo), ; Papaato (Buol), porotomo (Baree). kumpasi (Sangir Talaud).; Adasa, rempasu (Makasar), adase (Bugis).; Hsiao hui (China), phong karee, mellet karee (Thailand),; Jintan Manis (Malaysia). barisaunf, madhurika (Ind./Pak.).; Fennel, commaon fennel, sweet fennel, fenkel, spigel (I).

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS
.
Buah : buah masak mengandung bau aromatik, rasa sedikit manis, pedas, hangat, masuk meridian hati, ginjal, limpa, dan lambung.
Daun : berbau aromatik Minyak dari buah : minyak adas (fennel oil).
.
KANDUNGAN KIMIA :
.
Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 - 6%, mengandung 50 - 60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak. Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin).
.
Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian :
  1. Komponen aktifnya, anisaldehida, meningkatkan khasiat streptomycin untuk pengobatan TBC pada tikus percobaan.
  2. Meningkatkan peristaltik saluran cerna dan merangsang pengeluaran kentut (flatus).
  3. Menghilangkan dingin dan dahak.
  4. Minyak adas yang mengandung anetol, fenkon, chavicol, dan anisaldehid berkhasiat menyejukkan saluran cerna dan bekerja menyerupai perangsang napsu makan.
  5. Dari satu penelitian pada manusia dewasa, diternukan bahwa adas mempunyai efek menghancurkan batu ginjal.
  6. Pada percobaan binatang, ekstrak dari rebusan daun adas dapat menurunkan tekanan darah. Namun, pengolahan cara lain tidak menunjukkan khasiat ini.

Penyakit Yang Dapat Diobati :

  • Sakit perut (mulas), perut kembung, mual, muntah,
  • ASI sedikit,;
  • Diare, sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, batuk,;
  • Sesak napas (Asma), nyeri haid, haid tidak tertur, rematik goat,;
  • Susah tidur (insomnia), buah pelir turun (orchidoptosis), kolik,;
  • Usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), batu empedu,;
  • Pembengkakan saluran sperma (epididimis),;
  • Penimbunan cairan dalam kantung buah zakar (hiodrokel testis),;
  • Keracunan tumbuhan obat atau jamur, meningkatkan penglihatan;


  • BAGIAN YANG DIGUNAKAN :

Buah masak (Xiaohuixiang, hui-hsiang). Buah yang telah masak dikumpulkan, lalu dijemur sampai kering.

  • KEGUNAAN:
  • Buah bermanfaat untuk mengatasi : - sakit perut (mulas), perut kembung, rasa penuh di lambung, mual, muntah, diare, - sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, - batuk berdahak, sesak napas (asma), - haid: nyeri haid, haid tidak teratur, - air susu ibu (ASI) sedikit,- putih telur dalam kencing (proteinuria), - susah tidur (insomnia), - buah pelir turun (orchidoptosis), - usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), - pembengkakan saluran sperma (epididimis), - penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidrokel testis), - mengurangi rasa sakit akibat batu dan membantu menghancurkannya, - rematik gout, dan- keracunan tumbuhan obat atau jamur.
  • Daun berkhasiat mengatasi : - batuk, - perut kembung, koilk, - rasa haus, dan - meningkatkan penglihatan.

CARA PEMAKAIAN :

Buah adas sebanyak 3 - 9 g direbus, minum atau buah adas digiling halus, lalu diseduh dengan air mendidih untuk diminum sewaktu hangat. Daun dimakan sebagai sayuran atau direbus, lalu diminum. Pemakaian luar, buah kering digiling halus lalu digunakan untuk pemakaian lokal pada sariawan, sakit gigi, sakit telinga dan luka. Minyak adas juga dapat digunakan untuk menggosok tubuh anak yang masuk angin.


  • CONTOH PEMAKAIAN :
  • 1. Batuk

a. Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g disedub dengan 1/2 cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.

b. Siapkan daun saga 1/4 genggam, bunga kembang sepatu 2 kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum, bawang merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang jahe 1 jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

  • 2. Sesak napas

a. Ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh.


b. Siapkan adas 1/2 sendok teh, pulosari ¼ jari, rimpang kencur 2 jari, rirnpang temulawak 1 jari, jintan hitam 114 sendok teh, daun poncosudo (Jasminum pubescens) 1/4 genggam, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Baban-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa kira-kira separonya. Setelah dingin disaring, dan siap untuk diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.

  • 3. Sariawan

Siapkan adas 3/4 sendok teh, ketumbar 3/4 sendok teh, daun iler 1/5 genggam, daun saga 1/4 genggam, sisik naga 1/5 genggam, daun sembung 1/4 genggam, pegagan 1/4 genggam, daun kentut 1/6 genggam, pulosari 3/4 jari, rimpang lempuyang wangi 1/2 jari, rimpang kunyit ½ jari, kayu manis ¾ jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelah dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, setiap kali cukup 3/4 gelas.

  • 4. Haid tidak teratur

Siapkan daun dan bunga srigading masing-masing.1/5 genggam, jinten hitam 3/4 sendok teh, adas 1/2 sendok teh, pulosari 1/2 jari, bunga kesumba keling 2 kuntum, jeruk nipis 2 buah, gula batu sebesar telur ayam, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minurn 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas. Keracunan tumbuhan obat atau jamur Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g, lalu seduh dengan setengah cangkir arak. Minum selagi hangat.

  • 5. Batu empedu

Serbuk buah adas sebanyak 5 g diseduh dengan 1 cangkir air panas. Minum setelah dingin. Lakukan setiap hari.


CATATAN :

- Pengobatan hernia tetap dengan cara operasi, yaitu rnenutup lubang saluran yang ada. Adas hanya menaikkan sementara usus yang turul kelipat paha.

- Hindari penggunaan adas dalam dosis besar.

- Pemakaian buah adas kadang menyebabkan sering kentut dai bersendawa.

- Buah adas efektif untuk pengusir serangga (insect repellent).

Adas untuk batu empedu sampai sesak nafas

Adas(Foeniculum vulgare Mill.)
.
Sinonim := E officinale, All. = Anethum foeniculum, Linn.
.
Familia :Apiaccae (Umbelliferae)
.
Uraian :
Adas merupakan satu dari sernbilan tumbuhan obat yang dianggap berrnukjizat di Anglo-Saxon.
.
Di Indonesia telah dibudidayakan dan kadang sebagai tanarnan bumbu atau tanaman obat. Turnbuhan ini dapat hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Asalnya dari Eropa Selatan dan Asia, dan karena manfaatnya kemudian banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang.
.
Terna berumur panjang, tinggi 50 cm - 2 m, tumbuh merumpun. Satu rumpun biasanya terdiri dari 3 - 5 batang. Batang hijau kebiru- biruan, beralur, beruas, berlubang, bila memar baunya wangi. Letak daun berseling, majemuk menyirip ganda dua dengan sirip-sirip yang sempit, bentuk jarum, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, berseludang warna putih, seludang berselaput dengan bagian atasnya berbentuk topi.
.
Perbungaan tersusun sebagai bunga payung majemuk dengan 6 - 40 gagang bunga, panjang ibu gagang bunga 5 - 1 0 em, panj' ang gagang bunga 2 - 5 mm, mahkota berwarna kuning, keluar dari ujung batang. Buah lonjong, berusuk, panjang 6 - 10 mm, lebar 3 - 4 mm, masih muda hijau setelah tua cokelat agak hijau atau cokelat agak kuning sampai sepenuhnya cokelat. Namun, warna buahnya ini berbeda-beda tergantung negara asalnya.
.
Buah masak mempunyai bau khas aromatik, bila dicicipi rasanya relatif seperti kamfer. Adas menghasilkan minyak adas, yang merupakan basil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industri obat-obatan.
.
Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.

Nama Lokal :
.
Hades (Sunda), adas, adas londa, adas landi (Jawa),; Adhas (Madura), adas (Bali), wala wunga (Sumba).; Das pedas (Aceh), adas, adas pedas (melayu).; Adeh, manih (Minangkabau). paapang, paampas (Menado).; Popoas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo), ; Papaato (Buol), porotomo (Baree). kumpasi (Sangir Talaud).; Adasa, rempasu (Makasar), adase (Bugis).; Hsiao hui (China), phong karee, mellet karee (Thailand),; Jintan Manis (Malaysia). barisaunf, madhurika (Ind./Pak.).; Fennel, commaon fennel, sweet fennel, fenkel, spigel (I).

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS
.
Buah : buah masak mengandung bau aromatik, rasa sedikit manis, pedas, hangat, masuk meridian hati, ginjal, limpa, dan lambung.
Daun : berbau aromatik Minyak dari buah : minyak adas (fennel oil).
.
KANDUNGAN KIMIA :
.
Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 - 6%, mengandung 50 - 60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak. Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin).
.
Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian :
  1. Komponen aktifnya, anisaldehida, meningkatkan khasiat streptomycin untuk pengobatan TBC pada tikus percobaan.
  2. Meningkatkan peristaltik saluran cerna dan merangsang pengeluaran kentut (flatus).
  3. Menghilangkan dingin dan dahak.
  4. Minyak adas yang mengandung anetol, fenkon, chavicol, dan anisaldehid berkhasiat menyejukkan saluran cerna dan bekerja menyerupai perangsang napsu makan.
  5. Dari satu penelitian pada manusia dewasa, diternukan bahwa adas mempunyai efek menghancurkan batu ginjal.
  6. Pada percobaan binatang, ekstrak dari rebusan daun adas dapat menurunkan tekanan darah. Namun, pengolahan cara lain tidak menunjukkan khasiat ini.

Penyakit Yang Dapat Diobati :

  • Sakit perut (mulas), perut kembung, mual, muntah,
  • ASI sedikit,;
  • Diare, sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, batuk,;
  • Sesak napas (Asma), nyeri haid, haid tidak tertur, rematik goat,;
  • Susah tidur (insomnia), buah pelir turun (orchidoptosis), kolik,;
  • Usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), batu empedu,;
  • Pembengkakan saluran sperma (epididimis),;
  • Penimbunan cairan dalam kantung buah zakar (hiodrokel testis),;
  • Keracunan tumbuhan obat atau jamur, meningkatkan penglihatan;


  • BAGIAN YANG DIGUNAKAN :

Buah masak (Xiaohuixiang, hui-hsiang). Buah yang telah masak dikumpulkan, lalu dijemur sampai kering.

  • KEGUNAAN:
  • Buah bermanfaat untuk mengatasi : - sakit perut (mulas), perut kembung, rasa penuh di lambung, mual, muntah, diare, - sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, - batuk berdahak, sesak napas (asma), - haid: nyeri haid, haid tidak teratur, - air susu ibu (ASI) sedikit,- putih telur dalam kencing (proteinuria), - susah tidur (insomnia), - buah pelir turun (orchidoptosis), - usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), - pembengkakan saluran sperma (epididimis), - penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidrokel testis), - mengurangi rasa sakit akibat batu dan membantu menghancurkannya, - rematik gout, dan- keracunan tumbuhan obat atau jamur.
  • Daun berkhasiat mengatasi : - batuk, - perut kembung, koilk, - rasa haus, dan - meningkatkan penglihatan.

CARA PEMAKAIAN :

Buah adas sebanyak 3 - 9 g direbus, minum atau buah adas digiling halus, lalu diseduh dengan air mendidih untuk diminum sewaktu hangat. Daun dimakan sebagai sayuran atau direbus, lalu diminum. Pemakaian luar, buah kering digiling halus lalu digunakan untuk pemakaian lokal pada sariawan, sakit gigi, sakit telinga dan luka. Minyak adas juga dapat digunakan untuk menggosok tubuh anak yang masuk angin.


  • CONTOH PEMAKAIAN :
  • 1. Batuk

a. Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g disedub dengan 1/2 cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.

b. Siapkan daun saga 1/4 genggam, bunga kembang sepatu 2 kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum, bawang merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang jahe 1 jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

  • 2. Sesak napas

a. Ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh.


b. Siapkan adas 1/2 sendok teh, pulosari ¼ jari, rimpang kencur 2 jari, rirnpang temulawak 1 jari, jintan hitam 114 sendok teh, daun poncosudo (Jasminum pubescens) 1/4 genggam, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Baban-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa kira-kira separonya. Setelah dingin disaring, dan siap untuk diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.

  • 3. Sariawan

Siapkan adas 3/4 sendok teh, ketumbar 3/4 sendok teh, daun iler 1/5 genggam, daun saga 1/4 genggam, sisik naga 1/5 genggam, daun sembung 1/4 genggam, pegagan 1/4 genggam, daun kentut 1/6 genggam, pulosari 3/4 jari, rimpang lempuyang wangi 1/2 jari, rimpang kunyit ½ jari, kayu manis ¾ jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelah dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, setiap kali cukup 3/4 gelas.

  • 4. Haid tidak teratur

Siapkan daun dan bunga srigading masing-masing.1/5 genggam, jinten hitam 3/4 sendok teh, adas 1/2 sendok teh, pulosari 1/2 jari, bunga kesumba keling 2 kuntum, jeruk nipis 2 buah, gula batu sebesar telur ayam, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minurn 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas. Keracunan tumbuhan obat atau jamur Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g, lalu seduh dengan setengah cangkir arak. Minum selagi hangat.

  • 5. Batu empedu

Serbuk buah adas sebanyak 5 g diseduh dengan 1 cangkir air panas. Minum setelah dingin. Lakukan setiap hari.


CATATAN :

- Pengobatan hernia tetap dengan cara operasi, yaitu rnenutup lubang saluran yang ada. Adas hanya menaikkan sementara usus yang turul kelipat paha.

- Hindari penggunaan adas dalam dosis besar.

- Pemakaian buah adas kadang menyebabkan sering kentut dai bersendawa.

- Buah adas efektif untuk pengusir serangga (insect repellent).

Friday, August 29, 2008

Pacar cina untuk masalah haid dan bau badan

Pacar Cina(Aglaia odorata Lour.)
Sinonim := Camunium sinense, Rumph.
Familia :
Meliaceae
Uraian :
Pacar cina sering ditanam di kebun dan pekarangan sebagai tanaman hias, atau tumbuh liar di ladang-ladang yang cukup mendapat sinar matahari. Tumbuhan ini didatangkan dari Cina. Bunganya sering digunakan untuk mengharumkan teh atau pakaian. Perdu, tinggi 2 - 6 m, batang berkayu, bercabang banyak, tangkai berbintik-bintik kelenjar berwarna hitam.
Daun majemuk menyirip ganjil yang tumbuh berseling, anak daun 3 - 5. Anak daun bertangkai pendek, bentuk bundar telur sungsang, panjang 3-6 cm, lebar 1 - 3,5 cm, ujung runcing, pangkal
meruncing, tepi rata, permukaan licin mengilap terutama daun muda. Bunga dalam malai rapat, panjangnya.5 - 16 cm, warna kuning, dan harum. Buah buni, bulat lonjong, warnanya merah, panjang 6 - 7 mm, dengan ruang 1 - 3, biji 1 - 3. Perbanyakan melalui cangkok.
Nama Lokal :
Culan (Sunda). pacar culam (Jawa).; Pacar cina, culan (Sumatera). Mi zi lan
(China). ;

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS :
Pacar cina bersifat pedas, manis, netral, masuk meridian paru, lambung, dan hati.
KANDUNGAN KIMIA :
Daun pacar cina mengandung minyak asiri, alkaloid, damar, garam mineral, dan tanin.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Perut kembung, batuk, pusing, mempercepat persalinan, memar,; Bisul, darah haid banyak, bau badan, diare, sukar menelan.;

Pemanfaatan :

BAGIAN YANG DIGUNAKAN : Bunga, daun, batang, dan ranting.

INDIKASI :
Bunga berkhasiat untuk - perut kembung, - sukar menelan, batuk, pusing, dan - mempercepat persalinan.

Daun berkhasiat untuk - memar, bisul, darah haid banyak, bau badan, dan diare.

CARA PEMAKAIAN :
Daun, bunga, atau ranting sebanyak 5-15 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, batang, ranting atau daun digiling halus lalu dibubuhkan ke tempat yang sakit.

CONTOH PEMAKAIAN :
1. Darah haid banyak : Daun pacar cina segar sebanyak 1 genggam penuh dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum. Sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

2. Bau badan : Daun pacar cina segar sebanyak 10 g dan daun sirih segar sebanyak 7 lembar dicuci lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Kemudian minum sehari 2 kali, pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.
CATATAN : Perempuan hamil dilarang minum.

Pacar cina untuk masalah haid dan bau badan

Pacar Cina(Aglaia odorata Lour.)
Sinonim := Camunium sinense, Rumph.
Familia :
Meliaceae
Uraian :
Pacar cina sering ditanam di kebun dan pekarangan sebagai tanaman hias, atau tumbuh liar di ladang-ladang yang cukup mendapat sinar matahari. Tumbuhan ini didatangkan dari Cina. Bunganya sering digunakan untuk mengharumkan teh atau pakaian. Perdu, tinggi 2 - 6 m, batang berkayu, bercabang banyak, tangkai berbintik-bintik kelenjar berwarna hitam.
Daun majemuk menyirip ganjil yang tumbuh berseling, anak daun 3 - 5. Anak daun bertangkai pendek, bentuk bundar telur sungsang, panjang 3-6 cm, lebar 1 - 3,5 cm, ujung runcing, pangkal
meruncing, tepi rata, permukaan licin mengilap terutama daun muda. Bunga dalam malai rapat, panjangnya.5 - 16 cm, warna kuning, dan harum. Buah buni, bulat lonjong, warnanya merah, panjang 6 - 7 mm, dengan ruang 1 - 3, biji 1 - 3. Perbanyakan melalui cangkok.
Nama Lokal :
Culan (Sunda). pacar culam (Jawa).; Pacar cina, culan (Sumatera). Mi zi lan
(China). ;

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS :
Pacar cina bersifat pedas, manis, netral, masuk meridian paru, lambung, dan hati.
KANDUNGAN KIMIA :
Daun pacar cina mengandung minyak asiri, alkaloid, damar, garam mineral, dan tanin.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Perut kembung, batuk, pusing, mempercepat persalinan, memar,; Bisul, darah haid banyak, bau badan, diare, sukar menelan.;

Pemanfaatan :

BAGIAN YANG DIGUNAKAN : Bunga, daun, batang, dan ranting.

INDIKASI :
Bunga berkhasiat untuk - perut kembung, - sukar menelan, batuk, pusing, dan - mempercepat persalinan.

Daun berkhasiat untuk - memar, bisul, darah haid banyak, bau badan, dan diare.

CARA PEMAKAIAN :
Daun, bunga, atau ranting sebanyak 5-15 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, batang, ranting atau daun digiling halus lalu dibubuhkan ke tempat yang sakit.

CONTOH PEMAKAIAN :
1. Darah haid banyak : Daun pacar cina segar sebanyak 1 genggam penuh dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum. Sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

2. Bau badan : Daun pacar cina segar sebanyak 10 g dan daun sirih segar sebanyak 7 lembar dicuci lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Kemudian minum sehari 2 kali, pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.
CATATAN : Perempuan hamil dilarang minum.

Wednesday, August 20, 2008

Bunga Tasbih Singkirkan Keputihan dan Batuk Darah

Rebusan daun siring diyakini dapat mengobati keputihan dan mengurangi lendir di vagina. Padahal ada banyak tanaman obat lain yang punya khasiat serupa, sebut saja tasbeh. Tanaman ini juga mampu mengatasu hepatitis, batuk darah, dan wasir.

Sundari (34), karyawati perusahaan tekstil di Cibinong, Bogor, kerap mengalami keputihan. Gangguan itu menimbulkan bau tak sedap. Akibatnya, suaminya jarang "mengunjungi" kala aroma tak sedap itu datang. Beberapa terapi telah dijalani, tetapi belum jua membuahkan hasil. Lewat informasi yang dimuat di surat kabat terbitan Solo, Sundari mencoba resep antikeputihan berbahan baku tanaman tasbeh. Alhasil, ramuan rimpang tasbeh, beras ketan, dan daging ayam, mampu menghilangkan gangguan yang dialaminya.

Efal (40), karyawan perusahaan telekomunikasi, Jakarta, memberikan rebusan bunga tasbeh kepada neneknya yang mengalami batuk darah. Setelah tiga hari mengonsumsi 1 gelas ramuan tasbeh, neneknya terbebas dari gangguan itu.

Tanaman tasbeh tergolong tumbuhan liar,tumbuhan bernama latin Canna indica ini hidup liar di hutan dan pegunungan. Meski begitu Anda juga bisa menjumpainya sebagai tanaman hias di pekarangan dan taman kota.

Tanaman yang sering disebut bunga kana dan di Makasar disebut tasabe ini berasal dari daerah tropis di benua Amerika. Tumbuhan ini mampu hidup di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut.

Tasbeh tumbuh besar, tegak, dengan tinggi mencapai dua meter. Di dalam tanah, tanaman ini mempunyai rimpang tebal mirip ubi. Daunnya besar dan lebar, menyirip jelas. Warnanya hijau atau merah tengguli. Bunganya besar dengan arna-warna cerah, seperti merah dan kuning yang tersusun dalam bentuk tandan.

Tanaman yang buahnya berupa uah kotak, bentuk bola, dindingnya kasar ini ditanan orang Australia sebagai penghasil tepung. Dikenal sebagai Arowroot of Queensland.

Menurut Yellia Mangan, herbalis di Jakarta, rimpang tanaman ini rasanya manis, sifatnya sejuk. Umbinya berkhasiat penyejuk, pereda demam (antipiretik), peluruh kencing (diuretik), penenang (tranquilizer) dan menurunkan tekanan darah (hipotensif). Bunganya berkhasiat hemostatis.

Dijelaskan Dr, Setiawan Dalimartha, anggota SP3T (Sentra pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional) DKI jakarta, rimpang tasbeh mengandung substansi fenol, 2 terpene, 4 koumarin, pati, glukosa, lemak, alkaloid, dan getah. Daunnya mengandung tanin dan sulfur, Rimpangnya baik digunakan untuk gangguan demam, tekanan darah tinggi, disentri kronis, wasir, keputihan, dan radang hati akut disertai kuning. Yellia menambahkan rimpang tasbeh lebih baik ketimbang daun sirih bila digunakan untuk mengobati keputihan.

Dr, Setiawan menguraikan cara pemakaian yang tepat untuk pengobatan. Rebus rimpang kering 15-30 gr atau yang segar (30-60 gr), lalu minum. Jika menggunakan bunga, rebus bunga kerung (10-15 gr), lalu minum. Untuk pemakaian luar, cuci rimpang segar, lalu tumbuk sampau halus. Tempelkan ke tempat yang sakit, seperti luka berdarah, radang kulit bernanah, jerawat dan bagian yang memar.

Juga mampu atasi gangguan wasir

Berikut beberapa pemakaian tanaman tasbeh untuk kesehatan yang ditawarkan Dr. Setiawan dalimartha.

1. Hepatitis Ikterik Akut

Bahan: 60-120 mg rimpang tasbeh, air.Cara: Cuci 60-120 gr rmpang tasbeh, lalu potong tipis-tipis. rebus dengan tiga gelas air hingga tersisa setengahnya. Dinginkan dan saring, lalu minum sehari dua kali. Sekali minum tigaperempat gelas. Lakukan secara teratur selama 20 hari, maksimal selama 47 hari. Dosis maksimal sehari 250 gr. Khasiat akan tampak setelah satu minggu. Bagian putih bola mataa dan kulit yang menguning akan cepat emudar jika rebusan tanaman ini diminum secara teratur.

2. Darah haid banyak, batuk darah
Bahan: 10-15 gr bunga tasbeh kering, airCara: Rebus 10-15 gr bunga tasbeh kering dengan dua gelas air hingga tersisas satu gelas. Setelah dingin saring dan minum sekaligus./ Lakukan 2-3 kali sehari.

3. Keputihan
Bahan: Rimpang tasbeh kering, ketan, dan daging aaayam, masing-masing 30 gr.Cara: Bersihkan rimpang tasbeh dan daging ayam, lalu iris tipis-tipis. Masukkan semua bahan ke dalam mangkuk email, tambahkan air sampai semua bahan terendam dan permukaan air kira-kira 2 cn di atasnya, lalu tim. Setelah masak, semua bahan bisa dimakan sekaligus. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

4, Wasir
Bahan: 60 gr rimpang tasbeh, airCara: Cuci 60 gr rimpang tasbeh, llau potong tipis-tipis. rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas.
Sumber: Senior

Bunga Tasbih Singkirkan Keputihan dan Batuk Darah

Rebusan daun siring diyakini dapat mengobati keputihan dan mengurangi lendir di vagina. Padahal ada banyak tanaman obat lain yang punya khasiat serupa, sebut saja tasbeh. Tanaman ini juga mampu mengatasu hepatitis, batuk darah, dan wasir.

Sundari (34), karyawati perusahaan tekstil di Cibinong, Bogor, kerap mengalami keputihan. Gangguan itu menimbulkan bau tak sedap. Akibatnya, suaminya jarang "mengunjungi" kala aroma tak sedap itu datang. Beberapa terapi telah dijalani, tetapi belum jua membuahkan hasil. Lewat informasi yang dimuat di surat kabat terbitan Solo, Sundari mencoba resep antikeputihan berbahan baku tanaman tasbeh. Alhasil, ramuan rimpang tasbeh, beras ketan, dan daging ayam, mampu menghilangkan gangguan yang dialaminya.

Efal (40), karyawan perusahaan telekomunikasi, Jakarta, memberikan rebusan bunga tasbeh kepada neneknya yang mengalami batuk darah. Setelah tiga hari mengonsumsi 1 gelas ramuan tasbeh, neneknya terbebas dari gangguan itu.

Tanaman tasbeh tergolong tumbuhan liar,tumbuhan bernama latin Canna indica ini hidup liar di hutan dan pegunungan. Meski begitu Anda juga bisa menjumpainya sebagai tanaman hias di pekarangan dan taman kota.

Tanaman yang sering disebut bunga kana dan di Makasar disebut tasabe ini berasal dari daerah tropis di benua Amerika. Tumbuhan ini mampu hidup di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut.

Tasbeh tumbuh besar, tegak, dengan tinggi mencapai dua meter. Di dalam tanah, tanaman ini mempunyai rimpang tebal mirip ubi. Daunnya besar dan lebar, menyirip jelas. Warnanya hijau atau merah tengguli. Bunganya besar dengan arna-warna cerah, seperti merah dan kuning yang tersusun dalam bentuk tandan.

Tanaman yang buahnya berupa uah kotak, bentuk bola, dindingnya kasar ini ditanan orang Australia sebagai penghasil tepung. Dikenal sebagai Arowroot of Queensland.

Menurut Yellia Mangan, herbalis di Jakarta, rimpang tanaman ini rasanya manis, sifatnya sejuk. Umbinya berkhasiat penyejuk, pereda demam (antipiretik), peluruh kencing (diuretik), penenang (tranquilizer) dan menurunkan tekanan darah (hipotensif). Bunganya berkhasiat hemostatis.

Dijelaskan Dr, Setiawan Dalimartha, anggota SP3T (Sentra pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional) DKI jakarta, rimpang tasbeh mengandung substansi fenol, 2 terpene, 4 koumarin, pati, glukosa, lemak, alkaloid, dan getah. Daunnya mengandung tanin dan sulfur, Rimpangnya baik digunakan untuk gangguan demam, tekanan darah tinggi, disentri kronis, wasir, keputihan, dan radang hati akut disertai kuning. Yellia menambahkan rimpang tasbeh lebih baik ketimbang daun sirih bila digunakan untuk mengobati keputihan.

Dr, Setiawan menguraikan cara pemakaian yang tepat untuk pengobatan. Rebus rimpang kering 15-30 gr atau yang segar (30-60 gr), lalu minum. Jika menggunakan bunga, rebus bunga kerung (10-15 gr), lalu minum. Untuk pemakaian luar, cuci rimpang segar, lalu tumbuk sampau halus. Tempelkan ke tempat yang sakit, seperti luka berdarah, radang kulit bernanah, jerawat dan bagian yang memar.

Juga mampu atasi gangguan wasir

Berikut beberapa pemakaian tanaman tasbeh untuk kesehatan yang ditawarkan Dr. Setiawan dalimartha.

1. Hepatitis Ikterik Akut

Bahan: 60-120 mg rimpang tasbeh, air.Cara: Cuci 60-120 gr rmpang tasbeh, lalu potong tipis-tipis. rebus dengan tiga gelas air hingga tersisa setengahnya. Dinginkan dan saring, lalu minum sehari dua kali. Sekali minum tigaperempat gelas. Lakukan secara teratur selama 20 hari, maksimal selama 47 hari. Dosis maksimal sehari 250 gr. Khasiat akan tampak setelah satu minggu. Bagian putih bola mataa dan kulit yang menguning akan cepat emudar jika rebusan tanaman ini diminum secara teratur.

2. Darah haid banyak, batuk darah
Bahan: 10-15 gr bunga tasbeh kering, airCara: Rebus 10-15 gr bunga tasbeh kering dengan dua gelas air hingga tersisas satu gelas. Setelah dingin saring dan minum sekaligus./ Lakukan 2-3 kali sehari.

3. Keputihan
Bahan: Rimpang tasbeh kering, ketan, dan daging aaayam, masing-masing 30 gr.Cara: Bersihkan rimpang tasbeh dan daging ayam, lalu iris tipis-tipis. Masukkan semua bahan ke dalam mangkuk email, tambahkan air sampai semua bahan terendam dan permukaan air kira-kira 2 cn di atasnya, lalu tim. Setelah masak, semua bahan bisa dimakan sekaligus. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

4, Wasir
Bahan: 60 gr rimpang tasbeh, airCara: Cuci 60 gr rimpang tasbeh, llau potong tipis-tipis. rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas.
Sumber: Senior

Daun Kemuning

Kemuning biasa tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan atau ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar.Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3 - 8 m, batang berkayu, beralur, warna cokelat kotor, tidak berduri. Daun majemuk, bersirip ganjil dengan anak daun 3 - 9, letak berseling. Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulattelur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 - 7 cm, lebar 1 - 3 cm, permukaan licin, mengkilap, warnanya hijau, bila diremas tidak berbau. Bunga majemuk berbentuk tandan, 1 - 8, warnanya putih, wangi, keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Buah buni berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang 8 - 12 mm, masih muda hijau setelah tua merah mengkilap, berbiji dua.

Bagian yang digunakan:

Daun, bunga, akar, ranting dan kulit batang

Sifat kas:
Analgesik, diuretik dan stomakik

Khasiat:

1. Haid tidak teratur

Ramuan:
Daun kemuning = 3 gram atau 1/2 genggam
Daun Pacar Kuku = 3 gram atau 1/2 genggam
Rimpang Temu Lawak = 4 gram atau 1 jari
Air = 110 ml atau 3 gelas

Cara pembuatan:
Daun kemuning dan daun pacar kuku (lawsonia inermis) masing-masing bahan segar sebanyak 1/2 genggam, rimpang temulawak 1 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih lalu direbus sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Lama pnegobatan:Diulang selama 3 hari

2. Keputihan
Ramuan:
Daun kemuning = 3 gram
Daun pacar kuku = 3 gram
Herba Tapak Liman = 2 gram
Rimpang Temu Kunci = 2 gramAir = 110 ml

Cara pembuatan;Dibuat infus, diminum 1 kali sehari 100 ml, diulang selama 7 hari

3. Bisul

Akar kemuning kering sebanyak 30 gram dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

4. Memar

Kemuning dan kaca piring, masing-masing daun segar, sama banyak, dicuci lalu digiling halus. Tambahkan sedikit arak sambil diaduk di atas api. Hangat-hangat ditempelkan pada bagian tubuh yang memar.

5. Sakit gigi

Minyak yang keluar dari kulit batang kemuning yang dibakar diteteskan ke dalam gigi yang berlubang.

6. Melangsingkan badan

Daun kemuning = 1 genggam
Daun pace = 1 genggam
Bangle/temu giring = 1/2 jari kelingking
Air = secukupnya

Cara pembuatan:Semua bahan ditumbuk halus tambahkan 1 cangkir air masak sambil diaduk rata. Peras dengan sepotong kain Air yang terkumpul diminum sekaligus pada pagi hari sebelum makan.Lama pengobatan dicoba selama 7 hari, untuk pemeliharaan diminum 2 kali seminggu dan tiap kali minum 1/4 cangkir.

7. Radang Buah Zakar

Daun kemuning = 60 g danHerba sambiloto = 35 g

Cara pembuatan:Daun kemuning dan herba sambiloto dicuci lalu direbus dengan air bersih sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

8. Infeksi saluran kecing

Daun kemuning segar sebanyak 35 g dicuci lalu tambahkan 3 gelas air bersih. Rebus sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. (berbagai sumber)

Sumber gambar: pdpersi.co.idSumber: CBN

Daun Kemuning

Kemuning biasa tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan atau ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar.Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3 - 8 m, batang berkayu, beralur, warna cokelat kotor, tidak berduri. Daun majemuk, bersirip ganjil dengan anak daun 3 - 9, letak berseling. Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulattelur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 - 7 cm, lebar 1 - 3 cm, permukaan licin, mengkilap, warnanya hijau, bila diremas tidak berbau. Bunga majemuk berbentuk tandan, 1 - 8, warnanya putih, wangi, keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Buah buni berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang 8 - 12 mm, masih muda hijau setelah tua merah mengkilap, berbiji dua.

Bagian yang digunakan:

Daun, bunga, akar, ranting dan kulit batang

Sifat kas:
Analgesik, diuretik dan stomakik

Khasiat:

1. Haid tidak teratur

Ramuan:
Daun kemuning = 3 gram atau 1/2 genggam
Daun Pacar Kuku = 3 gram atau 1/2 genggam
Rimpang Temu Lawak = 4 gram atau 1 jari
Air = 110 ml atau 3 gelas

Cara pembuatan:
Daun kemuning dan daun pacar kuku (lawsonia inermis) masing-masing bahan segar sebanyak 1/2 genggam, rimpang temulawak 1 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih lalu direbus sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Lama pnegobatan:Diulang selama 3 hari

2. Keputihan
Ramuan:
Daun kemuning = 3 gram
Daun pacar kuku = 3 gram
Herba Tapak Liman = 2 gram
Rimpang Temu Kunci = 2 gramAir = 110 ml

Cara pembuatan;Dibuat infus, diminum 1 kali sehari 100 ml, diulang selama 7 hari

3. Bisul

Akar kemuning kering sebanyak 30 gram dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

4. Memar

Kemuning dan kaca piring, masing-masing daun segar, sama banyak, dicuci lalu digiling halus. Tambahkan sedikit arak sambil diaduk di atas api. Hangat-hangat ditempelkan pada bagian tubuh yang memar.

5. Sakit gigi

Minyak yang keluar dari kulit batang kemuning yang dibakar diteteskan ke dalam gigi yang berlubang.

6. Melangsingkan badan

Daun kemuning = 1 genggam
Daun pace = 1 genggam
Bangle/temu giring = 1/2 jari kelingking
Air = secukupnya

Cara pembuatan:Semua bahan ditumbuk halus tambahkan 1 cangkir air masak sambil diaduk rata. Peras dengan sepotong kain Air yang terkumpul diminum sekaligus pada pagi hari sebelum makan.Lama pengobatan dicoba selama 7 hari, untuk pemeliharaan diminum 2 kali seminggu dan tiap kali minum 1/4 cangkir.

7. Radang Buah Zakar

Daun kemuning = 60 g danHerba sambiloto = 35 g

Cara pembuatan:Daun kemuning dan herba sambiloto dicuci lalu direbus dengan air bersih sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

8. Infeksi saluran kecing

Daun kemuning segar sebanyak 35 g dicuci lalu tambahkan 3 gelas air bersih. Rebus sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. (berbagai sumber)

Sumber gambar: pdpersi.co.idSumber: CBN

Wednesday, August 13, 2008

Kangkung, Selain sebagai Penenang Juga Atasi Pendarahan

Tidak hanya rasanya yang lezat bila ditumis. Daun dan akar kangkung, tanaman yang mudah kita jumpai di rawa-rawa itu, bisa digunakan untuk keperluan lain, misalnya mengurangi sakit bisul dan wasir. Bahkan bisa untuk keramas.
Tanaman menjalar berbatang bulat, beruas, dan berlubang di tengahnya ini ternyata tidak hanya lezat saat disantap dalam bentuk tumis atau model masakan lain. Lebih dari itu, tanaman ini sangat bermanfaat membantu menyembuhkan penyakit tertentu.

Seorang pakar kesehatan dari Filipina, Herminia de Guzman Ladion, memasukkan kangkung dalam kelompok "Tanaman Penyembuh Ajaib". Selain menyembuhkan penyakit seperti sembelit karena kandungan seratnya yang tinggi, juga bermanfaat mengatasi masalah seperti sulit tidur, mimisan, keracunan makanan, dan lain-lainnya.

Menurut Dr. R.A. Seno Sastroamidjoo, MD, nilai nutrisi 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam adalah air 91,2 gr, energi 28 kcal, protein 1,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 5,63 gr. Kangkung juga memiliki kandungan mineral, vitamin A, B, C, asam amino, kalsium, fosfor, karoten, dan zat besi.

Karena berbagai kandungannya itulah, kangkung memiliki sifat sebagai antiracun, peluruh perdarahan, diuretik (pelancar kencing), antiradang, dan sedatif (penenang/obat tidur). Sebab itu, tidak heran bila kita mudah mengantuk setelah makan banyak dengan menu utama kangkung.

Sifat-sifatnya inilah yang membuat kangkung memiliki khasiat antara lain mengurangi haid yang terlalu banyak, mengatasi keracunan makanan, kencing darah, anyang-anyangan (kencing sedikit-sedikit dan rasanya nyeri), mimisan, sulit tidur, dan wasir berdarah. Sebagai obat luar, kangkung bisa digunakan untuk mengobati bisul, kapalan, dan radang kulit bernanah.
Resep kangkungBerikut ini beberapa resep tanaman kankung yang diperoleh dari berbagai sumber. Salah satunya dari Dr. Praptiwi, peneliti di Balitbang Botani, Pusitbang Biologi, LIPI, Bogor.

Mengurangi haid dan mimisan
Bahan :

* Dua ikat kangkung
* Satu sendok makan madu.
* Air secukupnya

Cara membuat :
Petiklah duan kangkung dari batangnya. Setelah dicuci hingga bersih dengan air matang, tumbuklah sampai halus. Bisa juga diblender. Setelah itu saringlah. Ambil airnya dan campur dengan satu sendok makan madu. Minumlah air saringan sekaligus sehari sekali. Minumlah sampai enam hari.

Sakit gigi
Bahan :
* Segenggam akar kangkung
* Setengah sendok teh cuka
* Satu gelas air

Cara membuat :
Rebuslah segenggam akar kangkung dengan satu gelas air dan setengah sendok teh cuka. Setelah mendidih dan dingin, gunakan untuk berkumur.

Melancarkan air seni
Bahan :
* Segenggam akar kangkung
* Dua gelas air

Cara membuat :
Rebuslah segenggam akar kangkung dengan dua gelas air sampai tinggal satu gelas. Setelah dingin, minumlah air rebusannya sekaligus.

Insomnia, sembelit, mual bagi Ibu hamil
Makan tumisan sayur kangkung

Sariawan, gusi bengkak
Bahan :
* Seikat kangkung
* Satu gelas air

Cara membuat :
Petiklah daun kangkung dari batangnya. Habis itu cucilah hingga bersih. Setelah itu lumatkan sambil ditambah satu gelas air. Peras dan saringlah. Gunakan air tersebut untuk berkumur.

Mengecilkan bisul
Bahan :
* Segenggam daun kangkung
* Garam secukupnya

Cara membuat :
Ambil segenggam daun kangkung yang segar bersama-sama batangnya kemudian tumbuk sehingga lumat. Campur dengan sedikit garam lalu tempelkan pada bagian yang bengkak. Biarkan hingga kering. Bisul akan kecil dan tidak lagi terasa sakit atau berdenyut-denyut. Ulang beberapa kali lagi hingga bisul sembuh sepenuhnya.

Mengatasi keracunan makanan
Bahan :
* Kangkung segar 500 gram
* Kacang hijau 120 gram
* Air secukupnya
* Satu sendok makan madu

Cara membuat :
Kangkung dan kacang hijau diberi air sedikit lalu dihaluskan. Setelah itu saringlah. Hasil saringan dicampur dengan satu sendok makan madu. Setengah dari ramuan diminum pagi dan setengahnya lagi pada sore hari. Ulangi pengobatan paling sedikit selama tiga hari.

Mengurangi kapalan
Bahan :
Getah kangkung.

Cara mengobati :
Oleskan getah kangkung pada kulit yang kapalan. Lakukan berkali-kali, paling tidak selama tiga jam sekali sampai sembuh.

Mengobati Eksim
Bahan :
* Seikat kangkung beserta akarnya.
* Air secukupnya.

Cara I :
Seikat kangkung direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Diamkan sampai hangat-hangat kuku. Air ini dipakai untuk mencuci bagian yang gatal. Lakukan paling tidak sehari sekali.
Cara I :
Seikat kangkung direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Diamkan sampai hangat-hangat kuku. Air ini dipakai untuk mencuci bagian yang gatal. Lakukan paling tidak sehari sekali.
Cara II :
Lumatkan batang dan akar kangkung segar lalu dikompreskan ke bagian yang gatal.

Mengatasi sakit kepala
Bahan :
* Seikat kangkung
* Satu sendok madu
* Garam secukupnya

Cara I :
Segenggam daun kangkung ditumbuk halus. Beri sedikit garam dan air lalu saring. Tambhakan satu sendok makan madu, aduk. Satu ramuan diminum sekaligus sehari sekali.

Cara II :
Rebuslah seikat kangkung. Minumlah air rebusan tersebut.

Mengatasi wasir
Bahan :
* Seikat kangkung beserta akarnya
* Satu sendok makan madu

Cara I :
Kurang leboh segenggam akar kangkung yang sudah dicuci bersih direbus dengan tiga gelas air sampai air tinggal separuhnya. Setelah dingin, air rebusa tersebut diminum dua kali sehari masing-masing setengah gelas.

Cara II :
Petiklah daun kangkung dari batangnya. Setelah dicuci hingga bersih dengan air matang, tumbuklah daun kangkung sampai halus. Bisa juga diblender. Setelah itu saringlah. Ambil airnya dan campur dengan satu sendok makan madu. Minumlah air saringan sekaligus sehari sekali. Lakukan selama enam hari.

Menghilangkan ketombe
Bahan :
* Seikat kangkung
* Air sebanyak satu liter

Cara membuat :
Kangkung segar direndam semalaman sampai airnya berwarna kebiruan. Gunakan air tersebut untuk keramas sampai ketombe hilang. Sumber: Senior

Kangkung, Selain sebagai Penenang Juga Atasi Pendarahan

Tidak hanya rasanya yang lezat bila ditumis. Daun dan akar kangkung, tanaman yang mudah kita jumpai di rawa-rawa itu, bisa digunakan untuk keperluan lain, misalnya mengurangi sakit bisul dan wasir. Bahkan bisa untuk keramas.
Tanaman menjalar berbatang bulat, beruas, dan berlubang di tengahnya ini ternyata tidak hanya lezat saat disantap dalam bentuk tumis atau model masakan lain. Lebih dari itu, tanaman ini sangat bermanfaat membantu menyembuhkan penyakit tertentu.

Seorang pakar kesehatan dari Filipina, Herminia de Guzman Ladion, memasukkan kangkung dalam kelompok "Tanaman Penyembuh Ajaib". Selain menyembuhkan penyakit seperti sembelit karena kandungan seratnya yang tinggi, juga bermanfaat mengatasi masalah seperti sulit tidur, mimisan, keracunan makanan, dan lain-lainnya.

Menurut Dr. R.A. Seno Sastroamidjoo, MD, nilai nutrisi 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam adalah air 91,2 gr, energi 28 kcal, protein 1,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 5,63 gr. Kangkung juga memiliki kandungan mineral, vitamin A, B, C, asam amino, kalsium, fosfor, karoten, dan zat besi.

Karena berbagai kandungannya itulah, kangkung memiliki sifat sebagai antiracun, peluruh perdarahan, diuretik (pelancar kencing), antiradang, dan sedatif (penenang/obat tidur). Sebab itu, tidak heran bila kita mudah mengantuk setelah makan banyak dengan menu utama kangkung.

Sifat-sifatnya inilah yang membuat kangkung memiliki khasiat antara lain mengurangi haid yang terlalu banyak, mengatasi keracunan makanan, kencing darah, anyang-anyangan (kencing sedikit-sedikit dan rasanya nyeri), mimisan, sulit tidur, dan wasir berdarah. Sebagai obat luar, kangkung bisa digunakan untuk mengobati bisul, kapalan, dan radang kulit bernanah.
Resep kangkungBerikut ini beberapa resep tanaman kankung yang diperoleh dari berbagai sumber. Salah satunya dari Dr. Praptiwi, peneliti di Balitbang Botani, Pusitbang Biologi, LIPI, Bogor.

Mengurangi haid dan mimisan
Bahan :

* Dua ikat kangkung
* Satu sendok makan madu.
* Air secukupnya

Cara membuat :
Petiklah duan kangkung dari batangnya. Setelah dicuci hingga bersih dengan air matang, tumbuklah sampai halus. Bisa juga diblender. Setelah itu saringlah. Ambil airnya dan campur dengan satu sendok makan madu. Minumlah air saringan sekaligus sehari sekali. Minumlah sampai enam hari.

Sakit gigi
Bahan :
* Segenggam akar kangkung
* Setengah sendok teh cuka
* Satu gelas air

Cara membuat :
Rebuslah segenggam akar kangkung dengan satu gelas air dan setengah sendok teh cuka. Setelah mendidih dan dingin, gunakan untuk berkumur.

Melancarkan air seni
Bahan :
* Segenggam akar kangkung
* Dua gelas air

Cara membuat :
Rebuslah segenggam akar kangkung dengan dua gelas air sampai tinggal satu gelas. Setelah dingin, minumlah air rebusannya sekaligus.

Insomnia, sembelit, mual bagi Ibu hamil
Makan tumisan sayur kangkung

Sariawan, gusi bengkak
Bahan :
* Seikat kangkung
* Satu gelas air

Cara membuat :
Petiklah daun kangkung dari batangnya. Habis itu cucilah hingga bersih. Setelah itu lumatkan sambil ditambah satu gelas air. Peras dan saringlah. Gunakan air tersebut untuk berkumur.

Mengecilkan bisul
Bahan :
* Segenggam daun kangkung
* Garam secukupnya

Cara membuat :
Ambil segenggam daun kangkung yang segar bersama-sama batangnya kemudian tumbuk sehingga lumat. Campur dengan sedikit garam lalu tempelkan pada bagian yang bengkak. Biarkan hingga kering. Bisul akan kecil dan tidak lagi terasa sakit atau berdenyut-denyut. Ulang beberapa kali lagi hingga bisul sembuh sepenuhnya.

Mengatasi keracunan makanan
Bahan :
* Kangkung segar 500 gram
* Kacang hijau 120 gram
* Air secukupnya
* Satu sendok makan madu

Cara membuat :
Kangkung dan kacang hijau diberi air sedikit lalu dihaluskan. Setelah itu saringlah. Hasil saringan dicampur dengan satu sendok makan madu. Setengah dari ramuan diminum pagi dan setengahnya lagi pada sore hari. Ulangi pengobatan paling sedikit selama tiga hari.

Mengurangi kapalan
Bahan :
Getah kangkung.

Cara mengobati :
Oleskan getah kangkung pada kulit yang kapalan. Lakukan berkali-kali, paling tidak selama tiga jam sekali sampai sembuh.

Mengobati Eksim
Bahan :
* Seikat kangkung beserta akarnya.
* Air secukupnya.

Cara I :
Seikat kangkung direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Diamkan sampai hangat-hangat kuku. Air ini dipakai untuk mencuci bagian yang gatal. Lakukan paling tidak sehari sekali.
Cara I :
Seikat kangkung direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Diamkan sampai hangat-hangat kuku. Air ini dipakai untuk mencuci bagian yang gatal. Lakukan paling tidak sehari sekali.
Cara II :
Lumatkan batang dan akar kangkung segar lalu dikompreskan ke bagian yang gatal.

Mengatasi sakit kepala
Bahan :
* Seikat kangkung
* Satu sendok madu
* Garam secukupnya

Cara I :
Segenggam daun kangkung ditumbuk halus. Beri sedikit garam dan air lalu saring. Tambhakan satu sendok makan madu, aduk. Satu ramuan diminum sekaligus sehari sekali.

Cara II :
Rebuslah seikat kangkung. Minumlah air rebusan tersebut.

Mengatasi wasir
Bahan :
* Seikat kangkung beserta akarnya
* Satu sendok makan madu

Cara I :
Kurang leboh segenggam akar kangkung yang sudah dicuci bersih direbus dengan tiga gelas air sampai air tinggal separuhnya. Setelah dingin, air rebusa tersebut diminum dua kali sehari masing-masing setengah gelas.

Cara II :
Petiklah daun kangkung dari batangnya. Setelah dicuci hingga bersih dengan air matang, tumbuklah daun kangkung sampai halus. Bisa juga diblender. Setelah itu saringlah. Ambil airnya dan campur dengan satu sendok makan madu. Minumlah air saringan sekaligus sehari sekali. Lakukan selama enam hari.

Menghilangkan ketombe
Bahan :
* Seikat kangkung
* Air sebanyak satu liter

Cara membuat :
Kangkung segar direndam semalaman sampai airnya berwarna kebiruan. Gunakan air tersebut untuk keramas sampai ketombe hilang. Sumber: Senior

Kemuning atasi rematik, kolesterol, dll

Kemuning biasa tumbuh liar di semak belukar. Karena berkhasiat obat, tanaman itu kini banyak dipelihara di dalam pot. Energi dari tanaman itu diyakini juga sanggup menenangkan hati yang sedang gundah.

Tanaman yang biasa tumbuh liar ini ternyata bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit. Meski acap dipandang sebelah mata, tanaman ini ternyata sangat berguna. Daun, ranting, akar juga kulit batang tanaman yang biasa tumbuh di semak belukar dan di tepi hutan, atau di halaman sebagai hiasan ini, dapat mengobati berbagai penyakit termasuk diantaranya radang sendi dan buah zakar.

Berikut ini beberapa contoh ramuan kemuning yang diperoleh dari berbagai sumber. Ramuan kemuning untuk mengobati:

Bisul
Ramuan : Ambil akar kemuning kering sebanyak 30 gram, cuci dan potong-potong seperlunya. Rebus dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa sepertiganya. Setelah dingin, saring lalu minum dua kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Rematik, keseleo dan memar
Ramuan : Akar kemuning kering sebanyak 15-30 gram dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Tambahkan arak dan air masing-masing satu gelas. Rebus sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring lalu diminum dua kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Rematik sendi
Ramuan : Ambil akar kemuning, akar tembelekan (Lantana camara), dan tiga pasang kaki ayam yang sudah dicuci. Semua bahan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan air sampai semua bahan terendam, lalu ditim. Saat masih hangat airnya diminum sekaligus.

Sakit gigi
Ramuan : Minyak darikulit batang kemuning yang sudah dibakar teteskan di sepotong kapas. Masukkan ke gigi yang berlubang. Setelah itu, segera ke dokter gigi untuk penanganan berikutnya.

Radang buah zakar
Ramuan : Ambil daun kemuning segar 60 gram dan herba sambiloto 35 gram. Cuci lalu rebus dengan air bersih dua gelas sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum dua kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Infeksi saluran kencing
Daun kemuning segar sebanyak 35 gram dicuci lalu tambahkan tiga gelas air bersih. Rebus sampai air tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, diminum tiga kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Haid tidak teratur
Ramuan : Daun kemuning dan daun pacar kuku (Lawsonia inermis) segar masing-masing 1/2 genggam, rimpang temulawak satu jari. Cuci dan potong-potong seperlunya. Setelah itu, rebus dengan tiga gelas air bersih. Tunggu sampai airnya tersisa satu gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum dua kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Masih ada manfaat lain dari kemuning, yaitu untuk:

Mencegah kolesterol tinggi
Ramuan : Daun kemuning 20 gram direbus dengan tiga gelas air. Tunggu hingga air tersisa satu gelas. Minum sehari tiga kali sebanyak satu gelas, sebelumnya beri madu satu sendok makan.

Melangsingkan badan
Ramuan : Segenggam daun kemuning ditambah tiga lembar daun mengkudu ( Morindo citrifolio) dan sejari rimpang temugiring yang dipotong-potong dimasak dengan tiga gelas air. Rebus hingga menjadi dua gelas, saring, dibagi tiga, diminum pagi, siang dan malam hari.
Sumber: Senior

Kemuning atasi rematik, kolesterol, dll

Kemuning biasa tumbuh liar di semak belukar. Karena berkhasiat obat, tanaman itu kini banyak dipelihara di dalam pot. Energi dari tanaman itu diyakini juga sanggup menenangkan hati yang sedang gundah.

Tanaman yang biasa tumbuh liar ini ternyata bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit. Meski acap dipandang sebelah mata, tanaman ini ternyata sangat berguna. Daun, ranting, akar juga kulit batang tanaman yang biasa tumbuh di semak belukar dan di tepi hutan, atau di halaman sebagai hiasan ini, dapat mengobati berbagai penyakit termasuk diantaranya radang sendi dan buah zakar.

Berikut ini beberapa contoh ramuan kemuning yang diperoleh dari berbagai sumber. Ramuan kemuning untuk mengobati:

Bisul
Ramuan : Ambil akar kemuning kering sebanyak 30 gram, cuci dan potong-potong seperlunya. Rebus dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa sepertiganya. Setelah dingin, saring lalu minum dua kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Rematik, keseleo dan memar
Ramuan : Akar kemuning kering sebanyak 15-30 gram dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Tambahkan arak dan air masing-masing satu gelas. Rebus sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring lalu diminum dua kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Rematik sendi
Ramuan : Ambil akar kemuning, akar tembelekan (Lantana camara), dan tiga pasang kaki ayam yang sudah dicuci. Semua bahan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan air sampai semua bahan terendam, lalu ditim. Saat masih hangat airnya diminum sekaligus.

Sakit gigi
Ramuan : Minyak darikulit batang kemuning yang sudah dibakar teteskan di sepotong kapas. Masukkan ke gigi yang berlubang. Setelah itu, segera ke dokter gigi untuk penanganan berikutnya.

Radang buah zakar
Ramuan : Ambil daun kemuning segar 60 gram dan herba sambiloto 35 gram. Cuci lalu rebus dengan air bersih dua gelas sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum dua kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Infeksi saluran kencing
Daun kemuning segar sebanyak 35 gram dicuci lalu tambahkan tiga gelas air bersih. Rebus sampai air tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, diminum tiga kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Haid tidak teratur
Ramuan : Daun kemuning dan daun pacar kuku (Lawsonia inermis) segar masing-masing 1/2 genggam, rimpang temulawak satu jari. Cuci dan potong-potong seperlunya. Setelah itu, rebus dengan tiga gelas air bersih. Tunggu sampai airnya tersisa satu gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum dua kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Masih ada manfaat lain dari kemuning, yaitu untuk:

Mencegah kolesterol tinggi
Ramuan : Daun kemuning 20 gram direbus dengan tiga gelas air. Tunggu hingga air tersisa satu gelas. Minum sehari tiga kali sebanyak satu gelas, sebelumnya beri madu satu sendok makan.

Melangsingkan badan
Ramuan : Segenggam daun kemuning ditambah tiga lembar daun mengkudu ( Morindo citrifolio) dan sejari rimpang temugiring yang dipotong-potong dimasak dengan tiga gelas air. Rebus hingga menjadi dua gelas, saring, dibagi tiga, diminum pagi, siang dan malam hari.
Sumber: Senior

Wednesday, July 23, 2008

Parsley

Manfaat parsley atau peterseli sangat beragam. Persoalan napas bau, kelebihan berat badan, gangguan pencernaan, semua bisa dijinakkan. Meski bisa pula memberi efek rileksasi dengan berendam di dalamnya, ibu hamil harus waspada menggunakan minyak esensialnya.

Peterseli sering dipakai oleh para fititerapis untuk menyembuhkan mereka yang mengalami kesulitan pencernaan. Makan selembar daun peterseli bisa memperlancar pencernaan. Walau tanaman ini rasanya getir, para tabib pada zaman dahulu menggunakannya untuk keperluan penyembuhan.

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Petroselinum crispum ini termasuk keluarga wortel (Umbelliferae). Tanaman berbau harum ini bisa mencapai ketinggian satu meter. Tanaman ini tumbuh secara alami di banyak tempat di dataran Eropa. Tanaman ini dapat ditemui terutama di daerah berhawa dingin diantara dinding dan karang-karang.

Komponen aktif yang terkandung di dalamnya antara lain asam amino, lisin, ascorbat (vitamin C), asam folat, nikotin (terdapat pada rantingnya), apiola, firocoumarin, bergapten, xanthotoxin, alpha-pinene, beta-phelandrene, myrcene banyak terdapat pada daun dan bijinya. Selain itu, tanaman ini juga mengandung berbagai zat penting seperti potasium, kalsium, fosfor, besi, seng dan lain-lain.

Ragam khasiat

Karena keragaman zat yang dikandungnya, tanaman ini memiliki khasiat sebagai:
.
1. Melancarkan pencernaan dan meningkatkan vitalitas
Karena itu, berguna juga untuk mengeluarkan gas dalam perut dan meningkatkan selera makan, juga meredakan kejang usus.

Cara menggunakannya: Masukkan sesendok teh biji peterseli ke dalam secangkir air panas. Setelah kira-kira seperempat jam, minumlah airnya. Minum sebelum makan selama dua kali sehari.

2. Bahan pelancar kencing
Manfaat ini bisa diperoleh berkat kerja minyak apiole yang membantu melancarkan cairan yang bergerak dalam tubuh. Karena itu, sangat penting untuk mereka yang sakit rematik, jantung dan obesitas.

Cara menggunakan: Ambilah bunga atau daunnya untuk dibuat jus, Minumlah sehari sebanyak tiga sendok makan.
.
3. Membantu melancarkan menstruasi
Selain itu, bisa mengurangi sakit saat menstruasi.

Cara menggunakan:Ambillah sebanyak 25 gram akar kering dari tanaman ini, tambahkan setengah liter air, lalu didihkan selama sepuluh menit. Minulah airnya secangkir sehari.

4. Mencuci mata
Tanaman ini bisa membantu mengurangi iritasi akibat mata lelah.
.
Cara menggunakan: Ambil beberapa bagian tanaman, bisa batang, daun atau bunga. Lalu celupkan ke dalam air selama beberapa menit. Gunakan air tersebut untuk mencuci mata. Cara menggunakannya seperti menggunakan boorwater.

5. Mengurangi sakit luka.
Cara menggunakan: Campur beberapa bahan dari tanaman ini dengan alkohol setelah dilumatkan. Borehkan lumatan tersebut pada bagian tubuh yang tergores atau terluka setelah darahnya dibersihkan. Kandungan asam askorbat dan seng yang terdapat dalam tanaman tersebut sangat penting untuk kasus seperti ini.

6. Untuk rileksasi
Cara menggunakan:Masukkan 50 gram perasan buah tanaman ini ke dalam air yang akan dipakai untuk mandi. Setelah itu gunakanlah air tersebut untuk mandi. Dijamin Anda akan merasa benar-benar nyaman saat dan setelah berendam.

7. Mengurangi kelebihan air susu.
Cara menggunakan:Lumatkan bagian tanaman yang lunak, lalu borehkan pada payudara selama beberapa lama.

8. Halitosis (napas berbau busuk)
Cara menggunakan:Makan langsung daun tanaman ini atau ditambahkan pada salad.
.
Dilarang bagi Ibu hamil
Minyak esensial seperti apole, myristicine, bergapten, dan xanthotoxin memang sangat berguna melancarkan menstruasi dan mengurangi rasa sakit yang ditimbulkannya bila digunakan kurang dari sepuluh sendok teh sehari.

Namun, penggunaan lebih dari itu, menurut Botanical Online, akan berbahaya karena kandungan ini bersifat abortive, bisa merusak jaringan hati, menganggu metabolisme dan bahkan menyebabkan kematian yang diawali dengan gejala-gejala seperti diare, muntah-muntah, meningkatkan irama detak jantung, dan lain-lain.

Kalaupun tidak menyebabkan kematian, kelebihan bahan ini bisa menyebabkan gangguan pada ginjal dan hati. Karena itu, minyak esensial pada tanaman ini dilarang dikonsumsi oleh ibu-ibu hamil.

Efek racun lain ada dalam minyak myristicine. Minyak ini merupakan bahan narkotik yang bisa mempengaruhi sistem saraf pusat. Sementara itu, minyak seperti xanthotoxin dan bergapten merupakan racun yang bisa menyebabkan kulit rusak bila terkena sinar matahari di siang hari.
Mengingat bahayanya minyak esensial dari tanaman ini, disarankan agar tidak menggunakan produknya secara serampangan. Menurut Dr. Rachmi Primadiati, seorag Medical Aromatherapist dan pemilik Aromaterapi Griya Natura, minyak esensial murni tidak boleh langsung diaplikasikan ke kulit, tapi harus dilarutkan dulu dengan menggunakan carrier oil. Setelah itu, barulah minyak aman digunakan untuk pijat, dibakar untuk dihirup aromanya, atau buat berendam.

Sumber: Senior

Parsley

Manfaat parsley atau peterseli sangat beragam. Persoalan napas bau, kelebihan berat badan, gangguan pencernaan, semua bisa dijinakkan. Meski bisa pula memberi efek rileksasi dengan berendam di dalamnya, ibu hamil harus waspada menggunakan minyak esensialnya.

Peterseli sering dipakai oleh para fititerapis untuk menyembuhkan mereka yang mengalami kesulitan pencernaan. Makan selembar daun peterseli bisa memperlancar pencernaan. Walau tanaman ini rasanya getir, para tabib pada zaman dahulu menggunakannya untuk keperluan penyembuhan.

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Petroselinum crispum ini termasuk keluarga wortel (Umbelliferae). Tanaman berbau harum ini bisa mencapai ketinggian satu meter. Tanaman ini tumbuh secara alami di banyak tempat di dataran Eropa. Tanaman ini dapat ditemui terutama di daerah berhawa dingin diantara dinding dan karang-karang.

Komponen aktif yang terkandung di dalamnya antara lain asam amino, lisin, ascorbat (vitamin C), asam folat, nikotin (terdapat pada rantingnya), apiola, firocoumarin, bergapten, xanthotoxin, alpha-pinene, beta-phelandrene, myrcene banyak terdapat pada daun dan bijinya. Selain itu, tanaman ini juga mengandung berbagai zat penting seperti potasium, kalsium, fosfor, besi, seng dan lain-lain.

Ragam khasiat

Karena keragaman zat yang dikandungnya, tanaman ini memiliki khasiat sebagai:
.
1. Melancarkan pencernaan dan meningkatkan vitalitas
Karena itu, berguna juga untuk mengeluarkan gas dalam perut dan meningkatkan selera makan, juga meredakan kejang usus.

Cara menggunakannya: Masukkan sesendok teh biji peterseli ke dalam secangkir air panas. Setelah kira-kira seperempat jam, minumlah airnya. Minum sebelum makan selama dua kali sehari.

2. Bahan pelancar kencing
Manfaat ini bisa diperoleh berkat kerja minyak apiole yang membantu melancarkan cairan yang bergerak dalam tubuh. Karena itu, sangat penting untuk mereka yang sakit rematik, jantung dan obesitas.

Cara menggunakan: Ambilah bunga atau daunnya untuk dibuat jus, Minumlah sehari sebanyak tiga sendok makan.
.
3. Membantu melancarkan menstruasi
Selain itu, bisa mengurangi sakit saat menstruasi.

Cara menggunakan:Ambillah sebanyak 25 gram akar kering dari tanaman ini, tambahkan setengah liter air, lalu didihkan selama sepuluh menit. Minulah airnya secangkir sehari.

4. Mencuci mata
Tanaman ini bisa membantu mengurangi iritasi akibat mata lelah.
.
Cara menggunakan: Ambil beberapa bagian tanaman, bisa batang, daun atau bunga. Lalu celupkan ke dalam air selama beberapa menit. Gunakan air tersebut untuk mencuci mata. Cara menggunakannya seperti menggunakan boorwater.

5. Mengurangi sakit luka.
Cara menggunakan: Campur beberapa bahan dari tanaman ini dengan alkohol setelah dilumatkan. Borehkan lumatan tersebut pada bagian tubuh yang tergores atau terluka setelah darahnya dibersihkan. Kandungan asam askorbat dan seng yang terdapat dalam tanaman tersebut sangat penting untuk kasus seperti ini.

6. Untuk rileksasi
Cara menggunakan:Masukkan 50 gram perasan buah tanaman ini ke dalam air yang akan dipakai untuk mandi. Setelah itu gunakanlah air tersebut untuk mandi. Dijamin Anda akan merasa benar-benar nyaman saat dan setelah berendam.

7. Mengurangi kelebihan air susu.
Cara menggunakan:Lumatkan bagian tanaman yang lunak, lalu borehkan pada payudara selama beberapa lama.

8. Halitosis (napas berbau busuk)
Cara menggunakan:Makan langsung daun tanaman ini atau ditambahkan pada salad.
.
Dilarang bagi Ibu hamil
Minyak esensial seperti apole, myristicine, bergapten, dan xanthotoxin memang sangat berguna melancarkan menstruasi dan mengurangi rasa sakit yang ditimbulkannya bila digunakan kurang dari sepuluh sendok teh sehari.

Namun, penggunaan lebih dari itu, menurut Botanical Online, akan berbahaya karena kandungan ini bersifat abortive, bisa merusak jaringan hati, menganggu metabolisme dan bahkan menyebabkan kematian yang diawali dengan gejala-gejala seperti diare, muntah-muntah, meningkatkan irama detak jantung, dan lain-lain.

Kalaupun tidak menyebabkan kematian, kelebihan bahan ini bisa menyebabkan gangguan pada ginjal dan hati. Karena itu, minyak esensial pada tanaman ini dilarang dikonsumsi oleh ibu-ibu hamil.

Efek racun lain ada dalam minyak myristicine. Minyak ini merupakan bahan narkotik yang bisa mempengaruhi sistem saraf pusat. Sementara itu, minyak seperti xanthotoxin dan bergapten merupakan racun yang bisa menyebabkan kulit rusak bila terkena sinar matahari di siang hari.
Mengingat bahayanya minyak esensial dari tanaman ini, disarankan agar tidak menggunakan produknya secara serampangan. Menurut Dr. Rachmi Primadiati, seorag Medical Aromatherapist dan pemilik Aromaterapi Griya Natura, minyak esensial murni tidak boleh langsung diaplikasikan ke kulit, tapi harus dilarutkan dulu dengan menggunakan carrier oil. Setelah itu, barulah minyak aman digunakan untuk pijat, dibakar untuk dihirup aromanya, atau buat berendam.

Sumber: Senior