Showing posts with label Vitalitas. Show all posts
Showing posts with label Vitalitas. Show all posts

Monday, September 1, 2008

Anyang-anyang untuk demam & sakit kandung kencing

Anyang Anyang
(Elaeocarpus grandiflorus J.Sm,)

Sinonim :
Rejasa.

Familia :
Elaeocarpaceae.

Uraian :
Pohon dengan bentuk etage; tinggi 6-26 m. Daun bertangkai, berjejal pada ujung ranting, bentuk lanset, beralih demi sedikit pada tangkai, 5-20 kali 1-5 cm, gundul, seperti kulit, bergerigi beringgit tidak dalam; yang tua merah api. Tandan bunga menggantung, berbunga 4-6, panjang 2-10 cm. Tangkai bunga 3-4,5 cm. Daun kelopak merah cerah, berambut. Daun mahkota putih, pada pangkalnya dengan sisik, ke arah ujung melebar sekali dan terbagi dalam taju, panjang; 2-2,5 cm. Dasar bunga kuning, kemudian oranye. Tonjolan dasar bunga berambut halus (seperti bulu anak ayam) rapat. Benang sari seluruhnya berambut. Bakal buah bentuk telur, berambut; kepala putik tidak melebar. Buah bentuk spul, hijau pucat, panjang lk 3 cm. Di hutan di pinggir air, di bawah 500 m; sebagai pohon hias di kebun dan park. Anyang, S, Rejasa, J. Elaeocarpus grandiflorus J.E.Sm. Cat. : Jika buah diinjak, maka duri tempel pada inti buah menembus dinding buah yang lunak dan menyebarlah biji tersebut sebagaiapa yang dinamakan „kotak duri" (hoefklitten). Bagian yang digunakan Buah, kulit kayu, dan daun.

Nama Lokal :
NAMA DAERAH Anyang-anyang, Ki ambit (Sunda); Anyang-anyang, Kemaitan, Maitan, Raja sor, Rejasa (Jawa). NAMA ASING: NAMA SIMPLISIA Elaeocarpi Fructus; Buah Anyang-anyang.

Komposisi :
Elaeokarpid (zat pahit beracun) dan saponin. Khasiat Diuretik.

KEGUNAAN

Buah:
1. Disentri.
2. Sakit kandung kencing.

Kulit kayu:
1. Radang Ginjal.
2. Borok (obat luar).

Daun:
1.Demam.
2.Kelesuan.
3.Mual.
4.Sakit Kuning.

RAMUAN DAN TAKARAN

Demam

Ramuan:
Kulit kayu atau daun Anyang-anyang 4 gram
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus atau diseduh.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml
Lama pengobatan:
Diulang selama 4 hari.

Kelesuan

Ramuan:
Daun Anyang-anyang 4 gram
Daun Sembung 3 gram
Herba Meniran 2 gram
Rimpang Temulawak 4 gram
Air 110 ml

Cara pernbuatan:
Diseduh, dibuat infus.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Tiap kali minum 100 ml.

Lama pengobatan
Diulangi selama 14 hari.

Sakit Kandung Kencing
Penderita pada saat buang air seni merasa nyeri, dan air seninya berbuih.
Ramuan:
Buah Anyang-anyang 7 biji
Buah Adas 1 gram
Pulosari 1/ 2 ruas jari
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus atau diseduh.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore tiap kali minum 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 7 hari.(iptek)

Anyang-anyang untuk Demam dan Sakit Kandung Kencing

Anyang Anyang
(Elaeocarpus grandiflorus J.Sm,)

Sinonim :
Rejasa.

Familia :
Elaeocarpaceae.

Uraian :
Pohon dengan bentuk etage; tinggi 6-26 m. Daun bertangkai, berjejal pada ujung ranting, bentuk lanset, beralih demi sedikit pada tangkai, 5-20 kali 1-5 cm, gundul, seperti kulit, bergerigi beringgit tidak dalam; yang tua merah api. Tandan bunga menggantung, berbunga 4-6, panjang 2-10 cm. Tangkai bunga 3-4,5 cm. Daun kelopak merah cerah, berambut. Daun mahkota putih, pada pangkalnya dengan sisik, ke arah ujung melebar sekali dan terbagi dalam taju, panjang; 2-2,5 cm. Dasar bunga kuning, kemudian oranye. Tonjolan dasar bunga berambut halus (seperti bulu anak ayam) rapat. Benang sari seluruhnya berambut. Bakal buah bentuk telur, berambut; kepala putik tidak melebar. Buah bentuk spul, hijau pucat, panjang lk 3 cm. Di hutan di pinggir air, di bawah 500 m; sebagai pohon hias di kebun dan park. Anyang, S, Rejasa, J. Elaeocarpus grandiflorus J.E.Sm. Cat. : Jika buah diinjak, maka duri tempel pada inti buah menembus dinding buah yang lunak dan menyebarlah biji tersebut sebagaiapa yang dinamakan „kotak duri" (hoefklitten). Bagian yang digunakan Buah, kulit kayu, dan daun.

Nama Lokal :
NAMA DAERAH Anyang-anyang, Ki ambit (Sunda); Anyang-anyang, Kemaitan, Maitan, Raja sor, Rejasa (Jawa). NAMA ASING: NAMA SIMPLISIA Elaeocarpi Fructus; Buah Anyang-anyang.

Komposisi :
Elaeokarpid (zat pahit beracun) dan saponin. Khasiat Diuretik.

KEGUNAAN

Buah:
1. Disentri.
2. Sakit kandung kencing.

Kulit kayu:
1. Radang Ginjal.
2. Borok (obat luar).

Daun:
1.Demam.
2.Kelesuan.
3.Mual.
4.Sakit Kuning.

RAMUAN DAN TAKARAN

Demam

Ramuan:
Kulit kayu atau daun Anyang-anyang 4 gram
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus atau diseduh.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml
Lama pengobatan:
Diulang selama 4 hari.

Kelesuan

Ramuan:
Daun Anyang-anyang 4 gram
Daun Sembung 3 gram
Herba Meniran 2 gram
Rimpang Temulawak 4 gram
Air 110 ml

Cara pernbuatan:
Diseduh, dibuat infus.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Tiap kali minum 100 ml.

Lama pengobatan
Diulangi selama 14 hari.

Sakit Kandung Kencing
Penderita pada saat buang air seni merasa nyeri, dan air seninya berbuih.
Ramuan:
Buah Anyang-anyang 7 biji
Buah Adas 1 gram
Pulosari 1/ 2 ruas jari
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus atau diseduh.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore tiap kali minum 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 7 hari.(iptek)

Wednesday, August 20, 2008

Daun Alpukat -dari batu ginjal hingga hitamkan rambut

Tahukah Anda bahwa alpukat tidak hanya buahnya saja yang bermanfaat? Daun alpukat ternyata juga bermanfaat mengatasi berbagai keluhan seperti batu ginjal, sakit pinggang, dan hipertensi. Berikut beberapa khasiat alpukat yang diperoleh dari berbagai sumber.

1. Batu Ginjal
Ambil tujuh helai daun alpukat segar, seduh dengan setengah gelas air panas. Minum dua kali sehari pagi dan sore, hingga batu ginjal keluar.

2. Menghaluskan Kulit
Buah alpukat dilumatkan, balurkan pada wajah dan tangan yang sudah dibersihkan dengan air hangat selama sekitar 30 menit.b. Haluskan setengah buah alpukat matang, lalu campurkan dengan sebutir kuning telur dan setengah cangkir susu. Aduk rata, dan gunakan sebagai susu pembersih. Sesudahnya gunakan toner pembersih yang sesuai dengan kulit wajah Anda.

3. Kulit Wajah Kering
Sebuah alpukat dilumatkan sampai halus, balurkan merata pada wajah. Gunakan sebagai masker dengan cara mengoleskannya selama 15 menit. Setelah kering, cuci wajah dengan air hangat. Kemudian olesi wajah dengan es batu. Lakukan pada malam hari sebelum tidur.

4. Sakit Pinggang
Lima helai daun alpukat direbus dengan dua gelas air sampai airnya tinggal segelas. Setelah diangkat, embunkan air tersebut semalam. Esok pagi baru diminum, lakukan hal ini selama seminggu.

5. Bengkak
Ambil satu buah alpukat, lumatkan. Tambahkan sedikit air sampai seperti bubur, lalu oleskan pada bagian tubuh yang sakit.

6. Hipertensi
Tiga helai daun alpukat cuci bersih, seduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, minum sekaligus satu kali sehari.

7. Sariawan
Aduk sebuah alpukat matang dengan dua sendok makan madu murni. Makan tiga kali sehari.

8. Penghitam Rambut
Satu buah alpukat dihaluskan dan dicampur dengan satu sendok teh air jeruk lemon. Kemudian gosokkan pada rambut, tutup dengan topi atau handuk dan diamkan selama satu jam. Selanjutnya bilas dengan air dan keramas seperti biasa.
Sumber: Senior

Daun Alpukat -dari batu ginjal hingga hitamkan rambut

Tahukah Anda bahwa alpukat tidak hanya buahnya saja yang bermanfaat? Daun alpukat ternyata juga bermanfaat mengatasi berbagai keluhan seperti batu ginjal, sakit pinggang, dan hipertensi. Berikut beberapa khasiat alpukat yang diperoleh dari berbagai sumber.

1. Batu Ginjal
Ambil tujuh helai daun alpukat segar, seduh dengan setengah gelas air panas. Minum dua kali sehari pagi dan sore, hingga batu ginjal keluar.

2. Menghaluskan Kulit
Buah alpukat dilumatkan, balurkan pada wajah dan tangan yang sudah dibersihkan dengan air hangat selama sekitar 30 menit.b. Haluskan setengah buah alpukat matang, lalu campurkan dengan sebutir kuning telur dan setengah cangkir susu. Aduk rata, dan gunakan sebagai susu pembersih. Sesudahnya gunakan toner pembersih yang sesuai dengan kulit wajah Anda.

3. Kulit Wajah Kering
Sebuah alpukat dilumatkan sampai halus, balurkan merata pada wajah. Gunakan sebagai masker dengan cara mengoleskannya selama 15 menit. Setelah kering, cuci wajah dengan air hangat. Kemudian olesi wajah dengan es batu. Lakukan pada malam hari sebelum tidur.

4. Sakit Pinggang
Lima helai daun alpukat direbus dengan dua gelas air sampai airnya tinggal segelas. Setelah diangkat, embunkan air tersebut semalam. Esok pagi baru diminum, lakukan hal ini selama seminggu.

5. Bengkak
Ambil satu buah alpukat, lumatkan. Tambahkan sedikit air sampai seperti bubur, lalu oleskan pada bagian tubuh yang sakit.

6. Hipertensi
Tiga helai daun alpukat cuci bersih, seduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, minum sekaligus satu kali sehari.

7. Sariawan
Aduk sebuah alpukat matang dengan dua sendok makan madu murni. Makan tiga kali sehari.

8. Penghitam Rambut
Satu buah alpukat dihaluskan dan dicampur dengan satu sendok teh air jeruk lemon. Kemudian gosokkan pada rambut, tutup dengan topi atau handuk dan diamkan selama satu jam. Selanjutnya bilas dengan air dan keramas seperti biasa.
Sumber: Senior

Bayam di Jus, Atasi Tukak Lambung

Sayur kesukaan Popeye, tokoh kartun pelaut ini memang enak disayur bening. Selain menghilangkan lesu, bayam yang dibuat jus bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit pencernaan, salah satunya tukak lambung.

Kandungan gizi bayam demikian banyak. Menurut Dr. Seno Sastroamidjojo, dalam 100 gram bayam terkandung tenaga sebesar 21,0 Kcal, air 92,9 gr, protein 2,1 gr, lemak 0,2 gr, karbohidrat 2,7 gr, serabut 0,7 gr, abu 1,4 gr, kalsium 90,0 mg, fosfor 29,0 mg, besi 3,8 mg, natrium 131,0 mg, kalium 385,0 mg, betakaroten 4080,0 ug, vitamin B1 0,08 mg, vitamin B2 0,15 mg, niacin 0,7 mg, dan vitamin C 76,7 mg. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi inilah, bayam sering disebut sebagai "King of Vegetables" atau "Raja Sayuran".

Kandungan asam folat dan asam oksalat membuat bayam bisa dipakai untuk membantu mengatasi berbagai macam masalah. Misalnya menurunkan kadar kolesterol, mencegah sakit gusi, mengobati eksim, asma, untuk perawatan kulit muka, kulit kepala, dan rambut. Yang paling terkenal adalah mengobati rasa lesu dan kurang bergairah sebagai tanda kurang darah.
Lebih dari itu, serat yang cukup tinggilah yang sangat mempengaruhi kenapa bayam bagus untuk pencernaan ita. Dengan demikian, penyakit seperti sembelit, jantung, stroke, dan persoalan mengenai tekanan darah dan pembuluh darah bisa diatasi.

Namun, disamping manfaatnya, bayam tetp memiliki keterbatasan. Kelemahan bayam terletak pada saat proses pengolahannya. Kita tidak boleh memasak sayur bayam dengan panci alumunium. Alumunium bisa menyebabkan racun karena bereaksi dengan zat besi yang terkandung di dalam bayam.

Lebih dari itu, kita juga tidak boleh mengonsumsi sayur bayam kalau sudah lewat dari lima jam sejak dimasak. Dan seperti sayuran lain, bayam juga tidak baik bila dimasak terlalu lama di atas api karena menyebabkan gizinya banyak yang terbuang.

Dan yang paling penting harus diperhatikan adalah mereka yang menderita asam urat dan rematik. Mereka tidak boleh mengasup sayur jenis ini karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan dan asam urat kambuh. Ini terjadi karena kandungan zat purin dalam bayam sangat tinggi. Purin inilah yang kemudian diubah menjadi asam urat dalam tubuh.

Berbagai ramuan bayam
Selain dibuat sayur bening, kita bisa menggunakan bayam untuk keperluan pengobatan. Berikut ini beberapa ramuan bayam yang diambil dari berbagai sumber, salah satunya dari buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Bagian 2.

Sembelit, Sakit Gusi, Tukak Lambung
Bahan:
* seikat bayam
* sesendok madu

Cara membuat:
Cara I
Bersihkan bayam terlebih dahulu dan potonglah akarnya. Masukkan dalam juicer. Setelah itu minumlah jus sebanyak setengah liter sehari. Lakuakn selama beberapa hari.

Cara II
Setelah dicuci dan dipotong. giling bayam sampai halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Setelah itu diperas dan disaring. Minum tiga kali sehari, setiap kali setengah cangkir.

Asam, Eksim Kulit
Bahan:
* lima batang bayam duri
* lima gelas air

Cara membuat:
Potong-potonglah lima batang bayam, termasuk daun dan kembangnya. Rebus potongan itu menggunakan lima gelas air selama 7-10 menit. Air hasil rebusan tadi diminum tiga kali sehari. Untuk anak-anak, cukup diminum setengah gelas. orang dewasa satu gelas, dan bayi dua sendok makan saja.

Eksim
Bahan:
* Kain halus selebar kain sapu tangan
* satu ikat bayam

Cara membuat;
Rebus bayam sekitar seperempat jam. Setelah itu ambil bayam dan tinggalkan air rebusannya. Rendam kain dalam air rebusan bayam. Kompreslah bagian yang sakit eksim selama 20-30 menit. Lakukan sehari sekali.

Badan lemas, Cepat ngantuk dan Kurang bergairah
Bahan:
* 1 buah tomat
* 1/2 gelas susu nonfat
* 100 gram duan bayam
* 2 siung bawang putih

Cara membuat;
Masukkan semua bahan ke blender, tapi sebelumnya buang biji dan kulit ari tomat. Daun bayam diseduh dengan air panas. Bila terlalu kental, tambahkan air sedikit ke dalamnya. Minum tiga kali seminggu jus campuran itu. Bila kondisi membaik, porsi kurangi sebanyak sekali seminggu.

Perawatan kulit muka, kepala dan rambut
Bahan:
* Segenggam kunyit
* seikat daun bayam

Cara membuat:
Cara I
Bayam dibersihkan, baru diblender. Setelah itu peras dan ambil airnya. Ambil kunyit setelah dibersihkan. Potong kecil-kecil dan masukkan ke blender. Tambahkan air secukupnya. Peras kunyit dan tinggalkan air sarinya. Campur air sari kunyit dan bayam. Tambahkan dengan sedikit air hangat. Gunakan untuk mencuci muka atau keramas.

Cara II
Masukkan seikat bayam yang sudah dibersihkan ke dalam juicer. Gunakan jus bayam untuk menggosok seluruh bagian wajah Anda di sekitar sudut mata, dahi, bibir dan dagu. Lakukan perawatan ini selama 5 menit ketika bangun pagi dan malam hari menjelang tidur. Bila perlu bilaslah dengan air dingin.

Bronkitis, anemia, demam, keputihan, gangguan lever
Bahan:
* Seikat bayam
* sesendok madu

Cara membuat:
Masukkan bayam dalam blender dengan ditambah sedikit air matang. Peras hasil blenderan bayam dan tambahkan madu di dalamnya. Minum sehari sekali, satu gelas.

Disengat lebah, ulat bulu, lipan
Bahan:
Segenggam bayam
Cara membuat:
Memarkan bayam dan tempelkan pada bagian tubuh yang sakit atau gatal. Bisa juga dilengkapi dengan membuat jus bayam dan diminum sehari sekali satu cangkir.
Sumber: Senior

Bayam di Jus, Atasi Tukak Lambung

Sayur kesukaan Popeye, tokoh kartun pelaut ini memang enak disayur bening. Selain menghilangkan lesu, bayam yang dibuat jus bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit pencernaan, salah satunya tukak lambung.

Kandungan gizi bayam demikian banyak. Menurut Dr. Seno Sastroamidjojo, dalam 100 gram bayam terkandung tenaga sebesar 21,0 Kcal, air 92,9 gr, protein 2,1 gr, lemak 0,2 gr, karbohidrat 2,7 gr, serabut 0,7 gr, abu 1,4 gr, kalsium 90,0 mg, fosfor 29,0 mg, besi 3,8 mg, natrium 131,0 mg, kalium 385,0 mg, betakaroten 4080,0 ug, vitamin B1 0,08 mg, vitamin B2 0,15 mg, niacin 0,7 mg, dan vitamin C 76,7 mg. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi inilah, bayam sering disebut sebagai "King of Vegetables" atau "Raja Sayuran".

Kandungan asam folat dan asam oksalat membuat bayam bisa dipakai untuk membantu mengatasi berbagai macam masalah. Misalnya menurunkan kadar kolesterol, mencegah sakit gusi, mengobati eksim, asma, untuk perawatan kulit muka, kulit kepala, dan rambut. Yang paling terkenal adalah mengobati rasa lesu dan kurang bergairah sebagai tanda kurang darah.
Lebih dari itu, serat yang cukup tinggilah yang sangat mempengaruhi kenapa bayam bagus untuk pencernaan ita. Dengan demikian, penyakit seperti sembelit, jantung, stroke, dan persoalan mengenai tekanan darah dan pembuluh darah bisa diatasi.

Namun, disamping manfaatnya, bayam tetp memiliki keterbatasan. Kelemahan bayam terletak pada saat proses pengolahannya. Kita tidak boleh memasak sayur bayam dengan panci alumunium. Alumunium bisa menyebabkan racun karena bereaksi dengan zat besi yang terkandung di dalam bayam.

Lebih dari itu, kita juga tidak boleh mengonsumsi sayur bayam kalau sudah lewat dari lima jam sejak dimasak. Dan seperti sayuran lain, bayam juga tidak baik bila dimasak terlalu lama di atas api karena menyebabkan gizinya banyak yang terbuang.

Dan yang paling penting harus diperhatikan adalah mereka yang menderita asam urat dan rematik. Mereka tidak boleh mengasup sayur jenis ini karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan dan asam urat kambuh. Ini terjadi karena kandungan zat purin dalam bayam sangat tinggi. Purin inilah yang kemudian diubah menjadi asam urat dalam tubuh.

Berbagai ramuan bayam
Selain dibuat sayur bening, kita bisa menggunakan bayam untuk keperluan pengobatan. Berikut ini beberapa ramuan bayam yang diambil dari berbagai sumber, salah satunya dari buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Bagian 2.

Sembelit, Sakit Gusi, Tukak Lambung
Bahan:
* seikat bayam
* sesendok madu

Cara membuat:
Cara I
Bersihkan bayam terlebih dahulu dan potonglah akarnya. Masukkan dalam juicer. Setelah itu minumlah jus sebanyak setengah liter sehari. Lakuakn selama beberapa hari.

Cara II
Setelah dicuci dan dipotong. giling bayam sampai halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Setelah itu diperas dan disaring. Minum tiga kali sehari, setiap kali setengah cangkir.

Asam, Eksim Kulit
Bahan:
* lima batang bayam duri
* lima gelas air

Cara membuat:
Potong-potonglah lima batang bayam, termasuk daun dan kembangnya. Rebus potongan itu menggunakan lima gelas air selama 7-10 menit. Air hasil rebusan tadi diminum tiga kali sehari. Untuk anak-anak, cukup diminum setengah gelas. orang dewasa satu gelas, dan bayi dua sendok makan saja.

Eksim
Bahan:
* Kain halus selebar kain sapu tangan
* satu ikat bayam

Cara membuat;
Rebus bayam sekitar seperempat jam. Setelah itu ambil bayam dan tinggalkan air rebusannya. Rendam kain dalam air rebusan bayam. Kompreslah bagian yang sakit eksim selama 20-30 menit. Lakukan sehari sekali.

Badan lemas, Cepat ngantuk dan Kurang bergairah
Bahan:
* 1 buah tomat
* 1/2 gelas susu nonfat
* 100 gram duan bayam
* 2 siung bawang putih

Cara membuat;
Masukkan semua bahan ke blender, tapi sebelumnya buang biji dan kulit ari tomat. Daun bayam diseduh dengan air panas. Bila terlalu kental, tambahkan air sedikit ke dalamnya. Minum tiga kali seminggu jus campuran itu. Bila kondisi membaik, porsi kurangi sebanyak sekali seminggu.

Perawatan kulit muka, kepala dan rambut
Bahan:
* Segenggam kunyit
* seikat daun bayam

Cara membuat:
Cara I
Bayam dibersihkan, baru diblender. Setelah itu peras dan ambil airnya. Ambil kunyit setelah dibersihkan. Potong kecil-kecil dan masukkan ke blender. Tambahkan air secukupnya. Peras kunyit dan tinggalkan air sarinya. Campur air sari kunyit dan bayam. Tambahkan dengan sedikit air hangat. Gunakan untuk mencuci muka atau keramas.

Cara II
Masukkan seikat bayam yang sudah dibersihkan ke dalam juicer. Gunakan jus bayam untuk menggosok seluruh bagian wajah Anda di sekitar sudut mata, dahi, bibir dan dagu. Lakukan perawatan ini selama 5 menit ketika bangun pagi dan malam hari menjelang tidur. Bila perlu bilaslah dengan air dingin.

Bronkitis, anemia, demam, keputihan, gangguan lever
Bahan:
* Seikat bayam
* sesendok madu

Cara membuat:
Masukkan bayam dalam blender dengan ditambah sedikit air matang. Peras hasil blenderan bayam dan tambahkan madu di dalamnya. Minum sehari sekali, satu gelas.

Disengat lebah, ulat bulu, lipan
Bahan:
Segenggam bayam
Cara membuat:
Memarkan bayam dan tempelkan pada bagian tubuh yang sakit atau gatal. Bisa juga dilengkapi dengan membuat jus bayam dan diminum sehari sekali satu cangkir.
Sumber: Senior

Belimbing Wuluh untuk batuk, sariawan, & pegal linu

Manfaat: untuk batuk rejan, sariawan, pegal linu

Batuk:
bagian yang digunakan bunga. Ambil segenggam bunga ditambah adas 1/4 sendok teh dan bawang merah dua buah, iris-iris dan bungkus dengan daun. Airnya diminum untuk satu kali porsi cangkir per hari.

Sariawan:
Ambil kurang lebih tiga buahnya. Dikunyah mentah-mentah. Bisa juga ditutulkan pada garam. Oleskan pada bagian yang mengalami sariawan.

Daun 1/2 genggam ditumbuk, tambah air matang sebanyak satu cangkir, peras lalu minum. Diminum dua kali sehari.
Sumber: Senior

Belimbing Wuluh untuk batuk, sariawan, & pegal linu

Manfaat: untuk batuk rejan, sariawan, pegal linu

Batuk:
bagian yang digunakan bunga. Ambil segenggam bunga ditambah adas 1/4 sendok teh dan bawang merah dua buah, iris-iris dan bungkus dengan daun. Airnya diminum untuk satu kali porsi cangkir per hari.

Sariawan:
Ambil kurang lebih tiga buahnya. Dikunyah mentah-mentah. Bisa juga ditutulkan pada garam. Oleskan pada bagian yang mengalami sariawan.

Daun 1/2 genggam ditumbuk, tambah air matang sebanyak satu cangkir, peras lalu minum. Diminum dua kali sehari.
Sumber: Senior

Biji Bunga Teratai, Untuk Stamina Hingga Menunda Penuaan

Biji bunga teratai merupakan bagian dari bunga yang dianggap sebagai lambang kesucian bagi umat Budha. Biji bunga teratai diyakini bisa menyembuhkan penyakit. Selain mendorong agar limpa sehat, membantu menghentikan diare, juga dapat memperkuat jantung dan ginjal..

Biji teratai atau yang dalam bahasa Cina disebut lian mi, berarti biji lotus, merupakan tanaman air yang mampu bertahan hidup cukup lama. Cirinya, bunga dan daun berdiri tegak di air.

Ketika bunga telah mekar, terbentuk kelopak biji yang berisi 20-30 lubang kecil. Pada setiap lubang tersembunyi satu buah biji.Kulit luar biji teratai ini keras dan berwarna hitam. Bila dibuka, tampak biji yang berwarna merah. Di dalamnya terdapat daging biji yang berwarna kuning pucat, berbulu, dan agak seperti bubuk.

Aroma biji ini tidak terlalu menyengat dan rasanya agak manis. Di tengah-tengah biji terdapat kecambah kecil warna hijau, yang biasanya disebut hati teratai, rasanya agak pahit.

Rasa kelopak bunganya manis dan mengandung astringen, zat yang menyebabkan pengerutan jaringan. Karena dapat mengurangi sekresi, daging buahnya baik untuk perawatan kulit.

Sifat biji bunga teratai tidak panas maupun dingin. Khasiatnya mendorong agar limpa sehat, membantu menghentikan diare, dan memperbaiki jantung serta ginjal.

Menghilangkan Panas
Rasa daging buah teratai pahit namun menyegarkan. Khasiatnya meredakan panas dalam perut, menghentikan pendarahan, dan mencegah keluarnya mani di malam hari.

Daging buah biji teratai mengandung karbohidrat, protein, minyak, kanji, kalsium, fosfor, dan besi. Daging biji teratai juga mengandung banyak alkaloid, glukosida, dan sebagainya.

Menurut Dr. Setiawan Dalimartha, dokter yang banyak menggunakan resep tanaman obat dan metode holistik dalam menangani pasiennya, sifat khas dari biji bunga teratai ialah mendinginkan. “Salah satu kegunaan biji teratai ini ialah menghilangkan panas dalam di lambung, serta mengeluarkan panas dan lembab dari usus,” kata Dr. Setiawan.

Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Bogor, mengingatkan bahwa penggunaan biji teratai yang berlebihan bisa menyebabkan diare. Sebab, kandungan protein nabatinya sangat besar.
“Jadi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, untuk menyembuhkan penyakit, disarankan menuruti benar apa yang tertulis dalam resep,” ujar istri Putu Oka Sukanta, akupunturis dan pemilik Kebun Obat Taman Sringanis Bogor ini.

Kini biji bunga teratai mudah didapatkan di mana-mana, semisal di toko obat Cina atau toko ramuan khusus, termasuk di hypermarket dan pasar swalayan. Ada di antaranya yang sudah dalam bentuk terkupas rapi, ada pula yang masih seperti aslinya.
Pengobatan Penyakit Menggunakan Ramuan Biji Teratai

1. Mengembalikan stamina setelah sakit parah, mengembalikan tenaga karena kerja berlebihan, atau untuk mereka yang seusai melahirkan
Ambil 30 gram daging biji teratai, 30 gram gula merah, 30 gram anggur beras, dan dua telur ayam negeri. Aduk menjadi satu adonan, kukus. Makan setiap malam hingga keluhan berkurang.

2. Disentri berkepanjangan
Ambil 30 gram daging biji teratai, kukus hingga matang. Jemur dan tumbuk menjadi bubuk. Tambahkan pada menu makan sehari-hari. Lakukan tiga kali sehari.

3. Limpa dan perut melemah setelah diare A
mbil 120 gram daging biji teratai dan 120 gram beras. Secara terpisah, sangrai kedua bahan tersebut hingga berwarna kuning. Tumbuk hingga menjadi bubuk. Campur dengan 2 sendok teh gula pasir dan air matang. Kompreskan di daerah yang sakit.

4. Tekanan darah tinggi Ambil 1,5 gram biji teratai. Setelah dibersihkan hingga mendapatkan intinya, masukkan dalam mulut dan kunyah. Kemudian telan dengan minum air. Lakukan tiga kali sehari.

5. Mata merah dan bengkak, mata tegang, air mata sering keluar
Ambil 3 gram biji teratai dan 9 gram bunga seruni. Kumpulkan dalam kain bersih, kukus. Setelah agak dingin, kompreskan pada mata. Lakukan dua kali sehari, pagi dan malam hari.

6. Susah tidur
Siapkan 5-12 gram biji teratai, rendam, rebus dengan tiga gelas air hingga menjadi satu gelas. Setelah agak dingin, minum airnya dan bijinya dimakan. Lakukan hingga ada perubahan.

7. Depresi, stres, gelisah
Ambil 20 butir biji teratai, 15 gram biji lengkeng, 10 butir angco, dan 10 gram kim cim. Semuanya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah agak dingin, minum airnya. Biji teratai, angco, dan kim cim rebus bisa dimakan. Lakukan hingga keluhan berkurang.
8. Menunda penuaan Siapkan 30 gram biji teratai, 15 gram bunga teratai, dan 50 gram akar rimpang teratai yang telah dipotong-potong. Rebus semuanya bersama 25 gram beras merah sampai menjadi bubur. Selagi hangat, makan.

Catatan: Sebelum mencoba resep ini, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter atau terapis kesehatan untuk mencegah kontraindikasi. Sumber: Senior

Biji Bunga Teratai, Untuk Stamina Hingga Menunda Penuaan

Biji bunga teratai merupakan bagian dari bunga yang dianggap sebagai lambang kesucian bagi umat Budha. Biji bunga teratai diyakini bisa menyembuhkan penyakit. Selain mendorong agar limpa sehat, membantu menghentikan diare, juga dapat memperkuat jantung dan ginjal..

Biji teratai atau yang dalam bahasa Cina disebut lian mi, berarti biji lotus, merupakan tanaman air yang mampu bertahan hidup cukup lama. Cirinya, bunga dan daun berdiri tegak di air.

Ketika bunga telah mekar, terbentuk kelopak biji yang berisi 20-30 lubang kecil. Pada setiap lubang tersembunyi satu buah biji.Kulit luar biji teratai ini keras dan berwarna hitam. Bila dibuka, tampak biji yang berwarna merah. Di dalamnya terdapat daging biji yang berwarna kuning pucat, berbulu, dan agak seperti bubuk.

Aroma biji ini tidak terlalu menyengat dan rasanya agak manis. Di tengah-tengah biji terdapat kecambah kecil warna hijau, yang biasanya disebut hati teratai, rasanya agak pahit.

Rasa kelopak bunganya manis dan mengandung astringen, zat yang menyebabkan pengerutan jaringan. Karena dapat mengurangi sekresi, daging buahnya baik untuk perawatan kulit.

Sifat biji bunga teratai tidak panas maupun dingin. Khasiatnya mendorong agar limpa sehat, membantu menghentikan diare, dan memperbaiki jantung serta ginjal.

Menghilangkan Panas
Rasa daging buah teratai pahit namun menyegarkan. Khasiatnya meredakan panas dalam perut, menghentikan pendarahan, dan mencegah keluarnya mani di malam hari.

Daging buah biji teratai mengandung karbohidrat, protein, minyak, kanji, kalsium, fosfor, dan besi. Daging biji teratai juga mengandung banyak alkaloid, glukosida, dan sebagainya.

Menurut Dr. Setiawan Dalimartha, dokter yang banyak menggunakan resep tanaman obat dan metode holistik dalam menangani pasiennya, sifat khas dari biji bunga teratai ialah mendinginkan. “Salah satu kegunaan biji teratai ini ialah menghilangkan panas dalam di lambung, serta mengeluarkan panas dan lembab dari usus,” kata Dr. Setiawan.

Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Bogor, mengingatkan bahwa penggunaan biji teratai yang berlebihan bisa menyebabkan diare. Sebab, kandungan protein nabatinya sangat besar.
“Jadi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, untuk menyembuhkan penyakit, disarankan menuruti benar apa yang tertulis dalam resep,” ujar istri Putu Oka Sukanta, akupunturis dan pemilik Kebun Obat Taman Sringanis Bogor ini.

Kini biji bunga teratai mudah didapatkan di mana-mana, semisal di toko obat Cina atau toko ramuan khusus, termasuk di hypermarket dan pasar swalayan. Ada di antaranya yang sudah dalam bentuk terkupas rapi, ada pula yang masih seperti aslinya.
Pengobatan Penyakit Menggunakan Ramuan Biji Teratai

1. Mengembalikan stamina setelah sakit parah, mengembalikan tenaga karena kerja berlebihan, atau untuk mereka yang seusai melahirkan
Ambil 30 gram daging biji teratai, 30 gram gula merah, 30 gram anggur beras, dan dua telur ayam negeri. Aduk menjadi satu adonan, kukus. Makan setiap malam hingga keluhan berkurang.

2. Disentri berkepanjangan
Ambil 30 gram daging biji teratai, kukus hingga matang. Jemur dan tumbuk menjadi bubuk. Tambahkan pada menu makan sehari-hari. Lakukan tiga kali sehari.

3. Limpa dan perut melemah setelah diare A
mbil 120 gram daging biji teratai dan 120 gram beras. Secara terpisah, sangrai kedua bahan tersebut hingga berwarna kuning. Tumbuk hingga menjadi bubuk. Campur dengan 2 sendok teh gula pasir dan air matang. Kompreskan di daerah yang sakit.

4. Tekanan darah tinggi Ambil 1,5 gram biji teratai. Setelah dibersihkan hingga mendapatkan intinya, masukkan dalam mulut dan kunyah. Kemudian telan dengan minum air. Lakukan tiga kali sehari.

5. Mata merah dan bengkak, mata tegang, air mata sering keluar
Ambil 3 gram biji teratai dan 9 gram bunga seruni. Kumpulkan dalam kain bersih, kukus. Setelah agak dingin, kompreskan pada mata. Lakukan dua kali sehari, pagi dan malam hari.

6. Susah tidur
Siapkan 5-12 gram biji teratai, rendam, rebus dengan tiga gelas air hingga menjadi satu gelas. Setelah agak dingin, minum airnya dan bijinya dimakan. Lakukan hingga ada perubahan.

7. Depresi, stres, gelisah
Ambil 20 butir biji teratai, 15 gram biji lengkeng, 10 butir angco, dan 10 gram kim cim. Semuanya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah agak dingin, minum airnya. Biji teratai, angco, dan kim cim rebus bisa dimakan. Lakukan hingga keluhan berkurang.
8. Menunda penuaan Siapkan 30 gram biji teratai, 15 gram bunga teratai, dan 50 gram akar rimpang teratai yang telah dipotong-potong. Rebus semuanya bersama 25 gram beras merah sampai menjadi bubur. Selagi hangat, makan.

Catatan: Sebelum mencoba resep ini, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter atau terapis kesehatan untuk mencegah kontraindikasi. Sumber: Senior

Buah Merah, Si Multi Khasiat

Suatu malam di bulan Desember lalu, Rini de Fretes didatangai seorang wanita pengidap kanker payudara, yang sudah dalam tahap perdarahan. Setelah bertukar pengalaman, Rini memberi tamunya itu dua botol ekstrak buah merah berukuran 150 cc. Sehari setelah minum ramuan itu, wanitaitu melaporkan perdarahannya berhenti total.

Rini yang berprofesi sebagai seorang pengusaha rotan dan sering mondar-mandir Jakarta-Jayapura, merasa beruntung bertemu Drs. I Made Budi, MS, penemu khasiat buah merah bagi kesehatan. Lewat kontak yang itensif, Rini mendapat informasi perihal khasiat buah merah bagi kesehatan.

Awalnya ekstrak buah merah dibawanya sebatas untuk oleh-oleh. Namun, kini selain berdagang rotan, ia juga menjual ekstrak buah merah.Melalui buku yang ditulis I Made dan Ir, fendy R. Paimin tentang buah ini, Rini mampu menerangkan khasiat dan penggunaan buah merah bagi pengobatan aneka penyakit.

"Pembeli ekstrak buah merah terbanyak adalah pengidap kanker rahim, berikutnya kanker paru-paru dan lever. Urutan selanjutnya adalah penderita diabetes, prostat, asam urat, kanker tulang, keloid, stroke, dan wasir. Dari bulan November hingga januari saja sudah 200-an penderit yang membeli estrak buah merah ini," tutur Rini.

Menurut Rini, bulan Januari silam ia mendapat 12 pasien mengidap HIV positif. Beberapa di antaranya bahkan ada yang mengidap Acquired Immune Deficiency Syndromee (AIDS). Setelah mengonsumsi esktrak buah merah, beberapa di antara mereka yang mengidap HIV positif mengalami tanda-tanda perbaikan kondisi kesehatan.

Misalnya Virgo (bukan nama sebenarnya) yang mengalami penurunan berat badan dari 65 kg menjadi 30 kg. Namun, setelah sebulan mengonsumsi ekstrak buah merah dan sari daging, beratnya naik hingga 12 kg. Luka di sekujur tubuh akibat virus HIV juga mulai mengering.
Ibu Yop, tetangga Rini, mengalami pendarahan terus-menerus akibat kanker rahim stadium 3. Namun, setelah mengonsumsi esktrak buah ini selama sebulan, ia tak lagi mengalami perdarahan. Benjolannya pun mulai mengempis.

Ada juga penderita diabetes melitus yang dua ruas jari kakinya sudah diamputasi. Setelah munum 4 otol ekstrak buah merah, gula darahnya turun menjadi 300 dari semula 550. Luka bekas amputasi pun sudah mengering.

Kondisi pasien yang mengalami kanker otak dan sering pingsan pun berangsur-angsur membaik. Ia jarang pingsan lagi, bahkan tubuhnya yang mulai padat berisi.

Jenis pandanBuah merah termasuk jenis tanaman pandan-pandanan (pandanus). Ada sekitar 600 jenis tanaman yang tergolong pandanus, salah satunya buah merah ini. Buah ini termasuk dalam divisi spermatophyte, kelas angiospermae, subelas monocotyldonae, ordo pandanales, famili pandanceace, genus pandanus, dan spesies pandanus conoideus lam.

Tanaman ini termasuk terna berbentuk semak, perdu, atau pohon. Daunnya tunggal berbentuk lanset sungsang, berwarna hijau tua dan letaknya berseling. Batangnya bercabang banyak, tegak, bergetah dan berwarna coklat bercak putih.

Tinggi tanaman ini mencapai 16 m. Buahnya panjang dan memiliki bentuk silindris, ujung tumpul, dan pangkal menjantung. Panjang buahnya antara 96-102 cm dengan diameter 15-20 cm, bobot buahnya mencapai 7-8 kg. Warna buahnya merah bata saat muda dan merah terang saat matang.

Menurut I made dan Fendy, buah merah termasuk tanaman endemik dan habitatnya secara umum di hutan-hutan sekunder. Tanaman ini banyak ditemukan tumbuh liar di wilayah Papua. Beberapa tempat penyebaran di Papua yang paling dominan antar alain di Puncak Jaya, Timika, Tolikara, Sarmi, Manokwari, Jayawijaya, Jayapura, Nabire, Sorong, dan Yahukimo.

Secara tradisional buah merah dikonsumsi masyarakat Paua secara turun temurun sebagai sesajen di upacara-upacara adat sebagai persembahan keapda Sang Pencipta. Bagi masyarakat Papua, buah ono dikenal juga sebagai obat cacing, penyakit kulit, menghambat kebutaan, serta untuk meningkatkan stamina.

Kaya AntioksidanSenyawa aktif yang terkandung di dalam buah merah telah diteliti oleh I Made, pria yang menjadikan buah merah sebagai objek penelitian S-2. Menurut I Made, buah ini mengandung komposisi gizi lengkap yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan tersebut di antaranya betakaroten, tokoferol, dan asam lemak, seperti asam oleat, linoleat, linolenat dan dekanot.

Buah merah juga mengandung vitamin dan mineral esensial lengkap, yakni kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, vitamin C dan nialin. Total nilai karoten pada sari buah merah yang berwarna merah sebesar 12.000 ppm, betakaroten 700 ppm, dan tokoferolnya 11.000 ppm, sedangkan kandungan asam oleat 58 persen, asam linoleat 8,8 persen, dekanoat 2,0 persen.

Senyawa-senyawa aktif dalam buah merah berkhasiat sebagai obat. Misalnya betakaroten dan tokoferol dikenal sebagai senyawa antioksidan yang ampuh menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Tingginya kadar antioksidan menjadikan buah merah memilkiki efek antikanker yang kuat. Di dalam tubuh, antioksidan mampu menangkal dan memutus rantai radikal bebas, senyawa karsinogen penyebab kanker dan tumor. Betakaroten juga berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh, sedang tokoferol, selain menghasilkan sistem kekebalan tubuh, sedang tokoferal, selain menghasilkan sistem kekebalan tubuh, juga mampu menurunkan kolesterol LDL (jahat) dan meningkatkan HDL (baik).

Buah merah juga mengandung omega-0 dan omega-3 dalam dosis tinggi. Sebagai lemak tak jenuh, buah ini mudah dicerna dan diserap, sehingga melancarkan proses metabolisme dan membantu proses penyembuhan suatu penyakit. Asam lemak yang terkandung di buah ini merupakan antibiotik dan antivirus.

Menurut I Made, pengamatan epidemiologi di masyarakat Papua yang telah mengonsumsi buah ini dalam jangka panjang, jarang ditemui kejadian penyakit kulit, buta, gondok, kanker, stroke, jantung, dan darah tinggi. Kini lebih dari 1.000 pengidap kanker, tumor, ksita, gangguan lever, sorosis, diabetes, asam urat, darah tinggi, stroke, prostat, osteoporosis dan HIV/AIDS yang telah merasakan khasiat buah merah.

Hasil uji laboratorium darah terhadap penderita HIV/AIDS yang mengkonsumsi buah ini menunjukkan adanya kenaikan nilai CD4 (limfosit total). Nilai CD4 yang semula 100 meningkat menjadi 400 setelah enam bulan mengonsumsi sari buah ini. Hampir mendekati CD4 orang sehat yang di atas 450.

Penggunaan Estrak Buah Merah

1. Bagi mereka yang kelelahan, cukup mengonsumsi 1 sendok makan sehari, pagi atau sore.
2. Penderita asam urat, kolesterol, darah tinggi, stroke, dan badan linu, konsumsi dua kali sehari masing-masing 1 sendok makan. Badan terasa enak sehari sampai dua hari setelah minum.
3. Penderita kanker stadium 2-4 dianjurkan mengonsumsi 1 sendok makan 3 kali sehari sesudah makan.
4. Untuk penderita HIV/AIDS konsumsi 3 kali sehari 1 sendok makan dengan pedampingan konsumsi protein hewani.
5. Khusus untuk anak beurmur 2-5 tahum cukup 1 sendok teh sehari. Sebaiknya campur dengan madu.
6. Untuk penderita hepatitis dan sirosis hati 1 sendok teh 2 kali sehari, pagi dan malam, sesudah makan.
7. Untuk penderita diabetes, jantung, dan kanker paru-paru, 1 sendok makan sesudah makan pagi dan malam.

Jangan salah konsumsi
Menurut I Made, buah merah dapat diminum siapa saja, sebagai suplemen bagi tubuh. Anak-anak, orang dewasa, sakit, atau sehat bisa meminumnya karena buah ini kaya senyawa aktif yang diperlukan tubuh. Sari buah ini berfungsi sebagai pencegah penyakit untuk orang sehat dan penyembuh bagi yang sakit.

Untuk mereka yang sehat, I Made menyarankan konsumsi sari buah merah 1 kali sehari sebanyak satu sendok makan, sedangkan anak-anak cukup satu sendok teh. Penderita penyakit seperti kolesterol, hepatitis, darah tinggi, dan stroke dianjurkan minum satu sendok makan, 2 kali sehari, sedangkan pengidap kanker dan tumor satu sendok makan, 3 kali sehari.

Caranya, minum air terlebih dahulu, kemudian esktrak buah merah, setelah itu minum air kembali. Bagi yang merasa mual atau ingin muntah (bukan karena efek samping, tetapi ada orang-orang yang tidak biasa memakan sejenis minyak) setelah mengasup ekstrak buah merah sebaiknya tidak segera minum air. Cukup konsumsi makanan yang tidak menimbulkan rasa mual, misalnya kue, bubur, dan sejenisnya.

Kata I Made, buah merah tidak memiliki efek samping, jika diolah dengan cara benar. Jika salam dalam proses pengolahan, dampaknya sangat fatal. Dapat menggangu ginjal dengan ciri-ciri kaki bengkak, timbul keluhan diare, atau jantung berdebar-debar. Konsumen harus berhati-hati memilih produk yang benar demi menjaga keselamatan diri sendiri. Buah merah yang direkomendasikan untuk dikonsumsi berasal dari pegunungan.

Estrak buah merah murni, tanpa penambahan bahan lain, sangat sensitif terhadap panas. I Made menyarankan untuk menyimpannya di tempat yang sejuk, seperti kulkas. Menurut Rini, esktrak buah ini tidak akan basi meski disimpan di luar kulkas hingga tiga bulan. Bila diletakkan di kulkas, bahkan mampu bertahan hingga setahun.

sumber : senior

Buah Merah, Si Multi Khasiat

Suatu malam di bulan Desember lalu, Rini de Fretes didatangai seorang wanita pengidap kanker payudara, yang sudah dalam tahap perdarahan. Setelah bertukar pengalaman, Rini memberi tamunya itu dua botol ekstrak buah merah berukuran 150 cc. Sehari setelah minum ramuan itu, wanitaitu melaporkan perdarahannya berhenti total.

Rini yang berprofesi sebagai seorang pengusaha rotan dan sering mondar-mandir Jakarta-Jayapura, merasa beruntung bertemu Drs. I Made Budi, MS, penemu khasiat buah merah bagi kesehatan. Lewat kontak yang itensif, Rini mendapat informasi perihal khasiat buah merah bagi kesehatan.

Awalnya ekstrak buah merah dibawanya sebatas untuk oleh-oleh. Namun, kini selain berdagang rotan, ia juga menjual ekstrak buah merah.Melalui buku yang ditulis I Made dan Ir, fendy R. Paimin tentang buah ini, Rini mampu menerangkan khasiat dan penggunaan buah merah bagi pengobatan aneka penyakit.

"Pembeli ekstrak buah merah terbanyak adalah pengidap kanker rahim, berikutnya kanker paru-paru dan lever. Urutan selanjutnya adalah penderita diabetes, prostat, asam urat, kanker tulang, keloid, stroke, dan wasir. Dari bulan November hingga januari saja sudah 200-an penderit yang membeli estrak buah merah ini," tutur Rini.

Menurut Rini, bulan Januari silam ia mendapat 12 pasien mengidap HIV positif. Beberapa di antaranya bahkan ada yang mengidap Acquired Immune Deficiency Syndromee (AIDS). Setelah mengonsumsi esktrak buah merah, beberapa di antara mereka yang mengidap HIV positif mengalami tanda-tanda perbaikan kondisi kesehatan.

Misalnya Virgo (bukan nama sebenarnya) yang mengalami penurunan berat badan dari 65 kg menjadi 30 kg. Namun, setelah sebulan mengonsumsi ekstrak buah merah dan sari daging, beratnya naik hingga 12 kg. Luka di sekujur tubuh akibat virus HIV juga mulai mengering.
Ibu Yop, tetangga Rini, mengalami pendarahan terus-menerus akibat kanker rahim stadium 3. Namun, setelah mengonsumsi esktrak buah ini selama sebulan, ia tak lagi mengalami perdarahan. Benjolannya pun mulai mengempis.

Ada juga penderita diabetes melitus yang dua ruas jari kakinya sudah diamputasi. Setelah munum 4 otol ekstrak buah merah, gula darahnya turun menjadi 300 dari semula 550. Luka bekas amputasi pun sudah mengering.

Kondisi pasien yang mengalami kanker otak dan sering pingsan pun berangsur-angsur membaik. Ia jarang pingsan lagi, bahkan tubuhnya yang mulai padat berisi.

Jenis pandanBuah merah termasuk jenis tanaman pandan-pandanan (pandanus). Ada sekitar 600 jenis tanaman yang tergolong pandanus, salah satunya buah merah ini. Buah ini termasuk dalam divisi spermatophyte, kelas angiospermae, subelas monocotyldonae, ordo pandanales, famili pandanceace, genus pandanus, dan spesies pandanus conoideus lam.

Tanaman ini termasuk terna berbentuk semak, perdu, atau pohon. Daunnya tunggal berbentuk lanset sungsang, berwarna hijau tua dan letaknya berseling. Batangnya bercabang banyak, tegak, bergetah dan berwarna coklat bercak putih.

Tinggi tanaman ini mencapai 16 m. Buahnya panjang dan memiliki bentuk silindris, ujung tumpul, dan pangkal menjantung. Panjang buahnya antara 96-102 cm dengan diameter 15-20 cm, bobot buahnya mencapai 7-8 kg. Warna buahnya merah bata saat muda dan merah terang saat matang.

Menurut I made dan Fendy, buah merah termasuk tanaman endemik dan habitatnya secara umum di hutan-hutan sekunder. Tanaman ini banyak ditemukan tumbuh liar di wilayah Papua. Beberapa tempat penyebaran di Papua yang paling dominan antar alain di Puncak Jaya, Timika, Tolikara, Sarmi, Manokwari, Jayawijaya, Jayapura, Nabire, Sorong, dan Yahukimo.

Secara tradisional buah merah dikonsumsi masyarakat Paua secara turun temurun sebagai sesajen di upacara-upacara adat sebagai persembahan keapda Sang Pencipta. Bagi masyarakat Papua, buah ono dikenal juga sebagai obat cacing, penyakit kulit, menghambat kebutaan, serta untuk meningkatkan stamina.

Kaya AntioksidanSenyawa aktif yang terkandung di dalam buah merah telah diteliti oleh I Made, pria yang menjadikan buah merah sebagai objek penelitian S-2. Menurut I Made, buah ini mengandung komposisi gizi lengkap yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan tersebut di antaranya betakaroten, tokoferol, dan asam lemak, seperti asam oleat, linoleat, linolenat dan dekanot.

Buah merah juga mengandung vitamin dan mineral esensial lengkap, yakni kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, vitamin C dan nialin. Total nilai karoten pada sari buah merah yang berwarna merah sebesar 12.000 ppm, betakaroten 700 ppm, dan tokoferolnya 11.000 ppm, sedangkan kandungan asam oleat 58 persen, asam linoleat 8,8 persen, dekanoat 2,0 persen.

Senyawa-senyawa aktif dalam buah merah berkhasiat sebagai obat. Misalnya betakaroten dan tokoferol dikenal sebagai senyawa antioksidan yang ampuh menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Tingginya kadar antioksidan menjadikan buah merah memilkiki efek antikanker yang kuat. Di dalam tubuh, antioksidan mampu menangkal dan memutus rantai radikal bebas, senyawa karsinogen penyebab kanker dan tumor. Betakaroten juga berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh, sedang tokoferol, selain menghasilkan sistem kekebalan tubuh, sedang tokoferal, selain menghasilkan sistem kekebalan tubuh, juga mampu menurunkan kolesterol LDL (jahat) dan meningkatkan HDL (baik).

Buah merah juga mengandung omega-0 dan omega-3 dalam dosis tinggi. Sebagai lemak tak jenuh, buah ini mudah dicerna dan diserap, sehingga melancarkan proses metabolisme dan membantu proses penyembuhan suatu penyakit. Asam lemak yang terkandung di buah ini merupakan antibiotik dan antivirus.

Menurut I Made, pengamatan epidemiologi di masyarakat Papua yang telah mengonsumsi buah ini dalam jangka panjang, jarang ditemui kejadian penyakit kulit, buta, gondok, kanker, stroke, jantung, dan darah tinggi. Kini lebih dari 1.000 pengidap kanker, tumor, ksita, gangguan lever, sorosis, diabetes, asam urat, darah tinggi, stroke, prostat, osteoporosis dan HIV/AIDS yang telah merasakan khasiat buah merah.

Hasil uji laboratorium darah terhadap penderita HIV/AIDS yang mengkonsumsi buah ini menunjukkan adanya kenaikan nilai CD4 (limfosit total). Nilai CD4 yang semula 100 meningkat menjadi 400 setelah enam bulan mengonsumsi sari buah ini. Hampir mendekati CD4 orang sehat yang di atas 450.

Penggunaan Estrak Buah Merah

1. Bagi mereka yang kelelahan, cukup mengonsumsi 1 sendok makan sehari, pagi atau sore.
2. Penderita asam urat, kolesterol, darah tinggi, stroke, dan badan linu, konsumsi dua kali sehari masing-masing 1 sendok makan. Badan terasa enak sehari sampai dua hari setelah minum.
3. Penderita kanker stadium 2-4 dianjurkan mengonsumsi 1 sendok makan 3 kali sehari sesudah makan.
4. Untuk penderita HIV/AIDS konsumsi 3 kali sehari 1 sendok makan dengan pedampingan konsumsi protein hewani.
5. Khusus untuk anak beurmur 2-5 tahum cukup 1 sendok teh sehari. Sebaiknya campur dengan madu.
6. Untuk penderita hepatitis dan sirosis hati 1 sendok teh 2 kali sehari, pagi dan malam, sesudah makan.
7. Untuk penderita diabetes, jantung, dan kanker paru-paru, 1 sendok makan sesudah makan pagi dan malam.

Jangan salah konsumsi
Menurut I Made, buah merah dapat diminum siapa saja, sebagai suplemen bagi tubuh. Anak-anak, orang dewasa, sakit, atau sehat bisa meminumnya karena buah ini kaya senyawa aktif yang diperlukan tubuh. Sari buah ini berfungsi sebagai pencegah penyakit untuk orang sehat dan penyembuh bagi yang sakit.

Untuk mereka yang sehat, I Made menyarankan konsumsi sari buah merah 1 kali sehari sebanyak satu sendok makan, sedangkan anak-anak cukup satu sendok teh. Penderita penyakit seperti kolesterol, hepatitis, darah tinggi, dan stroke dianjurkan minum satu sendok makan, 2 kali sehari, sedangkan pengidap kanker dan tumor satu sendok makan, 3 kali sehari.

Caranya, minum air terlebih dahulu, kemudian esktrak buah merah, setelah itu minum air kembali. Bagi yang merasa mual atau ingin muntah (bukan karena efek samping, tetapi ada orang-orang yang tidak biasa memakan sejenis minyak) setelah mengasup ekstrak buah merah sebaiknya tidak segera minum air. Cukup konsumsi makanan yang tidak menimbulkan rasa mual, misalnya kue, bubur, dan sejenisnya.

Kata I Made, buah merah tidak memiliki efek samping, jika diolah dengan cara benar. Jika salam dalam proses pengolahan, dampaknya sangat fatal. Dapat menggangu ginjal dengan ciri-ciri kaki bengkak, timbul keluhan diare, atau jantung berdebar-debar. Konsumen harus berhati-hati memilih produk yang benar demi menjaga keselamatan diri sendiri. Buah merah yang direkomendasikan untuk dikonsumsi berasal dari pegunungan.

Estrak buah merah murni, tanpa penambahan bahan lain, sangat sensitif terhadap panas. I Made menyarankan untuk menyimpannya di tempat yang sejuk, seperti kulkas. Menurut Rini, esktrak buah ini tidak akan basi meski disimpan di luar kulkas hingga tiga bulan. Bila diletakkan di kulkas, bahkan mampu bertahan hingga setahun.

sumber : senior

Daun Mint Pemulih Rasa Segar

Penggunaan daun mint sudah berlangsung sejak berabad silam. Pada abad ke-14 misalnya, daun mint sudah dipakai sebagai ahan pemutih gigi. Minyak destilasinya digunakan sebagai penambah rasa sejuk pada pasta gigi. Selain itu, mint dapat pula digunakan untuk meredakan rasa lelah dan penat.
Berbagai ramuan mint:Berbabagai ramuan mint dari buku The Herb Library, Mint, karangan Kate Ferry Swainson berikut mudah dipraktekkan. Hanya saja, secara umum, penggunaannya lebih banyak berupa minyak esensial. Untuk mendapatkan minyak esensial tersebut, ANda bisa mencarinya di tempat-tempat yang menjual produk aromaterapi.

Ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli naturopati atau homeopati sebelum Anda mencoba menggunakan produk tsb.

Sirup untuk mengatasi flu
Campur dua cangkir air mendidih dengan empat sendok makan (sdm) daun mint segar. Dinginkan, lalu saring. Kemudian taruh pada panci dengan menambahkan enam sdm gula. Panaskan hingga tercampur rata dan mengental.

Meredakan dada sesak
Untuk menghangatkan dada, campurkan satu sendok teh (sdt) minyak almond dengan lima tetes minyak peppermint esensial, minyak eucalyptus, dan minyak thyme. Balurkan campuran minyak tersebut pada dada dan punggung saat menjelang tidur, untuk meredakan pilek.

Rileksasi
Tambahkan 2-5 tetes minyak esensial mint dalam air mandi. Anda bisa berendam dengan air tersebut selama beberapa saat. Campuran ini bisa membuat tubuh rileks dan mengatasi kelelahan.

Diare
Untuk mengatasi diare pada anak, coba balurkan satu tetes minyak esensial spearmint, lavender, dan sedikit minyak almond pada perut. Bisa juga dengan minum satu cangkir teh mint atau kompres perut dengan peppermint hangat.

Demam
Memberikan rasa nyaman saat anak Anda demam, dengan minum sedikit teh rasa mint. Untuk memberi rasa sejuk, usap bagian wajah dan tangan anak dengan teh mint dingin.

Pusing dan pingsan

* Karena efeknya menyegarkan, mint sangat baik digunakan untuk orang yang merasa pusing. * Untuk orang yang pingsan, bungkus segenggam daun mint segar dengan sapu tangan, lalu angin-anginkan pada hidungnya.

Tidak bisa tidur
Pijat tubuh dengan campuran 1,5 sdm minyak almond manis dan satu tetes minyak esensial mint. Minum teh spearmint yang ditambah sedikit madu juga bisa mmebantu Anda agar bisa tidur.

Kram
Campurkan dua tetes minyak esensial pennyroyal dengan satu sdm minyak almond dan balurkan pada bagian yang sakit. Alternatif lain adalah dengan menghancurkan daun pennyroyal segar dan membalurkannya pada bagian yang sakit.

Untuk membuat tisane atau teh

* Masukkan 85 gram daun mint segar dalam teko teh. Campur dengan dua cangkir air mendidih, kemudian tutup agar aromanya tidak hilang. Diamkan selama 10 menit, lalu saring, dan siap diminum. Jumlah ini digunakan untuk tiga dosis. Untuk satu cangkir, masukkan tga sdt daun mint dalam secangkir air mendidih.
* Standar untuk membuat larutan, tuang satu cangkir air mendidih pada seperempat cangkir daun mint segar. Diamkan selama lima menitm, saring dan minum. Jika menggunakan daun mint kering, gunakan dua sdt yang dicampur dengan satu cangkir air mendidih. Anda bisa menambahkan madu atau jeruk lemon segar untuk memperkuat rasa.

Sumber: Senior

Daun Mint Pemulih Rasa Segar

Penggunaan daun mint sudah berlangsung sejak berabad silam. Pada abad ke-14 misalnya, daun mint sudah dipakai sebagai ahan pemutih gigi. Minyak destilasinya digunakan sebagai penambah rasa sejuk pada pasta gigi. Selain itu, mint dapat pula digunakan untuk meredakan rasa lelah dan penat.
Berbagai ramuan mint:Berbabagai ramuan mint dari buku The Herb Library, Mint, karangan Kate Ferry Swainson berikut mudah dipraktekkan. Hanya saja, secara umum, penggunaannya lebih banyak berupa minyak esensial. Untuk mendapatkan minyak esensial tersebut, ANda bisa mencarinya di tempat-tempat yang menjual produk aromaterapi.

Ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli naturopati atau homeopati sebelum Anda mencoba menggunakan produk tsb.

Sirup untuk mengatasi flu
Campur dua cangkir air mendidih dengan empat sendok makan (sdm) daun mint segar. Dinginkan, lalu saring. Kemudian taruh pada panci dengan menambahkan enam sdm gula. Panaskan hingga tercampur rata dan mengental.

Meredakan dada sesak
Untuk menghangatkan dada, campurkan satu sendok teh (sdt) minyak almond dengan lima tetes minyak peppermint esensial, minyak eucalyptus, dan minyak thyme. Balurkan campuran minyak tersebut pada dada dan punggung saat menjelang tidur, untuk meredakan pilek.

Rileksasi
Tambahkan 2-5 tetes minyak esensial mint dalam air mandi. Anda bisa berendam dengan air tersebut selama beberapa saat. Campuran ini bisa membuat tubuh rileks dan mengatasi kelelahan.

Diare
Untuk mengatasi diare pada anak, coba balurkan satu tetes minyak esensial spearmint, lavender, dan sedikit minyak almond pada perut. Bisa juga dengan minum satu cangkir teh mint atau kompres perut dengan peppermint hangat.

Demam
Memberikan rasa nyaman saat anak Anda demam, dengan minum sedikit teh rasa mint. Untuk memberi rasa sejuk, usap bagian wajah dan tangan anak dengan teh mint dingin.

Pusing dan pingsan

* Karena efeknya menyegarkan, mint sangat baik digunakan untuk orang yang merasa pusing. * Untuk orang yang pingsan, bungkus segenggam daun mint segar dengan sapu tangan, lalu angin-anginkan pada hidungnya.

Tidak bisa tidur
Pijat tubuh dengan campuran 1,5 sdm minyak almond manis dan satu tetes minyak esensial mint. Minum teh spearmint yang ditambah sedikit madu juga bisa mmebantu Anda agar bisa tidur.

Kram
Campurkan dua tetes minyak esensial pennyroyal dengan satu sdm minyak almond dan balurkan pada bagian yang sakit. Alternatif lain adalah dengan menghancurkan daun pennyroyal segar dan membalurkannya pada bagian yang sakit.

Untuk membuat tisane atau teh

* Masukkan 85 gram daun mint segar dalam teko teh. Campur dengan dua cangkir air mendidih, kemudian tutup agar aromanya tidak hilang. Diamkan selama 10 menit, lalu saring, dan siap diminum. Jumlah ini digunakan untuk tiga dosis. Untuk satu cangkir, masukkan tga sdt daun mint dalam secangkir air mendidih.
* Standar untuk membuat larutan, tuang satu cangkir air mendidih pada seperempat cangkir daun mint segar. Diamkan selama lima menitm, saring dan minum. Jika menggunakan daun mint kering, gunakan dua sdt yang dicampur dengan satu cangkir air mendidih. Anda bisa menambahkan madu atau jeruk lemon segar untuk memperkuat rasa.

Sumber: Senior

Tuesday, August 19, 2008

Jahe Merah, Supaya Bugar dan Bergairah

Sebagai bahan obat tradisional, jahe merah banyak dipilih karena memberikan rasa pahit dan pedas lebih tinggi dibanding jenis jahe lain.
Khasiat umumnya adalah menambah nafsu makan dan menghangatkan badan. Karena pengaruh inilah orang cepat merasa bugar dan gairah seksnya segera memuncak alias makantar-kantar.

Selain ukurannya lebih kecil dibanding dua jenis jahe lain, yakni jahe emprit dan gajah, warna kulit jahe merah juga berbeda. Kulitnya berwarna merah muda, dagingnya sedikit cokelat, dan memiliki serat lebih kasar.

Tanaman ini lebih dikenal berkhasiat sebagai pencahar, antirematik, dan peluruh masuk angin. Rimpang jahe merah mengandung minyak asiri yang terdiri dari zingeberin, kamfena, lemonin, zingiberen, zingiberal, gingeral, dan shogool. Kandungan lainnya, yakni minyak damar, pati, asam organik, asam malat, asam aksolat, dan gingerin.

Khasiat umumnya menghangatkan badan, penambah nafsu makan, peluruh keringat, serta mencegah dan mengobati masuk angin. Di samping itu, juga berguna untuk mengatasi radang tenggorokan (bronkitis), rematik, sakit pinggang, lemah syahwat, nyeri lambung, meningkatkan stamina, meredakan asma, mengobati pusing, nyeri otot, ejakulasi dini, dan melancarkan air susu ibu.

Bentuk Tanduk
Hingga saat ini memang belum ada penelitian tentang khasiat jahe merah untuk mengatasi asma. Namun, menurut DR. Suwijiyo Pramono, ahli fitofarmaka dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, kemungkinan rasa hangat karena kandungan minyak asiri itulah yang menyebabkan rasa lega bagi penderita asma.

“Pada dasarnya jahe merah tidak memiliki kandungan zat yang bersifat bronko splasmolitika (zat pelega saluran napas). Kemungkinan lain efek antihistamin pada jahe yang menyebabkan asma mereda,” tutur doktor fitokimia lulusan Universite Toulose Perancis itu.

Namun, bagi Anda penderita asma sekaligus maag, sebaiknya menghindari konsumsi jahe merah. “Karena gingerolnya bisa bikin lambung panas dan iritasi,” ujar dosen Fakultas Farmasi UGM ini.

Tanaman bernama Latin Zingiber officinale ini memang kaya manfaat. Dibuat sebagai minuman juga menyegarkan. Nama genus Zingiber yang berbentuk tanduk diberikan karena rimpangnya mirip cula yang tumbuh di kepala badak.

Kata Zingiber sendiri diadopsi dari bahasa Arab, Zanjabil. Kitab suci Alquran pada surat Al Insaan ayat 17 juga menyebut-nyebut soal jahe. Kurang lebih isinya: “Di dalam surga itu mereka diberi segelas minuman yang campurannya jahe.”

Produk olahan jahe merah kini telah dijual bebas di pasaran. Bentuknya berupa rajangan kering atau simplisia, jahe instan, serbuk jahe, sirop jahe, dan permen, sehingga memudahkan Anda untuk menikmatinya.

Beberapa Ramuan Jahe Merah

1. Untuk Atasi Rematik
Ramuan 1:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, temulawak 20 gram, cabe jawa 20 gram, kumis kucing 30 gram, daun komfrey 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas.

Semua bahan dicuci bersih, rajang atau diiris tipis, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring. Minum 2 kali pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Agar rasanya lebih segar, tambahkan 2 sendok makan madu dan perasan jeruk nipis.

Ramuan 2:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun dewa segar 30 gram, irisan kering mahkota dewa 20 gram, daun meniran segar 30 gram, daun sendok 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas.
Semua bahan dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil-kecil, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring. Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Bila suka, tambahkan madu.

2. Untuk Atasi Keropos Tulang
Siapkan jahe merah segar 20 gram, kacang hijau 30 gram, biji cengkih 10 gram, kapulaga 10 gram, merica 15 gram, kayumanis 20 gram, dan air 4 gelas.

Bahan-bahan dicuci bersih dan dilumatkan atau dimemarkan. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian disaring. Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. Agar rasanya nikmat, bisa ditambahkan 2 sendok makan madu.

3. Untuk Atasi Asma
Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun sambiloto 30 gram, daun randu 30 gram, daun lampes 20 gram, dan air untuk minum 4 gelas. Semua bahan setelah dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, lalu saring.

Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. agar rasanya segar, bisa ditambahkan madu dan perasan jeruk nipis.

4. Untuk Atasi Stroke
Siapkan jahe merah 20 gram, mengkudu 40 gram, pule pandak 20 gram, daun dewa 30 gram, daun ciremai 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Setelah semua dicuci, dirajang atau diiris. Rebus dengan air 4 gelas hingga air rebusan tersisa 1,5 (satu setengah) gelas, kemudian saring. Minum tiga kali pada pagi, siang, dan sore setelah makan. Sekali minum (setengah) gelas.

5. Menambah Gairah Seks
Siapkan jahe merah 15 gram, gingseng 30 gram, cabe jawa 20 gram, lada hitam 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Semua bahan dicuci, direbus hingga air rebusan tersisa 2 gelas kemudian disaring. Minum 2 kali pada pagi dan sore. Sekali minum 1 gelas. Bisa tambahkan kuning telur 1 butir dan 2 sendok makan madu murni. Aduk hingga merata sebelum diminum.

Catatan: Agar lebih aman, tetaplah berkonsultasi dengan ahli tanaman obat atau ahli penyembuhan herbal.

Sumber: Senior

Jahe Merah, Supaya Bugar dan Bergairah

Sebagai bahan obat tradisional, jahe merah banyak dipilih karena memberikan rasa pahit dan pedas lebih tinggi dibanding jenis jahe lain.
Khasiat umumnya adalah menambah nafsu makan dan menghangatkan badan. Karena pengaruh inilah orang cepat merasa bugar dan gairah seksnya segera memuncak alias makantar-kantar.

Selain ukurannya lebih kecil dibanding dua jenis jahe lain, yakni jahe emprit dan gajah, warna kulit jahe merah juga berbeda. Kulitnya berwarna merah muda, dagingnya sedikit cokelat, dan memiliki serat lebih kasar.

Tanaman ini lebih dikenal berkhasiat sebagai pencahar, antirematik, dan peluruh masuk angin. Rimpang jahe merah mengandung minyak asiri yang terdiri dari zingeberin, kamfena, lemonin, zingiberen, zingiberal, gingeral, dan shogool. Kandungan lainnya, yakni minyak damar, pati, asam organik, asam malat, asam aksolat, dan gingerin.

Khasiat umumnya menghangatkan badan, penambah nafsu makan, peluruh keringat, serta mencegah dan mengobati masuk angin. Di samping itu, juga berguna untuk mengatasi radang tenggorokan (bronkitis), rematik, sakit pinggang, lemah syahwat, nyeri lambung, meningkatkan stamina, meredakan asma, mengobati pusing, nyeri otot, ejakulasi dini, dan melancarkan air susu ibu.

Bentuk Tanduk
Hingga saat ini memang belum ada penelitian tentang khasiat jahe merah untuk mengatasi asma. Namun, menurut DR. Suwijiyo Pramono, ahli fitofarmaka dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, kemungkinan rasa hangat karena kandungan minyak asiri itulah yang menyebabkan rasa lega bagi penderita asma.

“Pada dasarnya jahe merah tidak memiliki kandungan zat yang bersifat bronko splasmolitika (zat pelega saluran napas). Kemungkinan lain efek antihistamin pada jahe yang menyebabkan asma mereda,” tutur doktor fitokimia lulusan Universite Toulose Perancis itu.

Namun, bagi Anda penderita asma sekaligus maag, sebaiknya menghindari konsumsi jahe merah. “Karena gingerolnya bisa bikin lambung panas dan iritasi,” ujar dosen Fakultas Farmasi UGM ini.

Tanaman bernama Latin Zingiber officinale ini memang kaya manfaat. Dibuat sebagai minuman juga menyegarkan. Nama genus Zingiber yang berbentuk tanduk diberikan karena rimpangnya mirip cula yang tumbuh di kepala badak.

Kata Zingiber sendiri diadopsi dari bahasa Arab, Zanjabil. Kitab suci Alquran pada surat Al Insaan ayat 17 juga menyebut-nyebut soal jahe. Kurang lebih isinya: “Di dalam surga itu mereka diberi segelas minuman yang campurannya jahe.”

Produk olahan jahe merah kini telah dijual bebas di pasaran. Bentuknya berupa rajangan kering atau simplisia, jahe instan, serbuk jahe, sirop jahe, dan permen, sehingga memudahkan Anda untuk menikmatinya.

Beberapa Ramuan Jahe Merah

1. Untuk Atasi Rematik
Ramuan 1:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, temulawak 20 gram, cabe jawa 20 gram, kumis kucing 30 gram, daun komfrey 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas.

Semua bahan dicuci bersih, rajang atau diiris tipis, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring. Minum 2 kali pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Agar rasanya lebih segar, tambahkan 2 sendok makan madu dan perasan jeruk nipis.

Ramuan 2:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun dewa segar 30 gram, irisan kering mahkota dewa 20 gram, daun meniran segar 30 gram, daun sendok 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas.
Semua bahan dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil-kecil, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring. Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Bila suka, tambahkan madu.

2. Untuk Atasi Keropos Tulang
Siapkan jahe merah segar 20 gram, kacang hijau 30 gram, biji cengkih 10 gram, kapulaga 10 gram, merica 15 gram, kayumanis 20 gram, dan air 4 gelas.

Bahan-bahan dicuci bersih dan dilumatkan atau dimemarkan. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian disaring. Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. Agar rasanya nikmat, bisa ditambahkan 2 sendok makan madu.

3. Untuk Atasi Asma
Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun sambiloto 30 gram, daun randu 30 gram, daun lampes 20 gram, dan air untuk minum 4 gelas. Semua bahan setelah dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, lalu saring.

Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. agar rasanya segar, bisa ditambahkan madu dan perasan jeruk nipis.

4. Untuk Atasi Stroke
Siapkan jahe merah 20 gram, mengkudu 40 gram, pule pandak 20 gram, daun dewa 30 gram, daun ciremai 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Setelah semua dicuci, dirajang atau diiris. Rebus dengan air 4 gelas hingga air rebusan tersisa 1,5 (satu setengah) gelas, kemudian saring. Minum tiga kali pada pagi, siang, dan sore setelah makan. Sekali minum (setengah) gelas.

5. Menambah Gairah Seks
Siapkan jahe merah 15 gram, gingseng 30 gram, cabe jawa 20 gram, lada hitam 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Semua bahan dicuci, direbus hingga air rebusan tersisa 2 gelas kemudian disaring. Minum 2 kali pada pagi dan sore. Sekali minum 1 gelas. Bisa tambahkan kuning telur 1 butir dan 2 sendok makan madu murni. Aduk hingga merata sebelum diminum.

Catatan: Agar lebih aman, tetaplah berkonsultasi dengan ahli tanaman obat atau ahli penyembuhan herbal.

Sumber: Senior

Wednesday, August 13, 2008

Jeruk Nipis

Karena rasanya yang asam, jeruk nipis pantang dikonsumsi di waktu pagi. Alasannya, takut sakit perut. Padahal rasa asamnya tersebut justru berkhasiat menetralkan lambung.

Mengapa jeruk nipis menjadi begitu berharga tentunya tidak lepas dari manfaatnya. walaupun ukurannya kecil, jeruk nipis memiliki semua kandungan nutrisi yang dimiliki jeruk seperti vitamin C, senyawa limonin, dan hesperidin. Memiliki efek ekspektoran (mengencerkan lendir), antiseptik, antioksidan, antitoksik (mengeluarkan racun), diuretik (peluruh kencing), astringen (menciutkan) dan antiradang. Tapi melebihi jeruk manis, kandungan minyak atsiri jeruk nipis (limonin) jauh lebih tinggi.

Di dapur, reputasi jeruk nipis mendekati garam. Tapi gengsinya di dunia pengobatan lebih menarik. Tidak saja di Tanah Air yang merupakan daerah aalnya, tapi juga di Tiongkok, Arab, dan Amerika. Karena itulah sampai kini khasiat jeruk nipis terus diteliti.

Ramuan jeruk nipis

Radang amandel
Bahan:5 buah jeruk nipis, kulitnya saja4 gelas air
Cara membuat:Kulit jeruk diiris halus lalu rebus sampai airnya hanya tersisa 1 1/2 gelas. Dinginkan kemudian saring. Gunakan 1/2 gelas untuk berkumur dan sisanya untuk diminum pagi dan sore hari.

Batuk
Bahan:1 buah jeruk nipiskapur sirih secukupnya
Cara membuat:Jeruk nipis dibelah, lalu olesi dengan kapur sirih sampai rata. Panaskan jeruk nipis di atas api kecil sampai kulitnya berwarna kehitaman. Hangat-hangat peras jeruk nipis, minum.

Meningkatkan daya tahan tubuh
Bahan:1/2 buah jeruk nipis, iris menjadi 4 bagian2 gelas (500 cc) air1 sdm madu
Cara membuatnya:Rebus jeruk nipis sampai airya tersisa separuhnya. Bubuhi madu, lalu minum setelah hangat.

Otot tegang
Bahan:1 sdm air jeruk nipis1/2 sdt air
Cara menggunakannya:Campurkan kedua bahan lalu oleskan pada otot yang pegal.
Obat luka
Bahan:air jeruk nipis
Cara menggunakannya:Oleskan air jeruk nipis pada luka tergores.

Demam
Bahan:1 sdm air jeruk nipis1 lembar daun sirihair hangat secukupnya
Cara menggunakannya:Rems daun sirih dengan air hangat dan air jeruk nipis. Gunakan sebagai kompres.

Tapal sesudah melahirkan
Bahan:2 sdm air jeruk nipis2 sdm kapur sirih1 sdt minyak kayu putih
Cara menggunakannya:Campurkan semua bahan sehingga menyerupai krim. Oleskan pada perut. Lakukan setiap pagi dan sore selama 40 hari.
Sumber: Majalah Nirmala

Jeruk Nipis

Karena rasanya yang asam, jeruk nipis pantang dikonsumsi di waktu pagi. Alasannya, takut sakit perut. Padahal rasa asamnya tersebut justru berkhasiat menetralkan lambung.

Mengapa jeruk nipis menjadi begitu berharga tentunya tidak lepas dari manfaatnya. walaupun ukurannya kecil, jeruk nipis memiliki semua kandungan nutrisi yang dimiliki jeruk seperti vitamin C, senyawa limonin, dan hesperidin. Memiliki efek ekspektoran (mengencerkan lendir), antiseptik, antioksidan, antitoksik (mengeluarkan racun), diuretik (peluruh kencing), astringen (menciutkan) dan antiradang. Tapi melebihi jeruk manis, kandungan minyak atsiri jeruk nipis (limonin) jauh lebih tinggi.

Di dapur, reputasi jeruk nipis mendekati garam. Tapi gengsinya di dunia pengobatan lebih menarik. Tidak saja di Tanah Air yang merupakan daerah aalnya, tapi juga di Tiongkok, Arab, dan Amerika. Karena itulah sampai kini khasiat jeruk nipis terus diteliti.

Ramuan jeruk nipis

Radang amandel
Bahan:5 buah jeruk nipis, kulitnya saja4 gelas air
Cara membuat:Kulit jeruk diiris halus lalu rebus sampai airnya hanya tersisa 1 1/2 gelas. Dinginkan kemudian saring. Gunakan 1/2 gelas untuk berkumur dan sisanya untuk diminum pagi dan sore hari.

Batuk
Bahan:1 buah jeruk nipiskapur sirih secukupnya
Cara membuat:Jeruk nipis dibelah, lalu olesi dengan kapur sirih sampai rata. Panaskan jeruk nipis di atas api kecil sampai kulitnya berwarna kehitaman. Hangat-hangat peras jeruk nipis, minum.

Meningkatkan daya tahan tubuh
Bahan:1/2 buah jeruk nipis, iris menjadi 4 bagian2 gelas (500 cc) air1 sdm madu
Cara membuatnya:Rebus jeruk nipis sampai airya tersisa separuhnya. Bubuhi madu, lalu minum setelah hangat.

Otot tegang
Bahan:1 sdm air jeruk nipis1/2 sdt air
Cara menggunakannya:Campurkan kedua bahan lalu oleskan pada otot yang pegal.
Obat luka
Bahan:air jeruk nipis
Cara menggunakannya:Oleskan air jeruk nipis pada luka tergores.

Demam
Bahan:1 sdm air jeruk nipis1 lembar daun sirihair hangat secukupnya
Cara menggunakannya:Rems daun sirih dengan air hangat dan air jeruk nipis. Gunakan sebagai kompres.

Tapal sesudah melahirkan
Bahan:2 sdm air jeruk nipis2 sdm kapur sirih1 sdt minyak kayu putih
Cara menggunakannya:Campurkan semua bahan sehingga menyerupai krim. Oleskan pada perut. Lakukan setiap pagi dan sore selama 40 hari.
Sumber: Majalah Nirmala

Jeruk Purut (Citrus hystrixD.C.)

Banyak ditanam orang di pekarangan atau di kebun-kebun. Daunnya merupakan daun majemuk menyirip beranakdaun satu. Tangkai daun sebagaian melebar menyerupai anak daun. Helaian daun berbentuk bulat telur sampai lonjong, pangkal membundar atau tumpul, ujung tumpul sampai meruncing, tepi beringgit, panjang 8-15 cm, lebar 2-6 cm, kedua prmukaan licin dengan bintink-bintik kecil berwarna jernih, permukaan atas warnanya hijau tua agak mengkilap, permukaan bawah hijau muda atau kekuningan, buram, jika diremas baunnya harum.

Bungannya berbentuk bintang, berwarna putih kemerah-merahan atau putih kekuning-kuningan. bentuk buahnya bulat telur, kulitnya hijau berkerut, berbenjol-benjol, rasanya asam agak pahit.

Jeruk purut sering digunakan dalam masakan, pembuatan kue atau dibuat manisan. Jeruk purut dapat diperbanyak dengan cangkok dan biji.

Sifat dan KhasiatDaun jeruk purut berkhasiat stimulandan penyegar. Kulit buah berkhasiat stimulan, berbau khas aromatik, rasanya agak asin, kelat dan lama kelamaanagak pahit.
kandungan KimiaDaun mengandung tanin 1,8%, steroid triterpenoid dan minyak asiri 1-1,5% v/b

Kulit buah mengandung saponin, tanin 1%, steroid triterpenoid dan minyak asiri yang mengandung sitrat 2-2,5% v/b.

Bagian yang digunakan
Bagian yang digunakan adalah buah dan daun.

Indikasi
Buah jeruk purut digunakan untyuk mengatasi:
-Influenza
-Badan terasa lelah
-Rambut kepala yang bau (mewangikan kulit) dan
-Kulit bersisik dan mengalupas

Daun jeruk purut digunakan untuk mengatasi:
-Badan letih dan lemah sehabis sakit berat

Cara Pemakaian
Untuk obat yang diminum, sediakan 1-2 buah air jeruk purut yang telah masak, lalu minum.
Untuk pemakaian luar, belah jeruk purut menjadi 2-4 bagain, lalu gosokkan ke kulityang bersisik atau air perasan buahnya digunakan untuk membasahi rambut setelah keramas.

Contoh pemakaian

Influenza
Potong sebuah jeruk purut masak dan banyak airnya, lalu peras. Seduh air perasannya dengan 60cc air panas. Minum sekaligus selagi hangat.

Kulit bersisik dan mengelupas
Belah jeruk purut tua menjadi 2 bagian. Gosokkan pada kulit yang bersisik, kering dan mudah mengelupas di kulit kepala atau bagian lain dari tubuh. Lakukan satu kali sehari, malam sebelum tidur.

Mewangikan rambut kepala
Cuci 1 buah jeruk purut masak sampai bersih, lalu parut. Tambahkan 1 sendok makan air bersih, lalu remas dan saring. Gunakan air saringannya untuk menggosok rambutsetelah keramas.

Badan lelah setelah bekerja atau letih sehabis sakit berat
Sediakan 2 genggam daun jeruk purut segar. Rebus dalam 3 liter air sampai mendidih (selama 10 menit). Tuangkan ramuan tersebut ke dalam 1 ember air hangat dan gunakan untuk mandi.
Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Ind./Dr. Setiawan Dalimartha