Showing posts with label Masalah Seks Pada Pria. Show all posts
Showing posts with label Masalah Seks Pada Pria. Show all posts

Thursday, November 18, 2010

Ada apa dengan Rahasia Pria dan Wanita?

Banyak hal yang perlu diungkap terkait dengan seks pria dan wanita. Temukan rahasianya dikumpulan artikel berikut.



Rahasia Pria
2.            6 Hal yang Pengaruhi Seksualitas Pria
3.            10 Hal Turunkan Kemampuan Seks Pria
7.            Inilah Tanda-tanda Pria Sehat
8.            Kala Stres, Selera Pria Lebih "Nakal"
9.            Latihan Kegel untuk Pria
18.        Saat Pria Menua
28.        Masalah pada Sperma Pria
41.        Pria Gemuk Lebih Setia?

Rahasia Wanita
50.        Latihan Kegel untuk Wanita
78.        Wanita dan Orgasme
81.        10 'Zona Erogenous' Wanita

Ada apa dengan Penyakit dan Obat Seks?

Penyakit Seks...Aduh jangan sampai deh terkena...Berikut kumpulan artikel terkait keluhan kesehatan seputar hubungan intim...



2.            Antibiotik Sebabkan Keputihan?
3.            Pelumas Tingkatkan Risiko Infeksi HIV
4.            Teknik Mengatasi Vaginismus
5.            Kesibukan Ganggu Kesuburan
6.            Apakah Saya Homoseksual?
7.            Mengenal Lebih Jauh Kutil Kelamin
8.            Nyeri Waktu Bersenggama
9.            Kalau Terasa Nyeri Saat Sebadan

Tuesday, November 16, 2010

Bila Buah Pelir tak Sama Tinggi

“Saya seorang pemuda berumur 30 tahun, belum menikah. Rencananya saya akan menikah pada akhir tahun ini. Namun, beberapa bulan ini saya terganggu dengan kedaan buah pelir. Pada awalnya saya tidak pernah memperhatikan posisi buah pelir. Ternyata setelah saya perhatikan, buah pelir yang sebelah kiri lebih ke atas daripada yang kanan. Jadi dalam keadaan rileks, kedudukan buah pelir tidak sejajar. Apakah hal ini bisa berpengaruh terhadap kesuburan? Dapatkah diatasi supaya menjadi sejajar?

Saya juga mengalami kejadian yang cukup mengganggu. Kadang-kadang ketika sedang mengedan saat buang air besar, di lubang penis keluar cairan putih kental.
Apakah cairan itu adalah sperma? Apakah berbahaya? Apakah ada pengaruh terhadap kesuburan dan kemampuan seks? Apakah ada hubungannya dengan ejakulasi saya yang selalu cepat? Apakah keadaan ini harus dihilangkan dengan pengobatan atau dibiarkan saja?”
Pius, Yogya

Dalam Kantung
Pada umumnya dalam keadaan normal, letak buah pelir kanan dan kiri kurang lebih sama. Demikian juga volume dan kekenyalan keduanya. Namun, kadang-kadang terdapat variasi, sehingga terjadi perbedaan antara kedua buah pelir, baik posisi dan volumenya, asal masih berada dalam batas normal.

Meski demikian, kalau perbedaan itu sangat mencolok, apalagi di luar batas normal, berarti terjadi gangguan yang menyebabkannya. Kalau letak buah pelir Anda kanan dan kiri sangat jauh berbeda, berarti terjadi hambatan dalam penurunan pada bagian yang letaknya lebih tinggi.

Sebagai contoh, kalau buah pelir yang satu sudah berada di dalam kantong buah pelir, sedangkan yang satu lagi terletak di bagian atas dekat ke tubuh, dapat dipastikan telah terjadi hambatan dalam proses penurunan ke dalam kantung buah pelir. Dalam keadaan begini, mungkin terjadi gangguan kesuburan karena buah pelir yang posisinya lebih tinggi tidak dapat berfungsi sempurna dalam memproduksi sel-sel spermatozoa.

Namun, kalau keduanya sudah berada di dalam kantung buah pelir, pada umumnya fungsinya tidak terganggu walaupun tidak persis sama tinggi. Jadi Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan perbedaan letak kedua buah pelir Anda.

Cairan Kelenjar
Mengenai cairan yang keluar saat Anda mengedan, itu adalah cairan kelenjar kelamin. Peristiwa ini wajar terjadi, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Karena itu, peristiwa ini tidak memerlukan pengobatan dan biarkan saja terjadi.

Lebih jauh, keluarnya cairan kelenjar itu tidak ada kaitan dengan gangguan kesuburan dan fungsi seksual, khususnya ejakulasi dini. Artinya, walaupun mengeluarkan cairan itu, tidak berarti kesuburan Anda terganggu. Bukan pula berarti dapat mengakibatkan ejakulasi dini.

Bila mengalami ejakulasi dini, tentu bukan disebabkan Anda mengeluarkan cairan kelenjar kelamin ketika sedang mengedan. Ada penyebab tertentu yang mengakibatkan ejakulasi dini. Kalau Anda atau pasangan merasa terganggu dengan ejakulasi dini, tentu harus mendapat pengobatan untuk mengatasinya.

Konsultasi Seksologi dengan Prof. Wimpie Pangkahila, Sp.And (*) di Tabloid Gaya Hidup Sehat
(*) Seksolog dan Androlog dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali (Kompas,Selasa, 2 Desember 2008)

Buah Pelir, Kok Hilang?

“Anak saya laki-laki, kini berumur 6 tahun, tetapi belum punya buah pelir (testis). Waktu berumur 3 tahun pernah diperiksa oleh seorang dokter dan mendapat suntikan hormon. Setelah itu diperiksa lagi, katanya sudah ada buah pelir, tetapi masih kecil. Sebagai orangtua, saya cukup senang.

Beberapa waktu lalu, saat membaca tulisan dokter tentang perkembangan kelamin anak di rubrik ini, saya jadi teringat anak saya. Dia lalu saya periksakan ke dokter lain. Setelah di USG, dokter bilang anak saya tidak punya testis.

Mohon dijelaskan, ke mana testis anak saya yang dulu dikatakan masih kecil? Apakah bisa hilang begitu saja? Selama ini dia tidak pernah sakit serius, selain demam pilek. Apakah kalau tidak punya testis, anak saya bisa normal setelah dewasa kelak? Apakah anak saya akan mengalami gangguan seks?”
R.T., Makassar

Menyebabkan Mandul
Buah pelir (testis) awalnya berada di rongga panggul. Seiring perkembangan bayi, buah pelir mengalami penurunan masuk ke kantong buah pelir (scrotum). Ketika dilahirkan, umumnya buah pelir sudah berada di dalam kantong buah pelir dan dapat diraba dengan jelas.

Sekitar 2-3 persen bayi laki-laki belum mengalami penurunan buah pelir ketika dilahirkan. Penurunan terjadi kemudian sampai berumur satu tahun. Namun, masih saja ada sebagian kecil yang tidak mengalami penurunan, sehingga buah pelirnya hanya ada satu atau tidak ada sama sekali di dalam kantong buah pelirnya.

Anak yang mengalami hambatan penurunan seperti ini (cryptorchidism) harus mendapat pengobatan agar buah pelirnya turun dan masuk ke dalam scrotum. Kalau tidak, anak akan mengalami gangguan kesuburan atau kemandulan, dan dapat juga menderita gangguan fungsi seksual.

Salah satu cara pengobatan ialah dengan memberikan hormon karena penyebab yang sering ialah tidak berfungsinya hormon seks. Tentu saja penggunaan hormon harus tepat dengan mempertimbangkan agar buah pelir yang akan diturunkan ke dalam scrotum tetap berfungsi normal kemudian.

Segera Periksa
Kalau anak Anda telah mendapat pengobatan dan ternyata buah pelirnya sudah turun ke dalam scrotum, seharusnya dapat diketahui dengan pemeriksaan. Jadi kalau buah pelir sudah masuk dan berada di dalam scrotum, tak mungkin kemudian tidak ada. Kalau ternyata kini benar dinyatakan tidak ada buah pelir di dalam scrotum, berarti buah pelir memang belum masuk ke dalam scrotum.  

Kemungkinan lain ialah terjadi infeksi buah pelir yang kemudian menyebabkan buah pelir mengecil (atrofi). Kalau ini yang terjadi, buah pelir tetap masih ada, hanya saja ukurannya mengecil dan biasanya konsistensinya lebih keras. Lagipula kalau pernah mengalami infeksi, pasti terasa sakit pada buah pelir. Padahal, Anda menyatakan anak Anda tidak pernah mengalami sakit, selain demam pilek.  

Cara pengobatan lain ialah dengan operasi, yang bertujuan menurunkan buah pelir agar berada di dalam kantong buah pelir. Saya sarankan Anda membawa anak Anda untuk menjalani pemeriksaan, sebelum mendapat pengobatan atau tindakan operasi. Yang pasti, cryptorchidism jangan dibiarkan.

Source: Gaya Hidup Sehat, Kompas,Selasa, 11 Maret 2008

Testis Kecil, Apa Artinya?


 “Saya mau minta bantuan mengenai masalah yang saya hadapi saat ini. Saya sudah berumah tangga tujuh bulan, tetapi hingga kini belum ada tanda-tanda istri hamil, padahal kami berhubungan intim secara teratur.



Saya ingin mendapat penjelasan, apakah ada hubungan antara bulu rambut dan fungsi seksual? Tidak seperti pria dewasa pada umumnya, saya merasa mengalami kelainan. Kulit saya tidak ditumbuhi bulu. Kalaupun ada, sangat minim. Apakah saya kekurangan hormon dan apakah itu berpengaruh terhadap fungsi seks? Terus, bagaimana terapinya?

Saya merasa ukuran penis dan testis saya kecil. Testis saya ukurannya hanya sedikit di atas kelereng (diameter kurang dari 2 cm). Apakah itu normal? Adakah pengobatan yang bisa saya lakukan?”

S, Medan

Periksa sperma
Kalau Anda telah melakukan hubungan seksual secara teratur selama setahun tanpa kontrasepsi, tetapi istri belum juga hamil, berarti Anda dan istri termasuk pasangan yang tidak subur. Hubungan seksual yang teratur dalam konteks terjadinya kehamilan ialah dengan frekuensi dua kali dalam seminggu.

Kalau Anda melakukan hubungan seksual dengan istri baru dalam waktu tujuh bulan, berarti belum tergolong pasangan yang tidak subur. Meski begitu, baik sekali bila Anda sudah memerhatikan kehamilan yang belum terwujud ini.

Terjadinya kehamilan ditentukan oleh keadaan kesuburan pihak suami dan istri. Kalau salah satu pihak mengalami gangguan kesuburan, kehamilan akan terhambat. Apalagi kalau kedua belah pihak mengalami gangguan. Untuk mengetahui keadaan kesuburan, diperlukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium.

Untuk Anda, diperlukan pemeriksaan sperma sesuai dengan standar yang berlaku secara internasional. Dari pemeriksaan fisik, dapat diduga bagaimana keadaan kesuburan seorang pria, terutama dengan mengetahui bagaimana perkembangan organ seksual-reproduksinya.

Pria normal akan menunjukkan perkembangan organ seksual-reproduksi yang normal, yang meliputi perkembangan penis, buah pelir (testis), dan kelenjarnya. Juga tampak tanda-tanda perkembangan kelamin sekunder, seperti suara membesar, tumbuhnya rambut kelamin, rambut ketiak, dan rambut wajah.

Kekurangan testosteron
Pada keadaan kekurangan hormon testosteron, terjadi hambatan perkembangan tersebut sehingga organ seksual-reproduksi tidak berkembang. Jelas dapat dilihat penis dan buah pelir yang tidak berkembang, tekstur kulit tak jelas, suara bukan suara dewasa, serta rambut kelamin dan ketiak tidak tumbuh  

Rambut di kulit bukan tanda yang penting untuk menilai perkembangan seksual-reproduksi pria. Karena itu, Anda jangan khawatir atau merasa terganggu walaupun tidak mempunyai bulu di kulit.

Perkembangan penis dan buah pelir sangat penting sebagai petunjuk kesuburan pria. Ukuran buah pelir yang normal dapat ditentukan dengan alat ukur yang tersedia. Ukuran buah pelir yang kecil tidak normal berkaitan erat dengan keadaan kesuburan.

Namun, untuk memastikan keadaan kesuburan Anda, diperlukan pemeriksaan sperma. Hasil pemeriksaan kemudian dibandingkan dengan standar normal sperma.
Beberapa penyakit dapat mengakibatkan ukuran buah pelir mengecil dan tidak normal, yang juga berpengaruh pada kesuburan.

Di pihak lain, banyak pria yang merasa ukuran penisnya tidak normal, padahal sebenarnya normal. Perkembangan penis yang tidak normal pada umumnya disertai hambatan perkembangan lain, yaitu hambatan perkembangan buah pelir, rambut kelamin, otot, dan kulit.

Gangguan kesuburan dapat diberi pengobatan sesuai dengan keadaan kesuburan dan penyebabnya meski memang tidak semua dapat diatasi dengan baik. Kalau buah pelir telah mengalami kerusakan, apalagi sampai mengakibatkan ukurannya mengecil, biasanya tidak dapat diatasi lagi.

Saya sarankan Anda mendapat pemeriksaan dari dokter ahli andrologi untuk mengetahui normal-tidaknya organ seksual-reproduksi Anda dan bagaimana keadaan kesuburan Anda. @

Konsultasi djawab Prof DR dr Wimpie Pangkahila, Sp.And (Kompas,Rabu, 14/4/2010)

Monday, November 15, 2010

6 Hal yang Pengaruhi Seksualitas Pria


Pada dasarnya, kehidupan seksualitas pria terbangun atas 4 aspek yang saling terkait, yakni libido, ereksi, orgasme, dan resolusi. Nah, apa saja yang mempengaruhi keempat aspek tersebut? Inilah yang perlu dicermati

1. Kebugaran tubuh
Ini merupakan salah satu modal penting agar kehidupan seksual tetap prima. Mereka yang tidak bugar meski secara fisik mengaku sehat, bisa dipastikan loyo saat berintim-intim. Karenanya amat dianjurkan suami istri benar-benar menjaga kebugaran tubuhnya.

2. Pengalaman seksual
Yang paling membekas dan berpengaruh secara nyata adalah pengalaman seksual terakhir. Jika hubungan seksual terakhir diwarnai kekecewaan istri gara-gara suaminya mengalami ejakulasi dini, bisa dipastikan hubungan seksual berikutnya akan semakin bermasalah. Itu sebabnya setiap hubungan seksual seyogianya diusahakan paling berkualitas hingga meninggalkan kesan mendalam yang membuat suami atau istri mendamba lagi.

3. Hormon testoteron
Ini adalah hormon yang paling berperan dalam kehidupan seksual kaum adam. Begitu kadar hormon ini menurun, respon seksualnya pasti mengalami penurunan. Itulah mengapa, begitu ada gangguan ereksi, pria dianjurkan untuk memeriksakan kadar hormon testoteronnya yang normalnya harus di atas angka 600.

4. Usia
Dari segi usia, puncak kehidupan manusia adalah usia 30 tahun. Lewat usia itu semua organ tubuh, termasuk fungsi seksual, dipastikan mengalami penurunan. Tapi, asalkan bisa menjaga kualitas hidup, pertambahan usia tidak identik dengan kehampaan seksual.

5. Gaya hidup
Mereka yang gaya hidupnya buruk, besar kemungkinan kemampuan seksualnya pun akan menurun drastis begitu melewati usia 30 tahun. Untuk mempertahankannya, mau tak mau pria harus perbaiki gaya hidup. Antara lain jangan makan dengan porsi berlebih, cermati keseimbangan gizi, penuhi kecukupan tidur, olahraga dan kelola stres.

6. Penyakit
Penyakit apa pun pada dasarnya akan memengaruhi kualitas kehidupan seksual setiap pria. Akan tetapi penyakit yang paling mengganggu bahkan bisa sampai menindas kehidupan seks adalah infeksi kronis dan penyakit yang disebut dengan sindrom metabolisme, yaitu diabetes, obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi dan gangguan saraf.(Kompas,Rabu, 18/8/2010)

10 Hal Turunkan Kemampuan Seks Pria


Kemampuan seksual pria identik dengan ereksi. Begitu pentingnya kemampuan ini, sehingga banyak hal harus dijaga dan diperhatikan oleh para pria.

Berikut ini beberapa hal yang dapat memengaruhi kemunduran seksual pria, menurut Prof. Dr. Djoko Rahardjo, Sp.BU, dari Sub-bagian Urologi, Bagian Bedah Fakultas Kedokteran UI/RSCM:

1. Usia. Pria usia lanjut biasanya mengalami keadaan yang disebut andropause. Ini adalah masa di mana produksi testosteron berkurang.

2.Diabetes. Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah dan merusak saraf, termasuk pembuluh darah ke daerah reproduksi. Inilah yang menyebabkan terjadinya gangguan fungsi ereksi.

3. Hipertensi. Tekanan darah tinggi menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi kaku, sehingga lama kelamaan lumen pembuluh akan menyempit. Kejadian ini tidak hanya di bagian pembuluh jantung atau otak, melainkan juga di bagian genital. Akibatnya, aliran darah ke genital berkurang. Gangguan ereksi pun sangat mungkin terjadi.

4. Kadar kolesterol tinggi. Kolesterol yang terus-menerus tertimbun dalam pembuluh darah menyebabkan mengerasnya dan menyempitnya pembuluh darah. Penyempitan pada penis menyebabkan terjadinya kesulitan ereksi.

5. Gangguan saraf. Parkinson, kencing manis, stroke, dapat menyebabkan menurunnya fungsi saraf. Akibatnya, aktivitas neurotransmitter berkurang dan menurunkan rangsang saraf. Terjadilah gangguan ereksi.

6. Trauma. Trauma yang langsung mengenai daerah kemaluan akan merusak korpus kavernosum, saraf, dan pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan gangguan ereksi.

7. Faktor psikis. Stres entah karena fisik atau psikis mampu melelahkan mental dan menghambat kerja neurotransmitter, sehingga tidak terjadi rileksasi otot polos. Akibatnya, ereksi terganggu.

8. Penyakit infeksi. Infeksi kronis seperti TBC, HIV, hepatitis mengakibatkan kemunduran kerja neurotransmitter dan penurunan kadar estrogen yang kemudian menimbulkan turunnya libido.

9. Obat-obatan. Obat perangsang, narkotika, dan beberapa obat penurun tekanan darah dapat mengganggu kemampuan ereksi.

10. Merokok. Selain dapat memicu kanker paru, juga menyempitkan pembuluh darah.(Kompas,Selasa, 10/11/2009)
Kemampuan seksual pria identik dengan ereksi. Begitu pentingnya kemampuan ini, sehingga banyak hal harus dijaga dan diperhatikan oleh para pria.

Berikut ini beberapa hal yang dapat memengaruhi kemunduran seksual pria, menurut Prof. Dr. Djoko Rahardjo, Sp.BU, dari Sub-bagian Urologi, Bagian Bedah Fakultas Kedokteran UI/RSCM:

1. Usia. Pria usia lanjut biasanya mengalami keadaan yang disebut andropause. Ini adalah masa di mana produksi testosteron berkurang.

2.Diabetes. Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah dan merusak saraf, termasuk pembuluh darah ke daerah reproduksi. Inilah yang menyebabkan terjadinya gangguan fungsi ereksi.

3. Hipertensi. Tekanan darah tinggi menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi kaku, sehingga lama kelamaan lumen pembuluh akan menyempit. Kejadian ini tidak hanya di bagian pembuluh jantung atau otak, melainkan juga di bagian genital. Akibatnya, aliran darah ke genital berkurang. Gangguan ereksi pun sangat mungkin terjadi.

4. Kadar kolesterol tinggi. Kolesterol yang terus-menerus tertimbun dalam pembuluh darah menyebabkan mengerasnya dan menyempitnya pembuluh darah. Penyempitan pada penis menyebabkan terjadinya kesulitan ereksi.

5. Gangguan saraf. Parkinson, kencing manis, stroke, dapat menyebabkan menurunnya fungsi saraf. Akibatnya, aktivitas neurotransmitter berkurang dan menurunkan rangsang saraf. Terjadilah gangguan ereksi.

6. Trauma. Trauma yang langsung mengenai daerah kemaluan akan merusak korpus kavernosum, saraf, dan pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan gangguan ereksi.

7. Faktor psikis. Stres entah karena fisik atau psikis mampu melelahkan mental dan menghambat kerja neurotransmitter, sehingga tidak terjadi rileksasi otot polos. Akibatnya, ereksi terganggu.

8. Penyakit infeksi. Infeksi kronis seperti TBC, HIV, hepatitis mengakibatkan kemunduran kerja neurotransmitter dan penurunan kadar estrogen yang kemudian menimbulkan turunnya libido.

9. Obat-obatan. Obat perangsang, narkotika, dan beberapa obat penurun tekanan darah dapat mengganggu kemampuan ereksi.

10. Merokok. Selain dapat memicu kanker paru, juga menyempitkan pembuluh darah.(Kompas,Selasa, 10/11/2009)

Buat Pria, Sundress Lebih Seksi Ketimbang Lingerie


Lingerie dan bikini, adalah dua jenis pakaian yang menurut Anda pasti paling disukai pria. Bila tidak, tak mungkin serial Baywatch pernah dibilang sebagai guilty pleasure yang paling populer di kalangan pria.

Namun, seiring berjalannya waktu, Baywatch mungkin tak lagi terlihat seksi seperti dulu. Sekarang adalah eranya Megan Fox di Transformer, atau masanya Jessica Biel di The A Team, ketika yang mengintip sedikit itu lebih menggetarkan daripada yang diumbar habis-habisan. Jangan heran pula jika gaya girlie Kate Hudson atau Jessica Alba juga terlihat menggemaskan buat mereka.

Para pria kini bahkan berani menyatakan, perempuan yang memakai sundress, atau pakaian terusan berbahan ringan dan longgar, tampak lebih seksi daripada jika memakai lingerie. Bagaimana mungkin bisa begitu?

Menurut sebuah survei yang digelar oleh Cotton Incorporated, pria ternyata lebih memilih sundress dibandingkan semua jenis pakaian untuk berlibur.

"Secara historis, kebanyakan pria (34 persen) mengatakan, perempuan cantik itu kelihatan paling seksi kalau mengenakan baju terusan yang kasual. Kecenderungan itu meningkat ketika pria bertambah tua, terlihat bahwa 42 persen pria usia 55-70 tahun memilih perempuan yang mengenakan terusan santai ketimbang jeans atau gaun malam yang elegan," demikian komentar dari Cotton Incorporated.

Pada umumnya pria mengatakan bahwa baju terusan yang longgar dan berbahan ringan terlihat menarik karena kebanyakan bertali tipis. Hal ini menciptakan pemandangan sekitar pundak yang menurut mereka sangat "indah". Tentu, bila Anda kurang nyaman dengan model spaghetti straps, bisa memilih sundress dengan halter neck atau yang pundaknya lebih tertutup.

Sumber: CafeMom , Kompas, Selasa, 6/7/2010

Doyan Makan Ayam, Pria Bisa "Melambai"

Presiden Bolivia Evo Morales memperingatkan para pria untuk tidak terlalu sering menyantap daging ayam. Menurut Morales, pria yang keseringan mengonsumsi daging ayam berisiko mengalami masalah dengan rambut dan kejantanan mereka.

Pernyataan Morales itu diungkapkannya saat menghadiri suatu konferensi perubahan iklim, Rabu (21/4/2010). Ia menegaskan, praktik kecurangan yang dilakukan pihak industri dengan cara menyuntikkan hormon pada unggas adalah biang keladinya. "Hormon perempuan" yang disuntikkan itulah yang membuat para pria bermasalah dengan kejantanannya.

Ia juga mengingatkan kalau konsumsi daging ayam secara berlebihan untuk jangka panjang dapat membuat rambut pria mudah rontok dan menjadi botak. Tak lupa ia mengkritik negara-negara Barat dan menuduh negara-negara industri, termasuk Amerika Serikat yang telah menabur racun dalam makanan.

Namun begitu, peringatan Morales ini dinilai sudah tidak tepat lagi karena produsen daging ayam di Eropa dan AS atau banyak negara menyatakan telah melarang penggunaan hormon dalam ternak sejak beberapa tahun lalu.

Pernyataan Morales juga memicu protes dari berbagai pihak, termasuk kubu oposisi dan komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transeksual (LGBT). Presiden Komunitas LGBT Argentina, Cesar Cigliutti, menilai pernyataan Morales tidak berdasar.

"Sungguh absurd untuk berpikir bahwa menyantap ayam yang mengandung hormon dapat mengubah orientasi seksual seseorang. Dengan mengikuti alasan tersebut, jika kita menyuntikkan hormon pria pada ayam dan menyuruh kaum homoseksual memakannya, maka dia akan berubah menjadi heteroseksual," ujarnya.

Ribuan aktivis lingkungan, pemuka adat, dan pakar ekologi ikut ambil bagian dalam konferensi selama tiga hari di Bolivia yang memfokuskan pada negara-negara termiskin. Negara-negara ini disebut-sebut tidak didengar aspirasinya dalam konferensi resmi yang disponsori PBB di Kopenhagen, Desember lalu.

Sumber: AFP ,Kompas, Kamis, 22/4/2010

Inilah Tanda-tanda Pria Sehat


Bila selama ini waktu kita banyak dihabiskan untuk mengkhawatirkan penyakit dan gejalanya, mungkin kini saatnya kita mencari tahu tanda-tanda tubuh yang sehat, khususnya pada pria.

Warna kuku merah muda
Meski hanya seujung jari, nyatanya warna kuku bisa menjadi indikator kesehatan yang paling mudah dilihat. Secara umum, orang yang sehat memiliki warna kuku merah muda (pink), kuat, dan lembut. Oleh karena itu, tak ada salahnya waspada bila Anda menjumpai perubahan pada warna kuku.

Kuku yang berwarna kekuningan dan pertumbuhannya lambat bisa menjadi indikasi adanya penyakit pernapasan. Sementara itu, kuku yang berlekuk perlu dicurigai adanya diabetes. Kekurangan zat gizi tertentu, seperti zat besi, juga bisa menyebabkan perubahan pada warna kuku.

Warna urine kuning muda
Pada umumnya warna urine yang normal sangat bervariasi, tergantung pada banyaknya jumlah air yang kita minum. Bila Anda minum cukup banyak, warna urine biasanya lebih bening. Sebaliknya bila kita dehidrasi, warna urine akan menjadi lebih gelap.

Selain warna, perhatikan juga perubahan mencolok dari urine. Misalnya, bau yang menyengat atau perubahan warna menjadi kemerahan. Konsultasikan dengan dokter bila Anda mencurigai adanya kelainan.

Menghasilkan sekitar satu sendok teh cairan mani
Seorang pria dewasa sehat mampu menghasilkan cairan mani sekitar 2-5 ml semen saat ejakulasi. Seiring bertambahnya umur, produksi semen memang berkurang. Namun, bila semen yang dihasilkan kurang dari 2 ml, hal ini bisa menjadi tanda hyperspermia yang bisa memengaruhi kesuburan pria.

Selain volumenya, warna cairan mani juga menjadi tanda kesehatan. Pria yang sehat memiliki warna cairan mani putih atau keabu-abuan dan lengket. Cairan mani yang disertai darah atau terlalu cair perlu diwaspadai dan dikonsultasikan pada dokter.

Denyut jantung 70 bpm
Denyut jantung saat beristirahat (resting heart rate /RHR) adalah indikator yang baik untuk kadar fitness seseorang. Meski RHR sangat bervariasi tergantung pada usia, namun pada pria dewasa sehat, angka yang normal sekitar 70-75 bpm (beat per minute). Untuk mengukurnya, letakkan dua jari tangan di urat nadi pergelangan tangan. Lalu hitunglah sambil melihat jam selama 15 detik. Kalikan angka ini untuk mendapatkan nilai per menitnya.

Kulit elastis
Elastisitas kulit biasanya dipakai sebagai acuan untuk menilai kadar dehidrasi seseorang. Kulit yang sehat bersifat elastis dan kembali normal bila dicubit. Sebaliknya, kulit yang dehidrasi akan kembali ke posisi normal dengan lambat setelah dicubit.

Sumber: askmen , kompas,Kamis, 19/11/2009

Kala Stres, Selera Pria Lebih "Nakal"


Kondisi psikologis pria dapat memengaruhi minat dan selera seksual mereka. Riset menunjukkan, selera pria terhadap lawan jenis  menjadi lebih bervariasi ketika dalam kondisi tertekan.

Seorang pria biasanya cenderung tertarik pada pasangan yang memiliki kemiripan wajah dengan dirinya. Tetapi hasil penelitian tentang preferensi seksual menunjukkan, pilihan pria bisa berubah akibat mengalami stres. Kala tertekan, mereka menjadi lebih terbuka pada lebih banyak variasi wanita.

Dalam kondisi rileks, pria tak jatuh hati pada pasangan yang wajahnya tak mirip dengan mereka. Para pria menilai wanita ini 14 persen kurang menarik dibandingkan yang punya kemiripan wajah dengan mereka. Namun, pada kelompok pria stres, pasangan yang wajahnya tidak mirip dengan mereka dinilai 9 persen lebih menarik.

Johanna Lass-Hennemann dari Universitas Trier Jerman yang memimpin riset ini mengatakan, temuan ini sejalan dengan hasil riset sebelumya bahwa binatang kehilangan ketertarikan seksual yang normal ketika dalam kondisi stres.

"Pria cenderung mendekati pasangan yang berbeda dan menilai ini lebih menyenangkan ketika mereka dalam kondisi stres akut. Tapi kami tidak yakin bagaimana ini dapat tecermin dalam keputusan memilih pasangan yang sebenarnya," ungkap Lass-Hennemann.

Para ahli menduga, ketertarikan memilih pasangan yang memiliki kemiripan wajah berkaitan dengan kecenderungan manusia menaruh kepercayaan lebih besar pada wajah yang familiar. Faktor ini pula yang memegang peran penting dalam menjalin hubungan jangka panjang. Akan tetapi, dalam kondisi stres, pengaruh kemiripan wajah ini tampaknya memudar.

Lass-Hennemann berspekulasi, stres mungkin meningkatkan kecenderungan pria  menikahi atau bereproduksi dengan wanita yang memiliki perbedaan secara genetis. Manfaatnya adalah anak yang lahir dari hubungan ini mungkin dapat lebih tahan dan mampu mengatasi lingkungan yang penuh tekanan.

"Kami pikir bahwa lingkungan yang penuh dengan stres kronis seharusnya dapat meningkatkan perkawinan silang (outbreed). Sebab, perkawinan sedarah mungkin akan melahirkan keturunan yang tidak cukup beragam secara genetis," ujarnya.

Dalam riset yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B ini, peneliti melibatkan 50 mahasiswa heteroseksual sehat yang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama diminta mencelupkan tangannya dalam seember air dingin selama tiga menit sebelum menjalani tes. Sedangkan kelompok kedua diminta melakukan hal yang sama, tetapi dengan air yang bersuhu normal sesuai temperatur tubuh.

Peneliti juga melakukan pengukuran rata-rata detak jantung dan kadar hormon stres kortisol untuk memastikan bahwa pria pada kelompok pertama dalam kondisi yang lebih stres sebelum tes dilakukan.

Dalam tesnya sendiri, kepada para pria diperlihatkan serangkaian gambar lewat layar komputer. Beberapa di antaranya adalah gambar benda rumah tangga dan  wanita telanjang. Sejumlah gambar wanita tersebut direkayasa secara digital untuk menyerupai wajah pria yang sedang diuji atau pria lain dalam kelompok penelitian.

Selama tes, sesekali diperdengarkan bunyi suara berisik untuk mengejutkan para pria dan mencatat reaksi mereka. Riset sebelumnya mengindikasikan, seseorang tidak merasakan terkejut ketika menemukan sesuatu yang menarik. Para pria ini juga diminta merata-ratakan seberapa besar mereka tertarik dan merasa terangsang.

Pada kelompok kontrol, para pria lebih tertarik pada wanita yang memiliki kemiripan wajah dengan mereka, sedangkan pada kelompok stres secara konsisten memilih dan merata-ratakan wanita yang tidak dikenal sebagai sosok yang menarik. Reaksi pada saat terkejut menegaskan ketertarikan mereka.

Sumber: The Guardian , Kompas,Jumat, 12/3/2010

Latihan Kegel untuk Pria


Latihan otot-otot pada bagian intim seringkali identik dengan wanita. Padahal pria juga perlu melakukan latihan ini jika ingin tahan lebih lama saat bercinta.

Anatomi otot pubococcygeus atau PC pria mirip dengan wanita. Inilah otot-otot pada tulang pubic hingga ke tulang ekor. Dengan melatih otot ini, pria juga mendapatkan manfaat yang sama dengan wanita yang melakukan kegel.

University of California di Santa Barbara melaporkan hasil penelitiannya, bahwa pria yang rajin latihan kegel secara teratur bisa mendapatkan orgasme berkali lipat. Kegel juga membantu pria untuk ereksi lebih lama dan mengontrol ejakulasi.

Temukan otot PC
Cara yang bisa dilakukan pria untuk menemukan otot PC-nya adalah dengan menahan aliran urin seperti sedang menahan buang air kecil. Otot yang aktif saat melakukan hal ini adalah letak dimana otot PC berada.

Latihan kegel dimana dan kapan saja
Jika sudah menemukan cara menahan dan melepas otot organ intim, lakukan latihan kegel kapan saja. Latihan ini tidak membutuhkan alat bantu, cukup konsentrasi saja.

Menjepit, tahan, lepaskan
Latihan kegel untuk menguatkan otot PC dilakukan dengan mengulangi gerakan seperti menahan buang air kecil, tahan, lalu lepaskan. Lakukan dengan durasi beberapa detik, lalu tingkatkan lebih lama 10 detik misalnya. Ulangi sebanyak 10 set dengan setiap set berdurasi 10 detik.

Lakukan gerakan dengan tepat
Latihan kegel yang dilakukan dengan gerakan yang tepat dan benar, bisa dilihat dari testis yang terangkat saat kontraksi dan turun saat dilepaskan. Gerakan ini sangat bisa dilatih, dalam jangka waktu empat hingga enam minggu akan terlihat perkembangannya.

Sumber: LiveStrong , Kompas,Senin, 12/4/2010

Lingerie yang Bikin Gemas Para Pria


Pakaian dalam adalah dasar dari penampilan Anda. Bila pakaian dalam tidak nyaman (kebesaran atau kekecilan), Anda pasti akan resah sepanjang hari. Sebaliknya, bila underwear Anda cantik dan nyaman, Anda pasti akan lebih percaya diri.

Nah, di antara koleksi lingerie Anda tersebut, Anda juga perlu membeli yang modelnya bisa menyenangkan hati pasangan. Tak perlu membayangkan yang kelewat liar, seperti V-strings (atau disebut G-strings pada pria) yang transparan, berjaring-jaring, atau penuh renda. Pada umumnya, pria justru mengharapkan yang simpel, tetapi tetap terlihat seksi. Berikut adalah jenis lingerie terbaik yang menurut pria perlu dimiliki para wanita.

1. Boy shorts
Boy shorts, panty yang menutup seluruh pinggul dan sebagian perut, memang lebih menyenangkan, nyaman, dan berkesan sporty. Celana dalam seperti ini mengidentifikasikan diri Anda yang easy going dan down to earth. Ibarat kaus putih polos, boy shorts bisa dipakai dengan apa saja, menjadi pakaian inti yang sempurna. Namun, kata para pria nih, jangan memakainya sepanjang waktu. Sesekali gantilah dengan...

2. Bustier dengan garter
Bustier dan garter, atau tali elastis pada kaus kaki yang menghubungkannya, adalah jenis pakaian dalam yang akan menunjukkan sisi seksi pada diri Anda. Soal warna, terserah Anda. Bisa hitam atau putih berenda, atau apa saja warna kesukaan Anda. Memang sedikit ribet untuk dipakai sehari-hari. Karena itu, pakailah ketika Anda sebagai dalaman ketika Anda menghadiri acara khusus. Pakaian dalam ini nilainya sama dengan gaun merah seksi yang Anda miliki di dalam lemari, yang hanya Anda pakai saat menghadiri acara istimewa bersama si dia. Jangan memasangnya terlalu erat, ya. Sebab si dia harus melepasnya pada waktunya.

3. Black thong
Thong adalah celana dalam dengan bagian pinggang yang lebih lebar daripada V-strings. Thong cocok digunakan dengan pakaian apa pun, tetapi akan sempurna ketika Anda memakai gaun atau celana panjang yang ketat (karena tidak akan menampakkan garis celana di bokong). Kenakan saat Anda berkencan malam hari, dan pilih yang berwarna hitam. Dress atau pants Anda yang bebas dari garis celana dalam pada bagian bokong akan membuat si dia penasaran. Ia akan segera ingin pulang dan mendapati ada apa di dalam gaun Anda.

4. Cheekies
Ukuran cheeky pants ada di tengah-tengah, antara boy shorts dan bikini. Cheekies yang biasanya terbuat dari bahan lace benar-benar membuat Anda terlihat lembut, seksi, dan menggemaskan, tak peduli bagaimanapun bentuk tubuh Anda. Anda bisa membuatnya menjadi cantik atau sporty, tergantung bagaimana Anda memadupadankannya dengan bra, atasan, atau baby doll. Pendeknya, cheekies merupakan pakaian dalam serbaguna dalam kondisi mood apa saja.

5. Bra dan panties yang matching
Untuk terlihat seksi, dan dapat membangun fantasi pada diri pasangan, Anda tidak harus berdandan habis-habisan dengan korset, stiletto, dan cambuk. Penampilan seperti ini kadang-kadang hanya cantik dilihat di dalam film. Akan lebih baik jika Anda membuatnya lebih simpel. Misalnya dengan memakai bra dan panties yang matching. Untuk itu, belilah bra dan panties yang memang sudah disediakan sepasang. Bila Anda memiliki panties dengan animal print yang seksi, jangan memasangkannya dengan bra putih berenda. Lebih baik, simpan dulu kedua barang tersebut.

6. Apa pun yang berwarna merah
Merah adalah warna cinta karena sepintas akan mengirimkan kesan seksi dan dominan. Karena itu, Anda pun wajib memiliki pakaian dalam merah. Jenisnya bisa apa saja: bikini, kamisol, baby doll, bustier, sleepshirts, panties, dan lain sebagainya.

Sumber: Your Tango , Kompas,Rabu, 5/8/2009

Makin Banyak Pria Keluhkan Kejantanan


Para ahli memperkirakan, lebih dari 100 juga pria di seluruh dunia mengalami gangguan fungsi seksual. Di Amerika Serikat, 30 persen pria mengalami ejakulasi dini, sedangkan di Indonesia, diperkirakan sekitar 20 persen pria yang datang ke klinik impotensi mengeluhkan juniornya yang selesai lebih cepat. Mengapa kini makin banyak pria bermasalah dengan "kejantanannya?"

Menurut penjelasan dr. Andi Sugiarto, Sp.RM, dari Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum, Semarang, pada banyak kasus ejakulasi dini (ED), faktor psikis sangat berpengaruh. "Saat ini pressure orang sangat tinggi, terutama dari pekerjaan dan kehidupan sosial. Orang juga cenderung lebih cemas dan tergesa-gesa," katanya dalam seminar online Mengatasi Ejakulasi Dini (25/2).

Faktor lain terjadinya ejakulasi dini adalah rendahnya kadar serotonin (zat yg ada di saraf kita yg fungsinya mengantarkan impuls saraf). "Dewasa ini faktor kurangnya serotonin juga meningkat yang bisa disebabkan oleh tingginya konsumsi makanan yang mengandung pengawet," ujar dr.Andi.

Selain itu, secara umum jumlah penderita penyakit diabetes melitus dan penderita gangguan saraf juga lebih banyak sehingga frekuensi ejakulasi dini lebih sering. Dengan semakin bertambahnya usia, maka faktor fisik (gangguan kesehatan) menjadi semakin berperan. Sementara itu pada penderita ED yang lebih muda, biasanya disebabkan karena faktor psikis. 

Ejakulasi dini bisa membuat pria merasa kecewa dan rendah diri karena tidak bisa memuaskan pasangan. "Apalagi dalam hubungan seks, wanita lebih lama naik gairahnya. Bagaimana bisa memuaskan pasangan kalau belum apa-apa sudah ejakulasi," ujarnya.

Karena merasa rendah diri, menurut dr.Andi akibatnya banyak pria yang merasa malas untuk berhubungan seks. Bila ini berlangsung dalam waktu lama, bukan cuma ED, pria tersebut juga bisa mengalami gangguan ereksi. "Karena merasa tertekan, ia tidak bisa ereksi lagi," ujarnya.

Selain dengan obat-obatan, ED bisa diatasi dengan seks terapi dan latihan kegel. "Terapi seks harus dilakukan seorang pria dengan pasangannya. Dimulai dari konsultasi hingga terapi, suami istri harus bekerjasama," paparnya. Keberhasilan terapi tentu akan meningkatkan kualitas hidup bersama. (Kompas,Jumat, 5/3/2010)

Mengapa Pria Buru-Buru Ingin Seks?


WANITA biasanya menganggap pria hanya ingin seks. Pendapat ini tentu saja salah karena sebenarnya pria mendambakan kasih sayang seperti halnya wanita, bukan seks. Namun, sebelum pria membuka hati dan menerima kasih sayang pasangannya, terbangkitnya nafsu seks adalah prasyarat.

Menurut John Gray, Ph.D, dalam Mars and Venus in The Bedroom, wanita perlu dipuaskan secara emosional sebelum ia mendambakan hubungan seks. Sebaliknya, pria mendapatkan sebagian besar kepuasan emosional selama melakukan hubungan seks. Banyak wanita tidak memahami hal ini.

Alasan tersembunyi mengapa pria sedemikian rupa tergesa-gesa melakukan hubungan seks adalah agar dapat merasakan kembali cinta di dalam dirinya. Sepanjang hari ia begitu terfokus pada pekerjaan, sehingga ia kehilangan sentuhan perasaan cinta di hatinya.

Bagi pria, menyelesaikan tugas menjadi lebih penting daripada menghabiskan waktu menjelajahi perasaannya. “Pria membutuhkan seks untuk mendalami perasaannya,” kata John. Namun, jangan salah, perasaan atau kepekaan yang berlebihan akan menjadi rintangan bagi dia, pesan Anne Hooper dalam KISS Guide to Sex.

Seks bagi pria adalah cara yang pasti untuk dapat merasakan sesuatu secara intens. Wanita tak memahami ini karena mereka memiliki persyaratan yang lain untuk merasakan perasaannya secara penuh. Pria membutuhkan rasa aman secara emosional untuk berbicara tentang perasaannya. Seperti halnya komunikasi penting bagi wanita, begitu pula pentingnya seks bagi pria. 

Ketika wanita mulai memahami perbedaan ini, hendaknya jangan memandang nafsu seks sebagai kasar dan jauh dari perasaan cinta, melainkan sebaiknya sebagai upaya memandang dan menemukan cinta. Bahkan, di saat ini adalah waktu yang tepat bagi wanita untuk merasa sensual dengan menarik perhatiannya, tulis Anne. Tentu saja tanda-tanda ini hanya diberikan kepada pasangan Anda, bukan lelaki iseng!

Sumber :Tabloid Gaya Hidup Sehat, Kompas, Rabu, 22 Oktober 2008

Posisi Seks Pria Tunjukkan Kepribadiannya


Ada begitu banyak posisi seks yang diciptakan oleh manusia. Anda bisa mengeceknya melalui Kama Sutra jika ingin mencoba salah satunya. Namun, ada beberapa posisi klasik yang telah Anda kenal, dan menjadi favorit Anda atau pasangan.

Si dia mungkin memiliki beberapa posisi favoritnya, entah Anda juga menyukainya atau tidak. Bila ia menginginkannya terus-menerus, hati-hati, kemungkinan ini disebabkan kepribadiannya. Apakah ia selalu membiarkan Anda dalam posisi woman on top, atau selalu menginginkan doggy style, hal tersebut bisa "berbicara" mengenai siapa dirinya.

Berikut adalah lima posisi seks yang bisa menunjukkan personality pria. Benar atau tidaknya, coba Anda buktikan sendiri bersama si dia.

1. Doggy style. Melakukan penetrasi dari belakang Anda memang menimbulkan kenikmatan lebih besar untuknya. Tetapi, jika si dia begitu menyukai posisi ini, mungkin karena dipengaruhi oleh karakternya. Pria penyuka doggy style umumnya bukan dari kalangan metroseksual, melainkan yang cuek dan macho. Gayanya tidak serba diatur, kadang-kadang ia bercinta dengan masih mengenakan kaus kakinya, dan ia tidak ragu berteriak ketika mencapai puncak.

Keuntungan: Si dia cenderung mau melakukan apa saja, entah itu makan malam gaya fine dining, atau jajan di warung pinggir jalan.
Kerugian: Posisi lain akan dianggap tidak cukup menantang untuknya. Ketika Anda ingin mencoba gaya missionary, ia akan menatap Anda seolah Anda mengada-ada.

2. Missionary. Pria penyuka missionary adalah tipikal pria yang konservatif. Ia bekerja keras, mengenakan pakaian terbaiknya, dan pada akhir minggu ia akan bermain golf. Ia juga pengendara yang tertib; bila ditilang, itulah pengalaman pertama dalam hidupnya. Pria seperti ini juga bukan tipe yang impulsif, semua harus serba terencana.

Keuntungan: Ia selalu menatap mata Anda ketika sedang bercinta karena hal itu membuatnya makin merasa sayang pada Anda.
Kerugian: Ia jarang menawarkan variasi dalam hal posisi seks sehingga lama-lama akan membosankan.

3. Selalu berganti posisi. Tak hanya itu, ia juga selalu berusaha mencoba posisi baru, termasuk yang paling sulit sekalipun. Pria seperti ini memang sulit ditebak apa maunya. Kadang-kadang ia seperti terobsesi dengan tubuh dan performanya, namun merasa insecure dengan intelegensianya. Akhirnya, ia menggunakan seks sebagai cara untuk membuat Anda terkesan.

Keuntungan: Anda bisa mengeksplorasi gaya-gaya baru.
Kerugian: Posisi yang membutuhkan ketahanan fisik sering kali membuat Anda kelelahan berat, bahkan cedera.

4. Tantric sex. Jenis seks ini memang membutuhkan konsentrasi. Ia mungkin menyukainya karena ia seorang praktisi yoga. Seks tidak dilakukannya sekadar untuk mendapatkan kenikmatan, melainkan untuk menghubungkan energi seksualnya dengan aura Anda yang menggetarkan. Dan, satu-satunya cara agar ia dapat melakukannya adalah dengan memasukkan "lingga"-nya ke "yoni".

Keuntungan: Karena dilakukan dengan sepenuh jiwa, Anda bisa mendapatkan multiple orgasm.
Kerugian: Seks bukan sekadar seks buatnya, melainkan suatu aktivitas spiritual. Bila Anda tidak memiliki pandangan yang sama dengannya, mungkin Anda menjadi tidak sabar dan bosan.

5. Cowgirl atau Woman on Top. Pria yang selalu membiarkan Anda beraksi seorang diri kemungkinan selalu kelelahan, atau memang malas. Ia bekerja tanpa ambisi apa pun, jarang olahraga, apalagi membersihkan meja kerjanya. Ia menikmati seks, namun kekurangan motivasi untuk membuatnya menjadi "super". Maka, Andalah yang harus aktif, kecuali Anda rela tidak mencapai orgasme atau apa pun yang Anda inginkan.

Keuntungan: Saat berada di atas, Anda bisa menentukan posisi atau gerakan yang paling nyaman untuk Anda.
Kerugian: Anda juga bisa bosan, putus asa, bahkan mungkin mencari pria tipe doggy style.

Sumber: The Frisky , Kompas, Selasa, 25/5/2010

Pria, Cermati Kesehatan Seksualmu!


Seperti halnya wanita, pria pun memiliki berbagai masalah kesehatan khas yang harus mereka hadapi. Terlebih, ada faktor-faktor yang membuat kehidupan pria pada umumnya lebih rentan terhadap penyakit, seperti kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol, jarang melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, mengabaikan gejala gangguan kesehatan, malas berkonsultasi ke dokter, dan lain sebagainya.

Beberapa keluhan yang sering dirasakan kaum pria diantaranya kehilangan gairah seksual dan sering merasa lemah, problema seksual seperti disfungsi ereksi dan ejakulasi dini, infertilitas dan gangguan buang air kecil.

Timbulnya masalah-masalah tersebut tentu mengganggu performa dan menurunkan kualitas hidup pria. Berbagai aspek seputar kesehatan pria dan penanganannya terungkap dalam sebuah seminar bertajuk Mengembalikan Kesempurnaan Pria yang diadakan di Rumah Sakit ASRI pekan lalu.

Bagi pria usia produktif, kesehatan seksual merupakan hal vital. Gangguan seksual dapat secara langsung berdampak pada kualitas hidup, rasa percaya diri, dan hubungan dengan pasangan.

“Disfungsi ereksi dan ejakulasi dini seringkali dianggap wajar karena kelelahan, stres karena pekerjaan, dan faktor lainnya. Padahal, keduanya bisa jadi merupakan suatu indikasi adanya penyakit yang lebih serius seperti diabetes mellitus, hiperkolesterolemia, darah tinggi, dan bahkan penyakit jantung,” kata Dr. Ponco Birowo, SpU.

Masalah lain yang juga banyak dihadapi oleh pasangan muda adalah sulitnya mendapatkan keturunan. Meski pandangan umum masih menganggap infertilitas sebagai domain wanita, pria juga sebenarnya memiliki peranan yang sama besar. Apalagi pemeriksaan untuk mendeteksi adanya gangguan kesuburan pria jauh lebih murah, mudah, dan tidak menyakitkan.

Seiring dengan meningkatnnya usia harapan hidup masyarakat Indonesia, sebuah sindroma yang disebut andropause yang timbul bersamaan dengan bertambahnya umur pada pria pun akan semakin banyak ditemui.

Namun, tidak jelasnya fase peralihan menuju masa andropause menyebabkan sulitnya kondisi ini diidentifikasi oleh dokter, terlebih masyarakat awam. Prof.DR.Dr. Akmal Taher, SpU(K) menyatakan, “Justru pasangan atau lingkunganlah yang sering mengeluhkan perubahan perilaku dari seorang pria. Pria andropause jadi lebih mudah marah, kurang bergairah, sulit tidur, mudah terbangun di malam hari, serta berbagai keluhan lainnya yang biasanya tidak disadari oleh penderita.”

Sebuah gangguan kesehatan lainnya yang justru paling banyak ditemui dalam bidang urologi adalah batu saluran kemih. Seringkali penyakit ini datang tanpa keluhan sehingga pasien lambat terdiagnosa dan terjadi komplikasi. Komplikasi yang terjadi dapat berupa pembengkakan ginjal, penurunan fungsi ginjal, hingga gagal ginjal. Sebaliknya, pasien dapat merasakan nyeri yang sangat dan hilang timbul, mual, dan muntah (kolik) apabila terjadi sumbatan yang mendadak, pada saat komplikasi belum terjadi.

“Keluhan yang dialami penderita batu saluran kemih tidak berkorelasi derajat beratnya kerusakan ginjal, sehingga untuk mendeteksi adanya batu pada saluran kemih, dibutuhkan pemeriksaan laboratorium dan radiologi. Berbagai pilihan pengobatan di antaranya berupa obat untuk mengeluarkan batu, tindakan non-invasive (ESWL), minimal invasive (PcNL untuk batu ginjal dan URS untuk batu ureter), dan operasi terbuka sebagai pilihan terakhir,”kata Dr. Nur Rasyid, SpU.

Untuk itu, sebuah rumah sakit hendaknya mempunyai pelayanan yang paripurna sehingga dapat memberikan penatalaksanaan sesuai dengan standar tertinggi berdasarkan Panduan Penatalaksanaan Batu Saluran Kemih yang dianut oleh institusi seperti Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI), European Association of Urology (EAU), maupun American Urological Association (AUA).

Rumah Sakit Asri menyediakan layanan urologi terpadu dengan didukung peralatan berteknologi mutakhir yang menjadikan rumah sakit ini sebagai Center of Urology. Selain itu, untuk menangani masalah kesehatan pria lainnya seperti infertilitas dan gangguan seksual, terdapat Pusat Fertilitas yang menggabungkan layanan obstetri-ginekologi bagi wanita dan urologi bagi pria dengan fasilitas diagnostik dan penatalaksanaan yang lengkap serta tim dokter ahli yang berpengalaman.

(kompas,Senin, 18 Mei 2009)

Pria Ingin Bra dan Panty Anda Matching


Counter pakaian dalam di department store umumnya menyediakan 1 set bra dan celana dalam (CD). Namun ternyata tidak semua perempuan memakai bra dan CD yang matching. Bisa saja bra yang dipakai dari merek terkenal, CD-nya merek abal-abal. Warna dan motifnya pun belum tentu sinkron. Bagi mereka, yang penting keduanya nyaman dipakai.

Ambil contoh Dede Ayu (31), yang mengaku tidak punya satu pun bra dan panty yang matching. "Soalnya kadang kalau beli, CD-nya enak dipakai, tapi bra-nya enggak. Atau sebaliknya," tutur karyawan sebuah perusahaan penerbitan ini.

Bagi perempuan yang lain, memakai bra dan CD yang matching justru suatu keharusan, atau setidaknya, selalu diusahakan matching. "Enggak pede kalau bra dan panty-nya belang-belonteng. Biasanya kalau beli bra saya tanya dulu ke counter pakaian dalamnya, ada CD-nya enggak? Kalau enggak ada, saya mencari bra lain yang ada pasangannya. Yang prioritas sih, bra-nya," seru Cynthia Dewi (31), seorang sekretaris.

Meskipun bra dan panty tentunya tidak terlihat saat Anda mengenakan pakaian lengkap, namun sebagian perempuan merasa hal tersebut mempengaruhi kenyamanan. "Walaupun dari luar enggak kelihatan, tapi di hati terasa nyaman. Jadi nambah pede aja," tukas Erika (29), staf marketing. "Tapi itu sugesti juga kali, ya?"

Ia sendiri sebenarnya tidak selalu mengenakan pasangan yang matching. Setelan yang 1 set dipakainya untuk acara tertentu, seperti menghadapi resepsi perkawinan, meeting, atau jalan-jalan resmi.

Bikin turn-on
Bagi Angel (38, bukan nama sebenarnya), serasi atau tidak tergantung apakah ia sedang memiliki pasangan saat itu. "Kalau ada yang lihat, pakai yang matching. Kalau lagi jomblo, asal! Hahaha..." serunya, sambil menambahkan bahwa serasi tidak selalu harus satu set, asal sesuai warnanya saja. "Tapi kadang-kadang juga untuk menyenangkan diri sendiri, kok."

Penuturan Cynthia, Erika, dan Angel, membenarkan anggapan bahwa perempuan seringkali juga berdandan untuk kepuasan dirinya sendiri.  Namun pada momen-momen tertentu, mereka tak menyangkal berdandan untuk pasangannya. Tak terkecuali urusan memakai bra dan CD yang serasi. Mari kita tanya bagaimana pendapat para pria.

Sepengetahuan mereka, para pria ini, setiap bra pasti memiliki panty yang senada, atau menjadi pasangannya. Maka ketika ada perempuan yang tidak memakai pakaian dalam yang matching, "We just don't get it," ujar mereka.

Apakah mereka jadi ilfil jika mendapati pasangannya memakai pakaian dalam yang belang-belonteng seperti kata Cynthia?

"Agak, sih. Cowok itu kan biasanya mau lihat bodi ceweknya sempurna, termasuk dari cara memakai lingerie atau semacamnya. Nah, kalau enggak match kan bikin ada yang kurang enak dilihat aja," ujar Addie (38), karyawan sebuah bank asing.

Meskipun begitu, berkurangnya "rasa" tersebut sebenarnya tidak mempengaruhi umumnya penilaian pria terhadap pasangannya. Namun mendapati bahwa pasangan memakai bra dan CD yang serasi adalah sesuatu yang menyenangkan. Bagi Satrio (36), hal tersebut bisa makin membangkitkan keinginannya untuk making love.

"Misalnya, waktu saling membelai dan membuka pakaian pasangan satu-satu, ternyata dia lagi pakai yang matching gitu. Pasti tambah pingin," ujar bapak satu anak ini. "Atau, bisa saja tadinya enggak terasa apa-apa. Terus enggak sengaja lihat pasangan pake matching set. Jadinya horny."

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda selalu memakai bra dan panty yang serasi?

(kompas,Senin, 18/1/2010)