Showing posts with label Nyeri Haid. Show all posts
Showing posts with label Nyeri Haid. Show all posts

Tuesday, December 23, 2008

Sindroma Premenstruasi

Sindroma Premenstruasi (Kelainan Disforik Premenstruasi) merupakan suatu keadaan dimana sejumlah gejala terjadi secara rutin dan berhubungan dengan siklus menstruasi; gejala biasanya timbul 7-10 hari sebelum menstruasi dan menghilang ketika menstruasi dimulai.

PENYEBAB

Sindroma premenstruasi mungkin berhubungan dengan naik-turunnya kadar estrogen dan progesteron yang terjadi selama siklus menstruasi.
Estrogen menyebabkan penahanan cairan, yang kemungkinan menyebabkan bertambahnya berat badan, pembengkakan jaringan, nyeri payudara dan perut kembung.

Penyebab yang pasti dari sindroma premenstruasi tidak diketahui; tetapi mungkin berhubungan dengan faktor-faktor sosial, budaya, biologi dan psikis.
Sindroma premenstruasi terjadi pada sekitar 70-90% wanita pada usia subur.
Lebih sering ditemukan pada wanita berusia 20-40 tahun.

GEJALA

Jenis dan beratnya gejala bervariasi pada setiap wanita dan bervariasi pada setiap bulan.
Wanita yang menderita epilepsi mungkin akan lebih sering mengalami kejang. Wanita yang menderita penyakit jaringan ikat (misalnya lupus atau artritis rematoid) bisa mengalami kekambuhan.

Gejala-gejala yang mungkin ditemukan adalah:

1. Perubahan fisik
- Sakit punggung
- Perut kembung
- Payudara terasa penuh dan nyeri
- Perubahan nafsu makan
- Sembelit
- Pusing
- Pingsan
- Sakit kepala
- Daerah panggul terasa berat atau tertekan
- Hot flashes (kulit wajah, leher, dada tampak merah dan teraba hangat)
- Susah tidur
- Tidak bertenaga
- Mual dan muntah
- Kelelahan yang luar biasa
- Kelainan kulit (misalnya jerawat dan neurodermatitis)
- Pembengkakan jaringan atau nyeri persendian
- Penambahan berat badan
2. Perubahan suasana hati
- Mudah marah
- Cemas
- Depresi
- Mudah tersinggung
- Gelisah
- Sebentar sedih, sebentar gembira
3. Perubahan mental
- Kalut
- Sulit berkonsentrasi
- Pelupa.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya yang timbul beberapa hari menjelang menstruasi.

PENGOBATAN

Pil KB kombinasi yang mengandung estrogen dan progesteron bisa membantu mengurangi naik-turunnya kadar estrogen dan progesteron.

Untuk mengurangi penahanan cairan dan perut kembung, sebaiknya penderita mengurangi asupan garam dan mengkonsumsi diuretik ringan (misalnya spironolactone).
Penderita juga bisa mengurangi asupan gula, cafein dan alkohol; menambah asupan karbohidrat dan lebih sering makan.

Untuk mengurangi sakit kepala, nyeri karena kram rahim dan nyeri persendian, bisa diberikan obat anti peradangan non-steroid.

Rasa cemas dan gelisah bisa dibantu dengan menjalani latihan relaksasi dan meditasi.
Fluoxetine bisa mengurangi depresi dan gejala lainnya.

Biasanya diberikan vitamin B6, kalsium dan magnesium.

PRODUK ALTERNATIF UNTUK MEMBANTU MENANGANI MASALAH HAID, KLIK DISINI

Wednesday, August 20, 2008

Bilberry, Menjaga Kesehatan Mata

Apa Bilberry (Vaccinum myrtillus) termasuk tanaman perdu ornamental yang dapat hidup sepanjang tahun dan dalam berbagai cuaca di atas tanah lembap di hutan-hutan kayu. Ada sekitar 100 tumbuhan sejenis di Eropa, Asia dan Amerika Utara. Di Amerika Utara tumbuhan ini disebut juga huckleberries. Sedangkan di Eropa lebih dikenal sebagai blueberry, tetapi berbeda dengan blueberry Amerika.

Estrak Bilberry telah digunakan sejak abad ke-16 di Eropa untuk pengobatan berbagai gangguan pembuluh darah dan penyakit mata. Bagian tanaman yang populer digunakan sebagai herba adalah buahnya (berry), selain daunnya. Selain untuk obat, buah Bilberry juga diproduksi sebagai selai, manisa, dan minuman beralkohol. Sedangkan daunnya masih dipertanyakan segi keamanannya karena masih kurangnya data pendukung ilmiah.

Bilberry dapat dikonsumsi segar atau dalam bentuk buah kering. Teh Bilberry dapat dibuat dari buah segar atau kering, atau dari daunnya.

Komponen aktif pada buah Bilberry terdapat pada kandungan antioksidan (anthocyanosides), salah satu bentuk flavonoid. Anto-sianosida adlaah penstabil pembuluh darah dan antioksidan yang sangat ampuh. Komponen-komponen ini adalah dervatif antosian (anthocyans) zat pemberi warna merah, biru, atau violet pada bunga dan buah-buahan. Suplemen Bilberry umumnya dikemas dalam bentuk tepung dalam kapsul dan harus memiliki standar kandungan antisoanidin (anthocynadins) 25%.
Dosis Untuk gangguan mata dan sirkulasi: ekstrak Bilberry (dengan 25% anthocyanidin) dalam kapsul 480 mg dibagi untuk dua atau tiga kali makan. Setelah ada perbaikan, cukup 240 mg sehari saja untuk pencegahan.

Untuk kram saat menstruasi: 20 sampai 40 mg esktrak Bilberry tiga kali sehari, 2 sampai 4 ml tincture (cairan) tiga kali sehari, atau 1,5 gelas buah Bilbery segar.

Untuk diare: 5 sampai 10 buah Biberries kering dihaluskan, campurkan dalam air dingin, rebus sampai mendidih selama 10 menit, saring dan minum beberapa kali sampai diare reda.
Efek kelebihan dan sampingan Buah Bilberry dan ekstraknya secara umum aman, tidak ada efek sampingan. Kelebihan akan dikeluarkan dengan cepat melalui urin dan cairan empedu. Juga belum ada laporan mengenai interaksi antara Bilberry dan pengobatan konvensional.

Sumber: Majalah Nirmala

Bilberry, Menjaga Kesehatan Mata

Apa Bilberry (Vaccinum myrtillus) termasuk tanaman perdu ornamental yang dapat hidup sepanjang tahun dan dalam berbagai cuaca di atas tanah lembap di hutan-hutan kayu. Ada sekitar 100 tumbuhan sejenis di Eropa, Asia dan Amerika Utara. Di Amerika Utara tumbuhan ini disebut juga huckleberries. Sedangkan di Eropa lebih dikenal sebagai blueberry, tetapi berbeda dengan blueberry Amerika.

Estrak Bilberry telah digunakan sejak abad ke-16 di Eropa untuk pengobatan berbagai gangguan pembuluh darah dan penyakit mata. Bagian tanaman yang populer digunakan sebagai herba adalah buahnya (berry), selain daunnya. Selain untuk obat, buah Bilberry juga diproduksi sebagai selai, manisa, dan minuman beralkohol. Sedangkan daunnya masih dipertanyakan segi keamanannya karena masih kurangnya data pendukung ilmiah.

Bilberry dapat dikonsumsi segar atau dalam bentuk buah kering. Teh Bilberry dapat dibuat dari buah segar atau kering, atau dari daunnya.

Komponen aktif pada buah Bilberry terdapat pada kandungan antioksidan (anthocyanosides), salah satu bentuk flavonoid. Anto-sianosida adlaah penstabil pembuluh darah dan antioksidan yang sangat ampuh. Komponen-komponen ini adalah dervatif antosian (anthocyans) zat pemberi warna merah, biru, atau violet pada bunga dan buah-buahan. Suplemen Bilberry umumnya dikemas dalam bentuk tepung dalam kapsul dan harus memiliki standar kandungan antisoanidin (anthocynadins) 25%.
Dosis Untuk gangguan mata dan sirkulasi: ekstrak Bilberry (dengan 25% anthocyanidin) dalam kapsul 480 mg dibagi untuk dua atau tiga kali makan. Setelah ada perbaikan, cukup 240 mg sehari saja untuk pencegahan.

Untuk kram saat menstruasi: 20 sampai 40 mg esktrak Bilberry tiga kali sehari, 2 sampai 4 ml tincture (cairan) tiga kali sehari, atau 1,5 gelas buah Bilbery segar.

Untuk diare: 5 sampai 10 buah Biberries kering dihaluskan, campurkan dalam air dingin, rebus sampai mendidih selama 10 menit, saring dan minum beberapa kali sampai diare reda.
Efek kelebihan dan sampingan Buah Bilberry dan ekstraknya secara umum aman, tidak ada efek sampingan. Kelebihan akan dikeluarkan dengan cepat melalui urin dan cairan empedu. Juga belum ada laporan mengenai interaksi antara Bilberry dan pengobatan konvensional.

Sumber: Majalah Nirmala

Tuesday, August 19, 2008

Getah Pepaya Atasi Kanker

Setiap bagian dari tumbuhan pepaya memiliki khasiat. Bahkan, getah pepaya yang terdapat di seluruh bagian tanaman, mulai dari buah, daun, batang, sampai akarnya, bersifat antitumor dan kanker. Ini karena lebih dari 50 asam amino yang terdapat di dalamnya.

Buah pepaya memiliki kadar serat yang tinggi. Itu sebabnya saat mengalami sulit buang air besar, pepaya adalah buah yang pas untuk dikonsumsi.

Tentu, khasiat pepaya tak hanya pada buahnya saja. Linda misalnya. Ibu rumah tangga yang tinggal di Jakarta ini pernah membuat ramuan alami untuk mengatasi gejala cacingan pada anaknya yang berusia 3 tahun dengan memanfaatkan akar kering pepaya dicampur dengan bawang putih. Hasilnya tak kalah dengan obat cacing yang banyak dijual di toko.

Munaroh, juga ibu rumah tangga, pernah merasakan manfaat daun papaya untuk menambah nafsu makan anaknya yang sempat menurun setelah sakit. Hasilnya lumayan, berkat ramuan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir yang kemudian diblender dan disaring guna diambil airnya untuk diminumkan, nafsu makan anaknya jadi bertambah.

Kandungan Papain
Buah, daun, dan akar papaya memang dapat dimanfaatkan mencegah gangguan ginjal, sakit kandung kemih, tekanan darah tinggt, dan gangguan haid. Sementara biji pepaya ber-, manfaat mengobati cacing gelang, gangguanpencernaan, masuk angin, dan diare.

Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pada tumbuhan pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex) yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker. Manfaat getah pepaya untuk kesehatan dibuktikan Bouchut secara ilmiah, seperti dikutip Journal Society of Biology, yang menyatakan papain bersifat antitumor atau kanker.

Peran itu dimungkinkan oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkan, karpain ternyata juga ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang menggangu fungsi pencernaan, sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus.

Lebih dari 50 asam amino terkandung dalam getah pepaya, antara lain asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin, alanin, valine, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lysin, arginin, tritophan, dan sistein. Mereka bersatu padu menjadi bahan baku industri kosmetik , untuk menghaluskan kulit, menguatkan jaringan agar lebih kenyal, dan menjaga gigi dari timbunan plak.

Selama ini getah pepaya yang terdapat pada daun memang lebih dimanfaatkan untuk pengempukan daging dengan cara membungkus daging mentah dengan daun tersebut selama beberapa jam dalam suhu kamar. Selain itu, daun pepaya dapat langsung digosok-gosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.

Bentuk KemasanDi beberapa daerah, daging dimasak langsung bersama daun dan buah pepaya mentah untuk mendapatkan daging yang lunak dan mudah dicerna. Saat ini, getah yang terdapat dalam daun dan buah pepaya mentah diekstrak untuk dimanfaatkan sebagai bahan campuran pengempuk daging secara komersial. Tepung getah pepaya sebagai pengempuk daging banyak dijual dalam bentuk kemasan di super market atau di toko bahan kimia.

Penggunaan getah tersebut bisa dengan penyuntikan secara langsung pada ternak setengah jam sebelum disembelih agar dagingnya lebih lunak. Enzim papain akan menghidrolisis kolagen dalam daging, sehingga bentuknya menjadi kendur dan daging akan lebih empuk. Enzim papain inilah yang merombak protein (kolagen) menjadi beberapa bagian.

Dalam buku Taman Obat Keluarga edisi III terbitan Departemen Kesehatan disebutkan, pepaya termasuk tanaman yang cepat tumbuh dan berbuah banyak. Di daerah tropis, pembuahan pertama dapat berlangsung kurang dari satu tahun dan kemudian berbuah sepanjang tahun. Jumlah buah bisa mencapai 50-150 per pohon setahun.

Jika selama ini Anda termasuk penggemar buah pepaya, tentu sepakat bahwa manfaat dan nilai gizinya bagi kesehatan sangatlah besar. Tidak sekadar memiliki serat tinggi, pepaya juga mengandung berbagai jenis enzim, vitamin, dan mineral. Malah kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, dan vitamin C nya lebih tinggi daripada jeruk. Kaya pula dengan vitamin B kompleks dan vitamin E.

Hebatnya lagi, kandungan enzim papain dalam buah pepaya berfungsi mempercepat prows pencernaan protein. Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per kilogram berat buah, tetapi hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh.
Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri.

Meramu Idola Sepanjang Musim
Karena mudah dipelihara dan tidak mengenal musim, harga pepaya memang jauh lebih murah dibandingkan dengan buah lain. Meski harganya murah, manfaat yang dikandungnya ternyata sangatlah besar. Bahkan, setiap bagian tanaman, mulai dari biji, buah, daun, hingga getahnya, dapat dimanfaatkan untuk beragam keluhan. Tak heran, pepaya bisa disebut sebagai buah idola sepanjang musim.

Berikut beberapa contoh meramunya.

Biji
- Mengunyah satu sendok teh biji pepaya mentah dalam kondisi perut masih kosong setiap hari dapat mencegah dan membasmi cacing serta parasit lainnya. Biji pepaya ini dapat dipergunakan dalam keadaan basah maupun kering. Jika rasanya terlalu kuat, bisa dicampur dengan kurma atau madu. Bisa saja biji pepaya ini diblender dan dicampur dengan sedikit air, baru diminum. Sebagai program antiparasit, makanlah biji pepaya ini setiap hari selama seminggu, selanjutnya diulang dua minggu kemudian.
- Cara lainnya, ambil biji pepaya kering berupa serbuk 10 gram. Serbuk ini dididihkan bersama air 150 ml, sampai diperoleh larutan 75 ml setelah disaring. Hasil ini bisa diminum sekaligus dua jam sebelum makan malam.

Akar
- Untuk obat cacing, gunakan akar pepaya kering 10 gram, bawang putih 1 gram, dan air 100 ml. Bahan dipotong-potong, kemudian dididihkan dengan air selama 15 menit, baru disaring. Bila perlu, tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml.
- Sebagai minuman penyegar, ambil dua potong akar dan satu lembar daun pepaya. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan satu liter air sampai mendidih, lalu saring. Bila perlu, campurkan madu atau jahe agar rasanya lebih segar.
- Untuk mencegah risiko batu ginjal, ambil tiga potong akar pepaya, kemudian rebus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian saring. Setelah dingin, campur dengan sedikit madu, lalu minum.

Getah
- Untuk obat luka bakar maupun gatal-gatal di kulit (sebagai obat luar). Oleskan getah dari buah pepaya yang masih muda. Agar tidak terjadi infeksi, bersihkan dulu kulit sebelum diolesi.
- Sebagai pelunak daging, daun pepaya dapat langsung digosokgosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging tersebut dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.

Daun
- Sebagai pengontrol tekanan darah, ambit 5 lembar daun pepaya, rebus dengan 1/2 liter air hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis sebelum diminum layaknya teh.
- Untuk obat demam berdarah, campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak untuk kemudian didinginkan sebelum siap diminum.
- Obat nyeri perut saat haid, ambit 1 lembar daun pepaya, buah asam, dan garam secukupnya. Rebus hingga masak untuk kemudian dinginkan dan diminum dalam satu gelas.

Buah mentah
- Untuk memperlancar ASI, mengatasi sembelit, gangguan haid, maupun gangguan lambung, manfaatkan buah pepaya sebagai bahan dasar sayuran. Sayuran buah pepaya ini biasanya dimasak seperti halnya membuat sayur lodeh. Sebagai selingan, dapat dicampur dengan daging atau tempe. Jangan lupa, sebelum memasak, cuci buah untuk membersihkan kotoran dan mengurangi getahnya.

Buah masak
- Untuk meningkatkan asupan serat yang membantu menjaga organ pencernaan sekaligus memperlancar BAB. Dapat dimakan langsung atau dibuat jus dengan dicampur buah lain serta ditambah madu atau gula.
Sumber: Senior

Getah Pepaya Atasi Kanker

Setiap bagian dari tumbuhan pepaya memiliki khasiat. Bahkan, getah pepaya yang terdapat di seluruh bagian tanaman, mulai dari buah, daun, batang, sampai akarnya, bersifat antitumor dan kanker. Ini karena lebih dari 50 asam amino yang terdapat di dalamnya.

Buah pepaya memiliki kadar serat yang tinggi. Itu sebabnya saat mengalami sulit buang air besar, pepaya adalah buah yang pas untuk dikonsumsi.

Tentu, khasiat pepaya tak hanya pada buahnya saja. Linda misalnya. Ibu rumah tangga yang tinggal di Jakarta ini pernah membuat ramuan alami untuk mengatasi gejala cacingan pada anaknya yang berusia 3 tahun dengan memanfaatkan akar kering pepaya dicampur dengan bawang putih. Hasilnya tak kalah dengan obat cacing yang banyak dijual di toko.

Munaroh, juga ibu rumah tangga, pernah merasakan manfaat daun papaya untuk menambah nafsu makan anaknya yang sempat menurun setelah sakit. Hasilnya lumayan, berkat ramuan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir yang kemudian diblender dan disaring guna diambil airnya untuk diminumkan, nafsu makan anaknya jadi bertambah.

Kandungan Papain
Buah, daun, dan akar papaya memang dapat dimanfaatkan mencegah gangguan ginjal, sakit kandung kemih, tekanan darah tinggt, dan gangguan haid. Sementara biji pepaya ber-, manfaat mengobati cacing gelang, gangguanpencernaan, masuk angin, dan diare.

Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pada tumbuhan pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex) yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker. Manfaat getah pepaya untuk kesehatan dibuktikan Bouchut secara ilmiah, seperti dikutip Journal Society of Biology, yang menyatakan papain bersifat antitumor atau kanker.

Peran itu dimungkinkan oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkan, karpain ternyata juga ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang menggangu fungsi pencernaan, sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus.

Lebih dari 50 asam amino terkandung dalam getah pepaya, antara lain asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin, alanin, valine, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lysin, arginin, tritophan, dan sistein. Mereka bersatu padu menjadi bahan baku industri kosmetik , untuk menghaluskan kulit, menguatkan jaringan agar lebih kenyal, dan menjaga gigi dari timbunan plak.

Selama ini getah pepaya yang terdapat pada daun memang lebih dimanfaatkan untuk pengempukan daging dengan cara membungkus daging mentah dengan daun tersebut selama beberapa jam dalam suhu kamar. Selain itu, daun pepaya dapat langsung digosok-gosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.

Bentuk KemasanDi beberapa daerah, daging dimasak langsung bersama daun dan buah pepaya mentah untuk mendapatkan daging yang lunak dan mudah dicerna. Saat ini, getah yang terdapat dalam daun dan buah pepaya mentah diekstrak untuk dimanfaatkan sebagai bahan campuran pengempuk daging secara komersial. Tepung getah pepaya sebagai pengempuk daging banyak dijual dalam bentuk kemasan di super market atau di toko bahan kimia.

Penggunaan getah tersebut bisa dengan penyuntikan secara langsung pada ternak setengah jam sebelum disembelih agar dagingnya lebih lunak. Enzim papain akan menghidrolisis kolagen dalam daging, sehingga bentuknya menjadi kendur dan daging akan lebih empuk. Enzim papain inilah yang merombak protein (kolagen) menjadi beberapa bagian.

Dalam buku Taman Obat Keluarga edisi III terbitan Departemen Kesehatan disebutkan, pepaya termasuk tanaman yang cepat tumbuh dan berbuah banyak. Di daerah tropis, pembuahan pertama dapat berlangsung kurang dari satu tahun dan kemudian berbuah sepanjang tahun. Jumlah buah bisa mencapai 50-150 per pohon setahun.

Jika selama ini Anda termasuk penggemar buah pepaya, tentu sepakat bahwa manfaat dan nilai gizinya bagi kesehatan sangatlah besar. Tidak sekadar memiliki serat tinggi, pepaya juga mengandung berbagai jenis enzim, vitamin, dan mineral. Malah kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, dan vitamin C nya lebih tinggi daripada jeruk. Kaya pula dengan vitamin B kompleks dan vitamin E.

Hebatnya lagi, kandungan enzim papain dalam buah pepaya berfungsi mempercepat prows pencernaan protein. Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per kilogram berat buah, tetapi hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh.
Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri.

Meramu Idola Sepanjang Musim
Karena mudah dipelihara dan tidak mengenal musim, harga pepaya memang jauh lebih murah dibandingkan dengan buah lain. Meski harganya murah, manfaat yang dikandungnya ternyata sangatlah besar. Bahkan, setiap bagian tanaman, mulai dari biji, buah, daun, hingga getahnya, dapat dimanfaatkan untuk beragam keluhan. Tak heran, pepaya bisa disebut sebagai buah idola sepanjang musim.

Berikut beberapa contoh meramunya.

Biji
- Mengunyah satu sendok teh biji pepaya mentah dalam kondisi perut masih kosong setiap hari dapat mencegah dan membasmi cacing serta parasit lainnya. Biji pepaya ini dapat dipergunakan dalam keadaan basah maupun kering. Jika rasanya terlalu kuat, bisa dicampur dengan kurma atau madu. Bisa saja biji pepaya ini diblender dan dicampur dengan sedikit air, baru diminum. Sebagai program antiparasit, makanlah biji pepaya ini setiap hari selama seminggu, selanjutnya diulang dua minggu kemudian.
- Cara lainnya, ambil biji pepaya kering berupa serbuk 10 gram. Serbuk ini dididihkan bersama air 150 ml, sampai diperoleh larutan 75 ml setelah disaring. Hasil ini bisa diminum sekaligus dua jam sebelum makan malam.

Akar
- Untuk obat cacing, gunakan akar pepaya kering 10 gram, bawang putih 1 gram, dan air 100 ml. Bahan dipotong-potong, kemudian dididihkan dengan air selama 15 menit, baru disaring. Bila perlu, tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml.
- Sebagai minuman penyegar, ambil dua potong akar dan satu lembar daun pepaya. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan satu liter air sampai mendidih, lalu saring. Bila perlu, campurkan madu atau jahe agar rasanya lebih segar.
- Untuk mencegah risiko batu ginjal, ambil tiga potong akar pepaya, kemudian rebus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian saring. Setelah dingin, campur dengan sedikit madu, lalu minum.

Getah
- Untuk obat luka bakar maupun gatal-gatal di kulit (sebagai obat luar). Oleskan getah dari buah pepaya yang masih muda. Agar tidak terjadi infeksi, bersihkan dulu kulit sebelum diolesi.
- Sebagai pelunak daging, daun pepaya dapat langsung digosokgosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging tersebut dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.

Daun
- Sebagai pengontrol tekanan darah, ambit 5 lembar daun pepaya, rebus dengan 1/2 liter air hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis sebelum diminum layaknya teh.
- Untuk obat demam berdarah, campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak untuk kemudian didinginkan sebelum siap diminum.
- Obat nyeri perut saat haid, ambit 1 lembar daun pepaya, buah asam, dan garam secukupnya. Rebus hingga masak untuk kemudian dinginkan dan diminum dalam satu gelas.

Buah mentah
- Untuk memperlancar ASI, mengatasi sembelit, gangguan haid, maupun gangguan lambung, manfaatkan buah pepaya sebagai bahan dasar sayuran. Sayuran buah pepaya ini biasanya dimasak seperti halnya membuat sayur lodeh. Sebagai selingan, dapat dicampur dengan daging atau tempe. Jangan lupa, sebelum memasak, cuci buah untuk membersihkan kotoran dan mengurangi getahnya.

Buah masak
- Untuk meningkatkan asupan serat yang membantu menjaga organ pencernaan sekaligus memperlancar BAB. Dapat dimakan langsung atau dibuat jus dengan dicampur buah lain serta ditambah madu atau gula.
Sumber: Senior

Monday, August 4, 2008

Pala

Buah yang memiliki nama latin Myristica Fragrans Houtt ini tinggi pohonnya bisa mencapai 15 meter, berbatang tegak, berkayu, warna putih kotor. Bentuk daun lonjong, pangkal dan ujungnya lancip, panjangnya bisa sampai 10 sentimeter dan berwarna hijau mengkilat. Bunga berbentuk bola dan berwarna kuning. Biji berbentuk bulat telur dan berwarna hitam kecoklatan. Selubung bijinya berwarna merah.

Buah dengan nama keluarga Myristicaceae ini mempunyai daging buah yang tebal dan banyak getah. Daging buah ini sering dijual dalam bentuk manisan. Tidak hanya daging buahnya saja, tetapi kulit, biji dan selubung biji buahnya dapat digunakan untuk pengobatan.

Ramuan dan Takaran
Menurut National Science and Technology Authority, Guidebook on the Proper use of Medicinal Plants, Pala memiliki kegunaan untuk mengobati penyakit-penyakit seperti:

Nyeri haid
Bahan:1 gram bubuk biji pala7 butir ketumbar1 potong kunyit1 cengkeh1 gelas air
Cara pembuatan:Semua bahan direbus dengan air sampai airnya tinggal setengah.
Cara pemakaian:Minum ramuan ini sekaligus selagi hangat.

Rematik

Bahan:Sabun atau balsam pala
Cara pemakaian:Mandilah dengan sabun pala atau gosok bagian tubuh yang sakit dengan balsam pala.
Catatan:Sabun dan balsam pala dapat diperoleh di apotik dan toko-toko obat

Menghentikan muntah

Bahan:1 sendok teh bubuk biji pala,Garam sedikit, Air secukupnya
Cara pembuatan:Serbuk biji pala diseduh dalam air hangat. Lalu tambahkan garam.
Cara pemakaian:Diminum bersama ampasnya.

Suara parau

Bahan:2 butir biji pala yang sudah jadi bubuk3 rimpang jahe7 biji bunga kuncup cengkeh (serbuk)Air 50 ml
Cara pembuatan:Semua bahan dicampur dengan 50 ml air hangat.
Cara pemakaian:Bahan campuran diborehkan pada leher. Bila perlu, ditambah minyak kayu putih sedikit.
Lama pengobatan:diperbarui setiap 3 jam.

Maag, masuk angin, cegukan

Bahan:1 gram bubuk biji pala6 gram bubuk buah pisang batu (bisa juga tanpa bahan ini)Air 100 ml
Cara pembuatan:Bubuk biji pala dan buah pisang batu diseduh dalam air hangat.
Cara pemakaian:Sekali minum
Lama pengobatan:Diulang selama 30 hari.

Insomnia

Cara I
Bahan:Satu sendok bubuk biji pala1-2 tetes air
Cara pembuatan:Bubuk biji pala dicampur dengan 1-2 tetes air. Lalu oleskan pada kening.

Cara II
Bahan:Satu biji pala yang sudah jadi bubukSatu sendok teh madu atau gula batu.1 gelas air
Cara pembuatan:Bubuk biji pala diseduh dengan segelas air. Saat akan diminum beri sedikit madu/gula batu.
Cara pemakaian:Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Pala

Buah yang memiliki nama latin Myristica Fragrans Houtt ini tinggi pohonnya bisa mencapai 15 meter, berbatang tegak, berkayu, warna putih kotor. Bentuk daun lonjong, pangkal dan ujungnya lancip, panjangnya bisa sampai 10 sentimeter dan berwarna hijau mengkilat. Bunga berbentuk bola dan berwarna kuning. Biji berbentuk bulat telur dan berwarna hitam kecoklatan. Selubung bijinya berwarna merah.

Buah dengan nama keluarga Myristicaceae ini mempunyai daging buah yang tebal dan banyak getah. Daging buah ini sering dijual dalam bentuk manisan. Tidak hanya daging buahnya saja, tetapi kulit, biji dan selubung biji buahnya dapat digunakan untuk pengobatan.

Ramuan dan Takaran
Menurut National Science and Technology Authority, Guidebook on the Proper use of Medicinal Plants, Pala memiliki kegunaan untuk mengobati penyakit-penyakit seperti:

Nyeri haid
Bahan:1 gram bubuk biji pala7 butir ketumbar1 potong kunyit1 cengkeh1 gelas air
Cara pembuatan:Semua bahan direbus dengan air sampai airnya tinggal setengah.
Cara pemakaian:Minum ramuan ini sekaligus selagi hangat.

Rematik

Bahan:Sabun atau balsam pala
Cara pemakaian:Mandilah dengan sabun pala atau gosok bagian tubuh yang sakit dengan balsam pala.
Catatan:Sabun dan balsam pala dapat diperoleh di apotik dan toko-toko obat

Menghentikan muntah

Bahan:1 sendok teh bubuk biji pala,Garam sedikit, Air secukupnya
Cara pembuatan:Serbuk biji pala diseduh dalam air hangat. Lalu tambahkan garam.
Cara pemakaian:Diminum bersama ampasnya.

Suara parau

Bahan:2 butir biji pala yang sudah jadi bubuk3 rimpang jahe7 biji bunga kuncup cengkeh (serbuk)Air 50 ml
Cara pembuatan:Semua bahan dicampur dengan 50 ml air hangat.
Cara pemakaian:Bahan campuran diborehkan pada leher. Bila perlu, ditambah minyak kayu putih sedikit.
Lama pengobatan:diperbarui setiap 3 jam.

Maag, masuk angin, cegukan

Bahan:1 gram bubuk biji pala6 gram bubuk buah pisang batu (bisa juga tanpa bahan ini)Air 100 ml
Cara pembuatan:Bubuk biji pala dan buah pisang batu diseduh dalam air hangat.
Cara pemakaian:Sekali minum
Lama pengobatan:Diulang selama 30 hari.

Insomnia

Cara I
Bahan:Satu sendok bubuk biji pala1-2 tetes air
Cara pembuatan:Bubuk biji pala dicampur dengan 1-2 tetes air. Lalu oleskan pada kening.

Cara II
Bahan:Satu biji pala yang sudah jadi bubukSatu sendok teh madu atau gula batu.1 gelas air
Cara pembuatan:Bubuk biji pala diseduh dengan segelas air. Saat akan diminum beri sedikit madu/gula batu.
Cara pemakaian:Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Wednesday, July 23, 2008

Parsley/Peterseli (Petroselinumm crispum) Penyegar Mulut Sampai Detoksifikasi

Apa Parsley atau peterseli bukan hanya untuk bumbu dapur atau hiasan makanan, tetapi juga herba yang telah dikenal selama berabad-abad untuk pengobatan. Bangsa Yunani dan Romawi zaman dahulu percaya bahwa parsley dapat menyerap uap minuman anggur dan mencegah mabuk. Pada zaman pertengahan dan renaissance, para ahli tanaman obat menggunakan herba ini untuk mengobati gangguan ginjal dan lambung, gigitan serangga dan melawan infeksi.

Peterseli konon berasal dari Eropa Selatan atau Mediterania Timur dan dahulu kebanyakan tumbuh di taman-taman biara dan istana.

Saat ini lebih banyak dibudidayakan dua varietas yaitu peterseli akar (var. tuberosum) akarlunak dan dapat dimakan, biasa digunakan untuk aroma masakan. Satu lagi, peterseli yang dibudidayakan hanya untuk dipanen daunnya saaja. Jenis ini yang biasaa digunakan untuk hiasan makanan. Akar varietas ini bentuknya kecil dan teksturnya keras seperti kayu.

Manfaat
Selama ratusan tahun herba ini sudah sering digunakan sebagai obat tradional untukk menanggulangi tekanan darah tinggi, nyeri haid, enuresis (mengompol), batu ginjal, batu empedum, sciatica, pembengkakan kelenjar, dan menyegarkan pernapasan.

Peterseli kaya dengan vitamin dan mineral, terutama vitamin A dan C, dan komponen-komponen lain yang berkhasiat membersihkan racun dari dalam tubuh seperti klorofil. Peterseli juga banyak digunakan untuk membantu masalah pencernaan seperti meredakan kembung, retensi cairan, gangguan lambung dan usus, juga mengurangi nyeri pada rematik dan gout.
Kandungan tinggi vitamin C, asam amino, kalium, dan asam folat pada peterseli juga menjelaskan mengapa herba ini baik untuk jantung, pencernaan, tekanan darah, dan mengatasi nyeri. Peterseli juga mengandung anti histamin dan antioksidan yang dapat membantu mengatasi peradangan.

Peringatan
Peterseli diketahui dapat merangsang kontraksi rahim, karena itu dianjurkan bagi wanita hamil dan menyusui. Peterseli juga dapat mengiritasi jaringann ginjal, karena itu juga tidak dianjurkan dikonsumsi oleh mereka yang mengalami infeksi ginjal atau gangguan ginjal lainnya. Jangan mengkonsumsi peterseli berlebihan karena minyaknya bersifat toksik dan dapat menyebabkan keracunan.

Tip
Efek maksimum peterseli hanya dapat diperoleh dengan caaara menjaga kesegarannya.
* Bungkus dengan serbet kertas yang sudah dibasahi air sebelum disimpan dalam lemari es.
* Jangan dimasak terlalu lama agar rasa dan vitaminnya tidak hilang. Masukkan peterseli pada saat makanan hampir selesai dimasak.
* Sebaiknya gunakan yang segar daripadaaa yang sudah dikeringkan karena kurang begitu baik untuk kesehatan. Untuk menyimpan lebih lama, peterseli boleh dibekukan. Cukup dicuci bersih, iris halus dan simpan di tempat es.

Sumber: Majalah Nirmala

Parsley/Peterseli (Petroselinumm crispum) Penyegar Mulut Sampai Detoksifikasi

Apa Parsley atau peterseli bukan hanya untuk bumbu dapur atau hiasan makanan, tetapi juga herba yang telah dikenal selama berabad-abad untuk pengobatan. Bangsa Yunani dan Romawi zaman dahulu percaya bahwa parsley dapat menyerap uap minuman anggur dan mencegah mabuk. Pada zaman pertengahan dan renaissance, para ahli tanaman obat menggunakan herba ini untuk mengobati gangguan ginjal dan lambung, gigitan serangga dan melawan infeksi.

Peterseli konon berasal dari Eropa Selatan atau Mediterania Timur dan dahulu kebanyakan tumbuh di taman-taman biara dan istana.

Saat ini lebih banyak dibudidayakan dua varietas yaitu peterseli akar (var. tuberosum) akarlunak dan dapat dimakan, biasa digunakan untuk aroma masakan. Satu lagi, peterseli yang dibudidayakan hanya untuk dipanen daunnya saaja. Jenis ini yang biasaa digunakan untuk hiasan makanan. Akar varietas ini bentuknya kecil dan teksturnya keras seperti kayu.

Manfaat
Selama ratusan tahun herba ini sudah sering digunakan sebagai obat tradional untukk menanggulangi tekanan darah tinggi, nyeri haid, enuresis (mengompol), batu ginjal, batu empedum, sciatica, pembengkakan kelenjar, dan menyegarkan pernapasan.

Peterseli kaya dengan vitamin dan mineral, terutama vitamin A dan C, dan komponen-komponen lain yang berkhasiat membersihkan racun dari dalam tubuh seperti klorofil. Peterseli juga banyak digunakan untuk membantu masalah pencernaan seperti meredakan kembung, retensi cairan, gangguan lambung dan usus, juga mengurangi nyeri pada rematik dan gout.
Kandungan tinggi vitamin C, asam amino, kalium, dan asam folat pada peterseli juga menjelaskan mengapa herba ini baik untuk jantung, pencernaan, tekanan darah, dan mengatasi nyeri. Peterseli juga mengandung anti histamin dan antioksidan yang dapat membantu mengatasi peradangan.

Peringatan
Peterseli diketahui dapat merangsang kontraksi rahim, karena itu dianjurkan bagi wanita hamil dan menyusui. Peterseli juga dapat mengiritasi jaringann ginjal, karena itu juga tidak dianjurkan dikonsumsi oleh mereka yang mengalami infeksi ginjal atau gangguan ginjal lainnya. Jangan mengkonsumsi peterseli berlebihan karena minyaknya bersifat toksik dan dapat menyebabkan keracunan.

Tip
Efek maksimum peterseli hanya dapat diperoleh dengan caaara menjaga kesegarannya.
* Bungkus dengan serbet kertas yang sudah dibasahi air sebelum disimpan dalam lemari es.
* Jangan dimasak terlalu lama agar rasa dan vitaminnya tidak hilang. Masukkan peterseli pada saat makanan hampir selesai dimasak.
* Sebaiknya gunakan yang segar daripadaaa yang sudah dikeringkan karena kurang begitu baik untuk kesehatan. Untuk menyimpan lebih lama, peterseli boleh dibekukan. Cukup dicuci bersih, iris halus dan simpan di tempat es.

Sumber: Majalah Nirmala